• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Megapolitan

Tanpa Promosi, Kunjungan Restoran di Kota Bogor Capai Maksimal

Juni Armanto Editor Juni Armanto
Senin, 25 Oktober 2021 - 00:21
in Megapolitan
Bogor

Ketua PHRI Kota Bogor Yuno Abeta Lahay. Foto: Ist/PHRI Kota Bogor.

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesi (PHRI) Kota Bogor, Jawa Barat, mengatakan kunjungan restoran di wilayahnya telah kembali mencapai maksimal pada akhir pekan semenjak Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level 2.

Ketua PHRI Kota Bogor Yuno Abeta Lahay saat dihubungi Antara dari Bogor, Minggu (24/10), menyebutkan capaian kunjungan itu didapat tanpa terlalu banyak promosi melainkan masyarakat yang mulai bosan di rumah saja.

BacaJuga:

Prakiraan Cuaca BMKG, Hujan Berpotensi Guyur Jakarta Sore hingga Malam Hari

Konflik Perumahan Vasana Berakhir Damai, Komisi III Apresiasi dan Tekankan Jaminan Hak Ibadah Warga

KPP Ajak Masyarakat ke Pasar untuk Tingkatkan Kesejahteraan Pedagang

“Rasa ingin berkumpul dengan teman, saudara, dan kolega membuat pelonggaran kegiatan masyarakat di PPKM level 2 menjadi kesempatan yang baik,” katanya, Minggu (24/10/2021).

Pemilihan restoran pun sejauh ini terpantau paling digemari, kata dia, karena menyediakan fasilitas yang nyaman untuk mengobrol dengan ditemani makanan dan minuman sesuai selera.

Terdapat 14 usaha restoran besar yang tergabung dengan PHRI Kota Bogor dari 600 restoran yang terdata di Dinas Pariwisata Kota Bogor melaporkan capaian kunjungan maksimal itu, yaitu De leuit, Gurih7, Medja, Gili gili, Hujan rempah, Weekenders, Love garden, Dimitre, Otobul, Hoka hoka bento, Hofland, Bogor permai, Lemon grass dan Gumati cafe.

Bahkan, kunjungan restoran besar yang penuh dan kadang berlebih pun menguntungkan restoran di sekitarnya yang memiliki nama belum terlalu dikenal masyarakat.

Namun demikian, kata Yuno, pelanggan rata-rata telah memahami dan melaksanakan protokol kesehatan, baik memakai masker, cuci tangan sebelum masuk, cek suhu, ataupun aturan tempat duduk. “Restoran kalau weekend jadi fenomena tersendiri memang. Waiting list, parkir sampai luar lah,” kata Yuno seperti dikutip Antara.

Yuno mengungkapkan pengusaha restoran pun dilaporkan begitu berusaha patuh terhadap protokol kesehatan yang ditetapkan pemerintah, karena tidak ingin bisnisnya menjadi zona baru penyebaran Covid-19.

Hal itu karena usaha restoran salah satu yang paling terpukul atas situasi penyebaran Covid-19 yang mengharuskan pemerintah mengambil kebijakan PPKM Darurat.

Pengusaha restoran banyak merugi mengenai stok bahan baku yang tidak bisa terpakai dan operasional lain seperti kebersihan, mempertahankan karyawan atau harus mengurangi karyawan dan sebagainya.

“Protokol kesehatan juga mereka jaga, mereka memorable juga tentang itu, Bulan Juli, Agustus karena mereka habis tuh cash flow-nya saat itu,” kata dia. (mg1)

Tags: bogorpariwisatarestoranWisatawan

Berita Terkait.

Prakiraan Cuaca BMKG, Hujan Berpotensi Guyur Jakarta Sore hingga Malam Hari
Megapolitan

Prakiraan Cuaca BMKG, Hujan Berpotensi Guyur Jakarta Sore hingga Malam Hari

Selasa, 31 Maret 2026 - 08:10
bekasi
Megapolitan

Konflik Perumahan Vasana Berakhir Damai, Komisi III Apresiasi dan Tekankan Jaminan Hak Ibadah Warga

Selasa, 31 Maret 2026 - 07:07
Siagakan 8.898 Personel, PLN NP Amankan 14,1 GW Listrik Selama Ramadan–Idulfitri
Megapolitan

KPP Ajak Masyarakat ke Pasar untuk Tingkatkan Kesejahteraan Pedagang

Senin, 30 Maret 2026 - 15:12
Babak Baru Jakarta: Ketika Budaya Betawi Dihitung sebagai Aset
Megapolitan

Babak Baru Jakarta: Ketika Budaya Betawi Dihitung sebagai Aset

Senin, 30 Maret 2026 - 11:35
Aktifitas di Awal Pekan, Waspadai Potensi Hujan di Jakarta Hari Ini
Megapolitan

Aktifitas di Awal Pekan, Waspadai Potensi Hujan di Jakarta Hari Ini

Senin, 30 Maret 2026 - 08:07
darwati
Megapolitan

Warga Aceh Dikeroyok di Polda Metro Jaya, DPD RI: Ini Tamparan Keras bagi Penegakan Hukum

Minggu, 29 Maret 2026 - 23:23

BERITA POPULER

  • Kekuatan Kolaborasi Tumbuhkan Penghimpunan Ramadan 1447 H Dompet Dhuafa Lampaui 15%

    Jelang FIFA Series, Jay Idzes Bocorkan Atmosfer Baru Timnas Indonesia

    1239 shares
    Share 496 Tweet 310
  • Warga Aceh Dikeroyok di Polda Metro Jaya, DPD RI: Ini Tamparan Keras bagi Penegakan Hukum

    1038 shares
    Share 415 Tweet 260
  • Rehabilitasi Pascabencana Sumatera, Tito Minta Daerah Aman Bantu Daerah Rusak Parah

    953 shares
    Share 381 Tweet 238
  • Kemnaker: Ratusan Aduan Pelanggaran THR, 173 Kasus Sudah Selesai dan 1.400-an Berproses

    786 shares
    Share 314 Tweet 197
  • DPR Minta OJK yang Baru Segera Tangani Kasus Dana Syariah Rp2,47 Triliun

    784 shares
    Share 314 Tweet 196
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.