• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Internasional

Eropa akan Buka Misi Diplomatik Bersama di Afghanistan

Folber Siallagan Editor Folber Siallagan
Sabtu, 4 Desember 2021 - 18:49
in Internasional
eropa afgan

Delegasi Taliban, Shahabuddin Delawar dan Khairullah Khairkhwa, berbincang jelang pertemuan dengan delegasi AS dan Eropa di Doha, Qatar, Selasa (12/10/2021). (ANTARA/Reuters/as)

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Sejumlah negara Eropa akan membuka misi diplomatik bersama di Afghanistan, kata Presiden Prancis Emmanuel Macron, Sabtu.

Dengan misi tersebut, para duta besar dari negara-negara itu bisa kembali bekerja di Afghanistan.

BacaJuga:

DPR: RUU Hukum Perdata Internasional Tutup Kekosongan Hukum dan Perkuat Posisi Indonesia di Global

Pesan Terakhir Kapten Zulmi untuk Sang Ayah: “Jangan Pergi Sendirian, Pah”

Prabowo–Lee Perkuat Aliansi RI–Korsel: Dari Ekonomi, Pertahanan hingga Kolaborasi AI

Barat telah lama mencari cara untuk terlibat dengan Taliban setelah kelompok itu mengambil alih kekuasaan di Afghanistan pada Agustus saat pasukan Amerika Serikat dan sekutunya menarik diri dari negara itu.

AS dan negara-negara Barat lainnya telah menutup kedutaan mereka dan menarik para diplomat sejak Taliban menduduki Kabul.

Taliban kemudian membentuk pemerintahan sementara yang diisi sejumlah petinggi yang terkena sanksi AS dan PBB.

“Kami tengah merencanakan sebuah organisasi di antara sejumlah negara Eropa… sebuah tempat bersama bagi beberapa orang Eropa, yang memungkinkan para duta besar kami hadir (di Afghanistan),” kata Macron kepada wartawan di Doha sebelum terbang ke Jeddah, Arab Saudi.

AS, negara-negara Eropa dan lainnya enggan mengakui secara formal pemerintahan Taliban yang didominasi suku Pashtun.

Baca Juga: Bom Rakitan Guncang Kabul

Mereka menuduh kelompok itu mengingkari janji membentuk pemerintahan yang inklusif secara politik dan etnis, dan menjunjung hak-hak perempuan dan kaum minoritas.

“Langkah ini berbeda dengan pengakuan politis atau dialog politis dengan Taliban… kami akan mempunyai perwakilan segera setelah kami membuka (misi itu),” kata Macron.

Dia menambahkan bahwa negara-negara Eropa masih perlu menyelesaikan isu-isu terkait keamanan.

Dalam sebuah pernyataan usai berbicara dengan Taliban pekan lalu, Uni Eropa (EU) mengindikasikan akan membuka misi diplomatik segera.

“Delegasi EU menegaskan bahwa kemungkinan untuk hadir secara minimal di Kabul, yang tidak memerlukan pengakuan (pada Taliban), akan bergantung secara langsung pada situasi keamanan, juga pada keputusan efektif dari otoritas defacto untuk mengizinkan EU dan memastikan perlindungan yang memadai bagi staf dan tempatnya,” tulis pernyataan itu.

Prancis pada Jumat mengatakan mereka telah menjalankan misi evakuasi di Afghanistan dengan bantuan Qatar untuk membawa lebih dari 300 orang, sebagian besar warga Afghanistan, keluar dari negara itu. (bro)

Tags: afghanistanEropaMisi Diplomatik

Berita Terkait.

DPR: RUU Hukum Perdata Internasional Tutup Kekosongan Hukum dan Perkuat Posisi Indonesia di Global
Internasional

DPR: RUU Hukum Perdata Internasional Tutup Kekosongan Hukum dan Perkuat Posisi Indonesia di Global

Kamis, 2 April 2026 - 06:27
Tiga Prajurit Gugur, TNI Tetap Kirim 756 Pasukan Baru ke Lebanon
Internasional

Pesan Terakhir Kapten Zulmi untuk Sang Ayah: “Jangan Pergi Sendirian, Pah”

Kamis, 2 April 2026 - 02:11
Prabowo–Lee Perkuat Aliansi RI–Korsel: Dari Ekonomi, Pertahanan hingga Kolaborasi AI
Internasional

Prabowo–Lee Perkuat Aliansi RI–Korsel: Dari Ekonomi, Pertahanan hingga Kolaborasi AI

Rabu, 1 April 2026 - 23:58
Warga Negara Iran Disebut Dilarang Transit dan Masuk ke Wilayah UEA
Internasional

Warga Negara Iran Disebut Dilarang Transit dan Masuk ke Wilayah UEA

Rabu, 1 April 2026 - 22:08
Warga Negara Iran Disebut Dilarang Transit dan Masuk ke Wilayah UEA
Internasional

Tak Mau Bantu Melawan Iran, Trump Pertimbangkan AS Keluar dari NATO

Rabu, 1 April 2026 - 21:36
Kecam Insiden yang Tewaskan Prajurit TNI di Lebanon, Fraksi Gerindra Dorong Investigasi
Internasional

Kecam Insiden yang Tewaskan Prajurit TNI di Lebanon, Fraksi Gerindra Dorong Investigasi

Rabu, 1 April 2026 - 01:03

BERITA POPULER

  • darwati

    Warga Aceh Dikeroyok di Polda Metro Jaya, DPD RI: Ini Tamparan Keras bagi Penegakan Hukum

    1085 shares
    Share 434 Tweet 271
  • Kemnaker: Ratusan Aduan Pelanggaran THR, 173 Kasus Sudah Selesai dan 1.400-an Berproses

    906 shares
    Share 362 Tweet 227
  • DPR Minta OJK yang Baru Segera Tangani Kasus Dana Syariah Rp2,47 Triliun

    794 shares
    Share 318 Tweet 199
  • Jelang FIFA Series, Jay Idzes Bocorkan Atmosfer Baru Timnas Indonesia

    1241 shares
    Share 496 Tweet 310
  • Rehabilitasi Pascabencana Sumatera, Tito Minta Daerah Aman Bantu Daerah Rusak Parah

    953 shares
    Share 381 Tweet 238
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.