• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Internasional

ASEAN Tolak Keikutsertaan Junta Myanmar dalam KTT dengan China

Redaksi Editor Redaksi
Kamis, 18 November 2021 - 23:58
in Internasional
junta myanmar

Panglima Junta Militer Myanmar Jenderal Min Aung Hlaing tiba di Bandara Soekarno-Hatta Tangerang, Banten (24/4/2021). (ANTARA )

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Malaysia, Indonesia, Singapura, dan Brunei Darussalam dikabarkan menolak keikutsertaan pemimpin junta Myanmar Min Aung Hlaing dalam KTT Perhimpunan Bangsa-Bangsa Asia Tenggara (ASEAN) dan China yang dijadwalkan pada 22 November mendatang.

Sebelumnya, Min Aung Hlaing juga dikecualikan dalam KTT ASEAN akhir Oktober lalu, karena kegagalan junta melaksanakan konsensus yang telah disetujui para pemimpin ASEAN untuk membantu penyelesaian krisis politik di Myanmar.

BacaJuga:

Gempa M 7,0 Guncang Tibet, Dipastikan Tidak Ada Korban WNI

Aher Soroti Dugaan Pembatasan Jilbab di Azerbaijan: HAM Tak Boleh Bermuka Dua

Tiongkok Usulkan Pusat Riset Padi Bersama di Merauke, Mentrans Iftitah: Kita Konkretkan Kerja Samanya

“Malaysia, Indonesia, Singapura, dan Brunei telah sepakat untuk mempertahankan posisi yang sama dengan KTT ASEAN,” kata sumber pemerintah di negara ASEAN seperti dikutip Antara, Kamis (18/11/2021). Sumber itu mengatakan negara-negara itu menolak disebutkan dan merujuk pada permintaan agar Myanmar diwakili oleh tokoh non-politik.

Senada dengan pernyataan itu, Juru Bicara Kementerian Luar Negeri RI Teuku Faizasyah menegaskan pendirian yang teguh untuk kehadiran tokoh non-politik dari Myanmar dengan mengacu pada “kebijakan” yang ditunjukkan oleh para pemimpin sebelum KTT Oktober.

“Indonesia konsisten pada posisinya tentang siapa yang harus mewakili Myanmar dalam KTT pemimpin mendatang,” kata Faizasyah.

Indonesia telah menjadi salah satu kritikus ASEAN yang paling terang-terangan. Menteri Luar Negeri Indonesia Retno Marsudi menyatakan bahwa Myanmar tidak boleh diwakili di tingkat politik sampai bisa memperbaiki demokrasi mereka.

Sementara itu, Juru Bicara Kemlu China Zhao Lijian mengatakan China mendukung semua pihak di Myanmar dalam mencari penyelesaian politik melalui dialog dan akan bekerja dengan masyarakat internasional dalam upaya untuk memperbaiki stabilitas dan meneruskan transformasi demokrasi.

Baca Juga: Menlu RI-Inggris Bahas Isu Myanmar dan Afghanistan

Sebelumnya, utusan khusus China untuk urusan Asia, Sun Guoxiang, disebut mendatangi Singapura dan Brunei pekan lalu untuk melobi anggota ASEAN tersebut agar memperbolehkan pemimpin militer Myanmar ikut serta dalam KTT ASEAN-China.

Namun, Sun yang menghadapi penolakan keras dari ASEAN, kemudian mengatakan kepada Min Aung Hlaing pada pertemuan di Ibu Kota Naypyidaw bahwa China harus menerima pendirian ASEAN.
China “akan mempertahankan prinsip perwakilan non-politik yang diterapkan oleh ASEAN”, kata seorang diplomat regional, mengutip Sun.

Diplomat yang tidak disebut identitasnya itu telah diberi uraian tentang upaya lobi China kepada ASEAN. ASEAN selama beberapa dekade dikenal karena kebijakan non-intervensinya, namun kudeta yang dilancarkan militer Myanmar pada Februari lalu, telah mengubah prinsip tersebut.

Pada April, para pemimpin ASEAN telah meluluskan Konsensus 5 Poin dalam pertemuan puncak yang berjalan di Jakarta dan dihadiri oleh Min Aung Hlaing. Konsensus itu mencakup komitmen Myanmar untuk mengakhiri kekerasan dan membolehkan utusan khusus ASEAN untuk mengawali dialog dengan semua pihak, termasuk anggota parlemen yang digulingkan dan mantan pemimpin yang saat ini dipenjara, Aung San Suu Kyi.

Namun, Myanmar belum menindaklanjuti konsensus tersebut dengan alibi bahwa mereka memiliki”peta jalan” sendiri untuk pemilu baru. Myanmar adalah negara koordinator China untuk ASEAN tahun ini, yang berfungsi membantu menyediakan interaksi Beijing dengan perhimpunan tersebut.

“Biasanya, anggota koordinator akan mengatur semuanya, seperti tautan virtual dan sebagainya,” ucap seorang sumber. Myanmar, kata sumber itu, dapat menggunakan perannya untuk “menghadirkan” Min Aung Hlaing, bahkan jika negara-negara ASEAN lainnya keberatan. (mg4)

Tags: ASEANChinaJunta MyanmarKTT

Berita Terkait.

tibet
Internasional

Gempa M 7,0 Guncang Tibet, Dipastikan Tidak Ada Korban WNI

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 12:20
siswa
Internasional

Aher Soroti Dugaan Pembatasan Jilbab di Azerbaijan: HAM Tak Boleh Bermuka Dua

Minggu, 18 Oktober 2026 - 20:02
Kredit BCA Tembus Rp1.017 Triliun, Pembiayaan UKM Tumbuh 6,9 Persen
Internasional

Tiongkok Usulkan Pusat Riset Padi Bersama di Merauke, Mentrans Iftitah: Kita Konkretkan Kerja Samanya

Kamis, 15 Oktober 2026 - 13:07
Guru Besar FH Untar Berkontribusi dalam Pembahasan Reformasi Investasi di Forum PBB
Internasional

Guru Besar FH Untar Berkontribusi dalam Pembahasan Reformasi Investasi di Forum PBB

Kamis, 15 Oktober 2026 - 11:17
Pimpin Komite ASEAN di Ottawa, Indonesia Pacu Kemitraan Ekonomi ASEAN-Kanada
Internasional

Pimpin Komite ASEAN di Ottawa, Indonesia Pacu Kemitraan Ekonomi ASEAN-Kanada

Kamis, 15 Oktober 2026 - 09:57
aidi
Internasional

BKSAP DPR Soroti Larangan Jilbab di Azerbaijan: Bukan Simbol Ekstremisme

Rabu, 14 Oktober 2026 - 04:14

OLAHRAGA

Legislator Ini Minta Pembinaan Fokus pada Potensi Unik Anak saat Buka Turnamen KU-12
Olahraga

Legislator Ini Minta Pembinaan Fokus pada Potensi Unik Anak saat Buka Turnamen KU-12

Editor Nasuha
Senin, 26 Oktober 2026 - 13:53

INDOPOSCO.ID – Anggota Komisi X DPR RI, Abdul Fikri Faqih menegaskan bahwa pembinaan olahraga usia dini harus berfokus pada pengembangan...

SelengkapnyaDetails
Jakarta Sukses Gelar JRF 2026 dan Konser Ye, Bawa Dampak Ekonomi bagi Warga

Jakarta Sukses Gelar JRF 2026 dan Konser Ye, Bawa Dampak Ekonomi bagi Warga

Senin, 26 Oktober 2026 - 09:34
BLISPI

Cetak Bintang Sepak Bola dari Daerah, Ketua DPD RI Buka BLISPI Youth Cup V di Bekasi

Minggu, 25 Oktober 2026 - 16:16
NOC Indonesia

Menuju Dakar 2026, NOC Indonesia Resmi Lepas 12 Atlet Muda Terbaik

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 02:22
champion

Hasil Liga Champions: MU Dipermak Como, Bayern Gagal Menang Atas Arsenal

Kamis, 22 Oktober 2026 - 10:10

BERITA POPULER

  • Karhutla Masih Marak, BNPB Ingatkan Pelaku Usaha Tak Bakar Lahan

    Kurangi Beban Dosen, Mendiktisaintek Bakal Tata Kembali Prodi untuk Efisiensi Kampus

    3972 shares
    Share 1589 Tweet 993
  • Kementerian PKP Bedah Rumah Warga Tak Mampu di Kampung Ambon

    1113 shares
    Share 445 Tweet 278
  • Atasi Suhu Panas, Pemprov Jakarta Gelar Operasi Modifikasi Cuaca

    938 shares
    Share 375 Tweet 235
  • Bea Cukai Gagalkan Pengangkutan 1,6 Juta Batang Rokok Ilegal di Tol Ciperna

    906 shares
    Share 362 Tweet 227
  • Eks Konsesi TPL Seluas 638 Hektar di Humbang Hasundutan Resmi Dikelola Kelompok Tani Lewat Perhutanan Sosial

    864 shares
    Share 346 Tweet 216
    Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to connect your Instagram account.

Verifikasi Dewan Pers

Status Verifikasi Dewan Pers : Administratif dan faktual dengan nomor sertifikat 1132/DP-Verifikasi/K/X/2023
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.