• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Internasional

Bulan Depan, Pendatang Asing di Sydney Tak Perlu Karantina

Juni Armanto Editor Juni Armanto
Jumat, 15 Oktober 2021 - 16:03
in Internasional
Sydney

Seorang warga berjalan di tepi pelabuhan di seberang Sydney Opera House selama penguncian Covid-19 di Sydney, Australia, Rabu (6/10/2021). (Antara/Reuters/as)

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Kawasan Sydney akan dibuka bagi pelaku perjalanan internasional yang sudah divaksin penuh mulai 1 November atau bulan depan tanpa keharusan menjalani karantina.

“Kita harus bergabung lagi dengan dunia. Kita tak bisa hidup di sini seperti pertapa. Kita harus membuka diri,” kata kepala negara bagian New South Wales Dominic Perrottet, Jumat (15/10/2021).

BacaJuga:

3 Prajurit TNI Gugur di Lebanon, Menlu: Negara Berduka, Indonesia Mengutuk dan Desak Investigasi PBB

Iran Ancam Targetkan Kedubes Israel, Ketegangan Timur Tengah Kian Memanas

UU Hukuman Mati Disahkan Israel, DPR RI: Ancaman Nyata bagi Genosida Tahanan Palestina

Australia telah menutup perbatasannya sejak Maret 2020 akibat endemi. Hanya warga negara dan penghuni tetap Australia yang diperbolehkan masuk ke negara itu dan wajib menjalani karantina di hotel selama dua pekan dengan biaya sendiri.

Perdana Menteri Scott Morrison mengatakan awal bulan ini perjalanan antarnegara akan dipulihkan setelah 80 persen warga di setiap negara bagian telah divaksin penuh.

Kebijakan itu akan diberlakukan pada warga Australia dan mereka wajib melakukan karantina di rumah.

Namun Perrottet mengatakan sudah saatnya membuka negara bagian itu untuk mendorong pertumbuhan ekonomi yang terhantam parah oleh aturan lockdown Covid-19 selama hampir empat bulan.

“Karantina di hotel, karantina di rumah adalah masa lalu, kami akan membuka Sydney dan New South Wales bagi dunia,” kata dia dilansir Antara..

New South Wales diperkirakan akan mencapai target vaksinasi penuh 80 persen penduduk dewasa pekan ini- lebih dulu negara bagian lain yang mengurangi kasus infeksi secara drastis.

Perrottet mengatakan mereka yang tiba di Sydney pertama-tama akan diminta menunjukkan bukti vaksinasi dan hasil negatif tes Covid-19 sebelum menaiki pesawat ke Australia.

Kantor perdana menteri belum bisa dihubungi untuk dimintai komentar terkait rencana New South Wales itu.

Pencabutan syarat karantina akan membantu pelaku perjalanan internasional ke Sydney dan sepertinya akan disambut baik oleh para maskapai.

New South Wales melaporkan 399 kasus baru Covid-19 pada Jumat, turun jauh dari puncaknya di awal September yang mencapai rekor 1.599 kasus.

Victoria, negara bagian tetangganya yang tingkat vaksinasinya lebih rendah, mencatat 2.179 kasus baru penularan lokal, turun dari 2.297 pada hari sebelumnya.

Sementara Canberra, ibu kota negara, pada Jumat mengakhiri lockdown yang berlangsung lebih dari dua bulan. Keputusan itu memungkinkan kafe, pub, dan pusat kebugaran dibuka lagi dengan pembatasan sosial yang ketat.

Jumlah kasus Covid-19 di Australia secara keseluruhan terbilang rendah. Selama pandemi, negara itu mencatat dekat 139 ribu kasus dengan 1.506 kematian.

Namun, Asosiasi Medis Australia, yang mewakili para dokter di negara itu, pada Jumat mengingatkan bahwa permodelan yang dibuatnya menunjukkan sistem kesehatan Australia tak akan mampu mengatasi lonjakan pasien Covid-19 setelah negara itu dibuka lagi. (mg2)

Tags: Australiacoronacovi19

Berita Terkait.

sugiono
Internasional

3 Prajurit TNI Gugur di Lebanon, Menlu: Negara Berduka, Indonesia Mengutuk dan Desak Investigasi PBB

Minggu, 5 April 2026 - 07:07
netanyahu
Internasional

Iran Ancam Targetkan Kedubes Israel, Ketegangan Timur Tengah Kian Memanas

Minggu, 5 April 2026 - 05:50
sukamta
Internasional

UU Hukuman Mati Disahkan Israel, DPR RI: Ancaman Nyata bagi Genosida Tahanan Palestina

Minggu, 5 April 2026 - 04:44
haji
Internasional

Tinjau Penyelenggaraan Haji 2026, Komite III DPD RI: Kami Ingin Pastikan Kesiapan Layanan

Minggu, 5 April 2026 - 02:20
kholid
Internasional

Israel Legalkan Hukuman Mati untuk Tahanan Palestina, PKS: Ini Kejahatan Sistemik Menuju Genosida

Sabtu, 4 April 2026 - 23:23
abbas
Internasional

Bushehr 4 Kali Diserang, Iran Peringatkan Bahaya Besar

Sabtu, 4 April 2026 - 23:03

BERITA POPULER

  • uang

    Kemnaker: Ratusan Aduan Pelanggaran THR, 173 Kasus Sudah Selesai dan 1.400-an Berproses

    914 shares
    Share 366 Tweet 229
  • Warga Aceh Dikeroyok di Polda Metro Jaya, DPD RI: Ini Tamparan Keras bagi Penegakan Hukum

    1092 shares
    Share 437 Tweet 273
  • 3 Prajurit TNI Gugur di Lebanon, BKSAP DPR Dorong Pengadilan Internasional

    703 shares
    Share 281 Tweet 176
  • Arus Balik Lebaran 2026 di Tol Cipali Capai 3.500 Kendaraan per Jam, Jelang Sore Lancar

    680 shares
    Share 272 Tweet 170
  • Update Banjir di Jakarta Hari Ini, BPBD: Genangan di 1 RT di Jakbar

    665 shares
    Share 266 Tweet 166
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.