• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Olahraga

Djokovic Juarai Paris Masters 2021 Seusai Kalahkan Medvedev

Sumber Ginting Editor Sumber Ginting
Senin, 8 November 2021 - 10:50
in Olahraga
Petenis Serbia Novak Djokovic merayakan kemenangan di babak final Paris Masters saat melawan petenis Rusia Daniil Medvedev di Accor Arena, Paris, Prancis, Minggu( 7/ 11/ 2021).ANTARA/ REUTERS/ Christian Hartmann)

Petenis Serbia Novak Djokovic merayakan kemenangan di babak final Paris Masters saat melawan petenis Rusia Daniil Medvedev di Accor Arena, Paris, Prancis, Minggu( 7/ 11/ 2021).ANTARA/ REUTERS/ Christian Hartmann)

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Novak Djokovic memenangi gelar keenam Paris Masters, yang memperpanjang rekor di Paris dan rekor gelar Masters ke- 37, setelah membalas kekalahan di final US Open atas Danill Medvedev dengan skor 4-6 6-3 6-3 dalam pertandingan Minggu waktu setempat atau Senin WIB (8/11/2021).

Petenis Serbia, yang telah mengamankan tempat di peringkat no.1 dunia untuk mencetak rekor ketujuh kalinya mengalahkan rekor Pete Sampras, membutuhkan waktu untuk mematahkan pertahanan kokoh Medvedev namun ia tak terbendung begitu menemukan celah.

BacaJuga:

NOC Indonesia Petakan Tantangan Asian Games 2026, Logistik Jadi Kunci Perburuan Medali

Pimpin Revolusi Spanyol Rebut Piala Dunia Kedua, Rodri: Kami Mampu Kendalikan Semua Laga

Messi Usai Final Piala Dunia 2026: Butuh Waktu Sembuhkan Luka Ini

Djokovic berusaha menghindari mengakhiri musim tanpa gelar Masters untuk pertama kalinya sejak 2017 dan terus fokus untuk menyelesaikan misinya.

Petenis nomor dua dunia Medvedev kewalahan pada set ketiga dan tersingkir dari pertandingan pada match point pertama ketika Djokovic melepaskan pukulan forehand.

“Saya menganggap diri saya seorang pelajar olahraga, dan saya sangat menghormati dan mengagumi semua juara masa lalu yang membuka jalan bagi saya, dan semua generasi yang bermain tenis sekarang,” kata Djokovic, dikutip dari Reuters.

“Kami menikmati manfaat dari pertandingan ini dalam segala hal karena para juara masa lalu yang membuat tur seperti sekarang ini. Saya sangat bersyukur untuk itu. Tentu saja, ketika saya melampaui salah satu juara masa lalu, terutama seseorang yang saya hormati ketika saya masih kecil seperti Pete Sampras, itu sangat berarti bagi saya. Ini adalah perasaan yang tidak nyata,”tambahnya.

Dua bulan setelah Medvedev menggagalkan Djokovic untuk memecahkan rekor gelar tunggal putra Grand Slam ke-21 di Flushing Meadows, petenis Rusia itu berharap bisa mengunci lawannya lagi.

Juara bertahan Medvedev melakukan break pada gim pembuka saat Djokovic melakukan sejumlah kesalahan sendiri.

Petenis nomor satu dunia itu menyamakan kedudukan menjadi 2-2 tetapi Medvedev mencuri servisnya lagi untuk naik 4-3 dengan pukulan backhand di depan net.

Petenis Rusia itu kemudian menahan servis dua kali untuk mengantongi set pertama ketika Djokovic membalas dengan reli panjang.

Namun, petenis Serbia itu membalikkan keadaan pada set kedua, unggul 3-1 saat Medvedev melakukan pukulan backhand ke net.

Djokovic menyelamatkan break point pada kedudukan 5-3. Djokovic akhirnya membawa pertandingan menjadi set penentuan pada set point ketiganya.

Dia mematahkan servis untuk kedudukan 3-2 berkat tiga kesalahan sendiri yang dilakukan Medvedev dan mencuri servis lawannya lagi untuk naik 5-2.

Melakukan servis untuk pertandingan, Djokovic memberi Medvedev terlalu banyak ruang dan petenis Rusia itu membalas, tetapi energinya habis dan dia menyerah pada servisnya di gim berikutnya.

Medvedev mengeluh telah diganggu oleh seorang penonton yang membuat kegaduhan di antara kerumunan.

“Saya marah karena krusial, momen krusial, 5-2 untuknya, double break, bahkan jika saya berhasil mendapatkan break kembali, kita semua tahu bahwa melawan Novak sulit untuk benar-benar bangkit dari skor ini,” kata Medvedev.

“Saya marah karena itu tidak bagus, dan itu dilakukan dengan sengaja. Beberapa penonton, mereka baru saja memasuki pertandingan dan Anda bisa merasakannya. Anda sedang bersiap-siap untuk melakukan servis, mereka seperti, Allez, Novak, atau Allez, Daniil Tapi Anda bisa merasakan bahwa mereka tidak ikut dalam permainan,”katanya.

“Ini dilakukan, ketika saya sudah melakukan lemparan, dilakukan oleh seorang penonton Serbia. Saya harap dia tidak menonton tenis lagi.”pungkasnya.(mg3)

Tags: Novak DjokovicolahragaParis Masterstenis

Berita Terkait.

Raja Sapta Oktohari
Olahraga

NOC Indonesia Petakan Tantangan Asian Games 2026, Logistik Jadi Kunci Perburuan Medali

Selasa, 21 Juli 2026 - 17:07
Champions
Olahraga

Pimpin Revolusi Spanyol Rebut Piala Dunia Kedua, Rodri: Kami Mampu Kendalikan Semua Laga

Selasa, 21 Juli 2026 - 12:24
Messi
Olahraga

Messi Usai Final Piala Dunia 2026: Butuh Waktu Sembuhkan Luka Ini

Selasa, 21 Juli 2026 - 11:13
jadi Rajagukguk
Olahraga

RALB NOC Indonesia Putuskan Kongres Usai Olimpiade 2028, Pembinaan Atlet Jadi Prioritas

Selasa, 21 Juli 2026 - 10:02
Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol
Olahraga

Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Senin, 20 Juli 2026 - 11:39
Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak
Olahraga

Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Senin, 20 Juli 2026 - 11:00

BERITA POPULER

  • epi

    Desa Berdaya Energi Berbuah Hasil, Populasi Kambing Perah dan Pendapatan Peternak Meningkat

    3187 shares
    Share 1275 Tweet 797
  • Spanyol vs Argentina: De la Fuente Tuntut Wasit Pimpin Final dengan Sangat Ketat

    1414 shares
    Share 566 Tweet 354
  • Koran Indoposco Edisi 10 November 2023

    2772 shares
    Share 1109 Tweet 693
  • Jelang Final Piala Dunia 2026, Scaloni Keluhkan Singkatnya Waktu Pemulihan Argentina

    823 shares
    Share 329 Tweet 206
  • Hasil Piala Dunia: Hat-trick Bukayo Saka Antar Inggris Raih Perunggu

    795 shares
    Share 318 Tweet 199
Champions
Olahraga

Pimpin Revolusi Spanyol Rebut Piala Dunia Kedua, Rodri: Kami Mampu Kendalikan Semua Laga

Editor Nelly Marinda Situmorang
Selasa, 21 Juli 2026 - 12:24

INDOPOSCO.ID - Spanyol tidak hanya mengangkat Trofi Piala Dunia 2026. La Roja juga mengirim pesan tegas kepada dunia bahwa dominasi...

SelengkapnyaDetails
Messi

Messi Usai Final Piala Dunia 2026: Butuh Waktu Sembuhkan Luka Ini

Selasa, 21 Juli 2026 - 11:13
Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Senin, 20 Juli 2026 - 11:39
Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Senin, 20 Juli 2026 - 11:00
Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Senin, 20 Juli 2026 - 09:32
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.