• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Headline

Ngeri-Ngeri Sedap Libur Nataru di Tengah Omicron

Juni Armanto Editor Juni Armanto
Minggu, 19 Desember 2021 - 23:33
in Headline
omicron

Sebaran Omicron di DKI Akibat Perjalanan dari Luar Negeri. Foto: Antara

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Menjelang masa libur Natal 2021 dan tahun baru 2022 (Nataru), masyarakat kembali dikejutkan dengan terdeteksinya COVID-19 varian Omicron di Indonesia. Varian baru Omicron, dikabarkan memiliki perkembangan 70 kali lebih cepat ketimbang varian Delta. Omicron telah terdeteksi di 45 negara, dan menyebabkan gelombang ketiga di beberapa negara, salah satunya Inggris.

Hasil studi Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) dilaporkan Omicron di Inggris memiliki kecepatan penularan tiga kali lipat lebih tinggi dibandingkan dengan varian Delta. Selain itu kasus reinfeksi dan orang dengan riwayat vaksinasi ditemukan, sehingga ditemukan Omicron mampu menghindar dari sistem kekebalan tubuh manusia.

BacaJuga:

Drama Sidang Chromebook Berakhir, Nadiem Makarim Divonis 10 Tahun Penjara

Meski Telan 5 Korban Jiwa, Istana Bersikeras Lanjutkan Latsarmil SPPI

Customs and Police Foil Attempt to Smuggle 325 Kilograms of Suspected Methamphetamine Linked to Thailand–Aceh Network

Lalu beberapa studi laporan sementara menunjukkan potensi vaksin COVID-19 juga ditekan oleh varian ini, sehingga memungkinkan infeksi pada orang yang sudah divaksinasi. Pada Kamis (16/12/2021), Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengonfirmasi satu kasus varian baru COVID-19 Omicron terdeteksi pada seorang petugas kebersihan Rumah Sakit Darurat COVID-19 Wisma Atlet Jakarta, yang berasal dari transmisi lokal.

Atas dasar itu, RSDC Wisma Atlet melakukan lockdown di lokasi tersebut selama tujuh hari sebagai upaya preventif penyebaran varian baru tersebut.

Sementara itu, kasus probabel Omicron juga ditemukan pada pelaku perjalanan internasional sebanyak lima orang. Terkini, Kementerian Kesehatan telah mendeteksi dua pasien terkonfirmasi varian Omicron di Tanah Air, sehingga pada Jumat (17/12/2021) telah menjadi tiga orang yang terpapar melalui whole genome sequencing.

Padahal baru saja Pemerintah membatalkan penerapan PPKM level 3 selama periode Natal dan Tahun Baru 2022, mengingat situasi pandemi COVID-19 di Indonesia sudah semakin membaik. Sejauh ini, pemerintah Indonesia berhasil menekan angka kasus konfirmasi COVID-19 harian dengan stabil di bawah angka 400 kasus.

Juru Bicara Satuan Tugas Penanganan COVID-19 Wiku Adisasmito mengatakan kasus positif COVID-19 pertama yang disebabkan infeksi varian Omicron harus menjadi alarm atau peringatan kewaspadaan sehingga masyarakat harus tetap disiplin menjalankan protokol kesehatan.

“Penemuan kasus Omicron pertama menjadi peringatan bahwa kita harus tetap waspada dengan konsisten menerapkan protokol kesehatan, tanpa perlu khawatir berlebihan,” kata Wiku dalam keterangan tertulisnya, Jumat (17/12/2021).

Saat ini, mendorong kepatuhan masyarakat terhadap protokol kesehatan adalah kunci utama mencegah penularan varian baru Omicron. Sebab menghadapi masa libur Natal dan tahun baru, belajar dari kasus tahun lalu, sejak pertengahan Desember mobilitas penduduk dapat naik cukup drastis.

Satuan Tugas Penanganan COVID-19 pun telah melihat penurunan kesadaran masyarakat menerapkan 3M (mencuci tangan, menjaga jarak, memakai masker) pada bulan November-Desember.

“Jika kepatuhan menurun, mobilitas meningkat, ada ancaman varian baru yang lebih menular. Maka kita punya potensi risiko lonjakan kasus,” kata Ketua Bidang Perubahan Perilaku Satgas COVID-19 Sonny Harry Harmadi dalam diskusi daring dilansir Antara, Kamis (16/12/2021).

Sonny juga mengharapkan masyarakat memahami aturan yang dibuat pemerintah guna melindungi masyarakat agar tidak terjadi lonjakan kasus. Lonjakan kasus, hanya akan membuat peningkatan beban fasilitas kesehatan yang berdampak pada peningkatan angka kematian.

Selain itu, strategi mendorong percepatan vaksinasi COVID-19 dilakukan guna mengurangi angka kasus kematian. Strategi berikutnya adalah mendorong testing dan penelusuran (tracing) di kalangan masyarakat. Melalui posko PPKM mikro di tingkat desa/kelurahan, interaksi deteksi dini tersebut dipercaya menghambat terbentuknya kluster keluarga dari pelaku perjalanan kepada anggota keluarganya.

Pemerintah tengah mengupayakan tes khusus untuk mendeteksi COVID-19 varian Omicron lebih cepat, guna mengantisipasi penyebaran melalui pelaku perjalanan, guna mencegah penularan di tingkat masyarakat.

Seperti sebelumnya, Satgas COVID-19 selalu mendorong agar masyarakat dapat merayakan Natal dan tahun baru bersama keluarga di rumah, dan mengurangi mobilitas yang tidak perlu.

Namun, pada pelaku perjalanan di masa Natal dan tahun baru diharapkan dapat melakukan asesmen mandiri terhadap dirinya sendiri. Misalnya mengetahui kondisi kesehatan, menilai risiko mobilitas.

Di samping itu, juga pertimbangan memilih lokasi wisata yang kemungkinan tidak terjadi penumpukan kerumunan. Saat ini, banyak alternatif wisata terbuka menjadi salah satu pilihan.

Aturan yang dibuat sebagai syarat perjalanan menjadi bentuk pembatasan mobilitas terpenting untuk dipedomani. Selain itu, larangan cuti bagi ASN dan pegawai BUMN diharapkan mengurangi potensi lonjakan mobilitas secara drastis.

Aturan lainnya adalah penutupan alun-alun saat tahun baru dan syarat pembatasan kapasitas tempat wisata maksimal 75 persen, larangan perayaan tahun baru, penerapan ganjil genap di tempat wisata prioritas menjadi upaya untuk batasan mobilitas. Terdapat pula pembatasan tertentu untuk kegiatan seni budaya.

Pemerintah juga mendorong agar PPKM mikro dapat diterapkan di daerah yang cenderung padat penduduk maupun daerah tujuan wisata.

Sementara, tantangan yang harus dihadapi kini untuk mencegah penyebaran COVID-19 varian Omicron adalah kepatuhan warga terhadap protokol kesehatan di wilayah tersebut.

Sebab, risiko penularan COVID-19 di daerah padat penduduk cenderung tinggi. Selain itu di tempat wisata, masyarakat cenderung abai dengan protokol kesehatan.

“Kita harus sikapi dengan cara yang baru dan tepat, bahwa ada risiko penularan yang belum hilang, ditambah ancaman penularan Omicron,” ujar dia.

Di sisi lain, yang harus menjadi antisipasi adalah peningkatan pelaku perjalanan anak. Sebab masa libur Natal dan tahun baru juga dibarengi dengan libur sekolah.

Pemerintah telah memberi arahan untuk percepatan vaksinasi COVID-19 pada anak-anak, sebab diketahui penyebaran varian Omicron di Afrika Selatan banyak menyerang kelompok tersebut.

Terutama pada pelaku perjalanan anak, para orang tua diimbau membiasakan anak melakukan protokol kesehatan, jadi ketika anak bepergian jadi lebih terbiasa.

Sonny menekankan yang perlu dipahami masyarakat saat ini pelaku perjalanan jarak jauh harus sudah mendapatkan vaksin COVID-19 dosis lengkap.

Sementara untuk anak di bawah umur 12 tahun yang belum mendapatkan vaksin lengkap, wajib didampingi orang tua yang sudah mendapat vaksin lengkap.

Dalam aturan terbaru, anak-anak dapat melakukan perjalanan, namun dengan syarat membawa PCR yang berlaku 3×24 jam untuk perjalanan udara atau antigen 1×24 jam untuk perjalanan darat atau laut.

Langkah-langkah persiapan menjelang libur Natal dan tahun baru di tengah penyebaran varian baru Omicron tersebut hendaknya tidak diabaikan demi keselamatan diri terhadap ancaman COVID-19 gelombang ketiga.

Hal tersebut terlebih untuk mengurangi risiko kematian akibat berlebihnya beban pada fasilitas kesehatan di Indonesia. (aro)

Tags: coronacovid19libur nataruOmicronVarian Omicron

Berita Terkait.

Nadiem
Headline

Drama Sidang Chromebook Berakhir, Nadiem Makarim Divonis 10 Tahun Penjara

Selasa, 30 Juni 2026 - 15:17
Meski Telan 5 Korban Jiwa, Istana Bersikeras Lanjutkan Latsarmil SPPI
Headline

Meski Telan 5 Korban Jiwa, Istana Bersikeras Lanjutkan Latsarmil SPPI

Senin, 29 Juni 2026 - 20:51
Bea Cukai dan Polri Gagalkan Penyelundupan 325 Kg Sabu Jaringan Tailan-Aceh
Headline

Customs and Police Foil Attempt to Smuggle 325 Kilograms of Suspected Methamphetamine Linked to Thailand–Aceh Network

Senin, 29 Juni 2026 - 13:34
Bea Cukai dan Polri Gagalkan Penyelundupan 325 Kg Sabu Jaringan Tailan-Aceh
Headline

Bea Cukai dan Polri Gagalkan Penyelundupan 325 Kg Sabu Jaringan Tailan-Aceh

Senin, 29 Juni 2026 - 13:14
Latsarmil
Headline

Buntut Meninggalnya 5 Peserta SPPI, Komnas HAM Desak Pemerintah Setop Latsarmil

Senin, 29 Juni 2026 - 09:30
Prabowo
Headline

Prabowo Soroti Kekuatan AI hingga TikTok: Teknologi Harus Jadi Solusi, Bukan Ancaman

Senin, 29 Juni 2026 - 09:10

BERITA POPULER

  • Ronaldo

    Hasil Piala Dunia: Ronaldo Pimpin Portugal Berpesta, Inggris Kehilangan Taji di Hadapan Ghana

    1727 shares
    Share 691 Tweet 432
  • Hasil Piala Dunia: Portugal Libas Uzbekistan 5-0, Martinez Sanjung Habis Cristiano Ronaldo

    1694 shares
    Share 678 Tweet 424
  • Hasil Piala Dunia 2026: Kalah Telak dari Prancis, Pelatih Norwegia Sengaja Simpan 10 Pemain Andalan

    1643 shares
    Share 657 Tweet 411
  • Hasil Piala Dunia Grup F: Jepang-Swedia Dampingi Belanda ke Fase Gugur

    1089 shares
    Share 436 Tweet 272
  • Piala Dunia 2026: Nagelsmann Ungkap Penyebab Kekalahan Jerman dari Ekuador

    1018 shares
    Share 407 Tweet 255
Pemain-Maroko
Olahraga

Hasil Piala Dunia: Bounou Jadi Pahlawan, Maroko Pulangkan Belanda via Tos-tosan

Editor Nelly Marinda Situmorang
Selasa, 30 Juni 2026 - 11:23

INDOPOSCO.ID - Maroko memastikan langkah ke babak 16 besar Piala Dunia 2026 setelah menyingkirkan Belanda melalui pertandingan yang berlangsung dramatis...

SelengkapnyaDetails
Julio-Enciso

Paraguay Singkirkan Jerman, Gustavo Gomez: Persatuan Jadi Kekuatan Kami

Selasa, 30 Juni 2026 - 09:41
Pemain-Brasil

Hasil Piala Dunia: Brasil Susah Payah Bekuk Jepang, Paraguay Singkirkan Jerman

Selasa, 30 Juni 2026 - 08:20
Ancelotti

Brasil Lolos ke 16 Besar, Carlo Ancelotti Sanjung Perlawanan Sengit Jepang

Selasa, 30 Juni 2026 - 08:10
Meski Diunggulkan, Ancelotti Ingatkan Brasil Waspadai Kejutan Jepang

Meski Diunggulkan, Ancelotti Ingatkan Brasil Waspadai Kejutan Jepang

Senin, 29 Juni 2026 - 22:11
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.