• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Gaya Hidup

Peringati Hari Batik Nasional, Peragaan Busana Gantari Digelar di Prambanan

Sumber Ginting Editor Sumber Ginting
Minggu, 10 Oktober 2021 - 20:47
in Gaya Hidup
Model memperagakan busana yang bertajuk "Gantari: The Final Journey to Java" di Candi Prambanan, Sleman, DI Yogyakarta, Sabtu (9/10/2021).Antara /Hendra Nurdiyansyah.

Model memperagakan busana yang bertajuk "Gantari: The Final Journey to Java" di Candi Prambanan, Sleman, DI Yogyakarta, Sabtu (9/10/2021).Antara /Hendra Nurdiyansyah.

Share on FacebookShare on Twitter

Model memperagakan busana yang bertajuk “Gantari: The Final Journey to Java” di Candi Prambanan, Sleman, DI Yogyakarta, Sabtu (9/10/2021).Antara /Hendra Nurdiyansyah.

INDOPOSCO.ID – LAKON Indonesia bekerja sama dengan Kementrian Parekraf dan Jakarta Fashion and Food Festival (JF3) dan Badan Otorita Borobudur menggelar peragaan busana “Gantari: The Final Journey to Java” di Candi Prambanan, Sleman, DI Yogyakarta, Sabtu (9/10) dalam rangka memperingati Hari Batik Nasional.

BacaJuga:

Konser BIGBANG di Goyang Sold Out dalam 22 Menit, 210 Ribu Penggemar Berebut Tiket Tur Dunia

Mahkamah Agung Korea Putuskan Oh Yeong Su Bebas dalam Kasus Pelecehan Seksual, Putusan Banding Dikuatkan

Lee Seung Yoon Rilis ALBUM 0 Berisi 29 Lagu, Hidupkan Kembali Karya yang Ditulis 10 Tahun Lalu

Pendiri LAKON Indonesia, Thresia Mareta, menjelaskan Gantari adalah perjalanan untuk mendalami dan menyempurnakan cerita LAKON Indonesia dalam menggali budaya, tradisi dan mempertahankan prinsip dasar yang sudah diwarsikan secara turun temurun.

Acara ini dilaksanakan secara hibrida dengan penonton terbatas. Peragaan busana batik menghadirkan 150 koleksi pakaian siap pakai yang diperagakan 100 orang model dan mengangkat kekayaan kain hasil karya tangan pengrajin tradisional berupa batik, jumputan, dan tenun lurik, dengan bahan serat alami yang cocok dengan iklim tropis.

“Semua kain tersebut adalah hasil kerjasama LAKON Indonesia dengan para pengrajin di daerah Jawa yang saat ini telah menginjak tahun kedua,” kata Thresia, dikutip dari siaran resmi, Minggu.

Dia juga berkolaborasi dengan pengrajin, artisan, seniman hingga badan pemerintah yang diharap bisa membantu pengrajin dan UMKM dalam industri fesyen untuk bergerak di masa pandemi.

“Kami juga ingin menyampaikan semangat bahwa pandemi ini tidak melemahkan, melainkan menyatukan kita untuk dapat bergerak bersama dalam membuat pembaharuan yang akan terus menguatkan Indonesia,” kata Thresia.

Dia menuturkan, melalui pagelaran ini LAKON Indonesia juga ingin memberikan penghormatan bagi kaum perempuan yang memiliki peran penting dalam pewarisan nilai budaya dan etika. Serta para seniman tradisional yang telah setia mengabdikan diri bagi dunia seni yang dicintainya.

Dia berkolaborasi dengan pengrajin batik di 12 daerah pulau Jawa dan melibatkan 1000 pelaku ekonomi kreatif sebagai upaya menggeliatkan kembali industri kreatif.

“Saya sangat mengapresiasi Gantari yang kita selenggarakan dengan protokol kesehatan yang sangat ketat di pelataran Candi Prambanan yang merupakan salah satu destinasi ikonis,” kata Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno.

Gelaran ini melibatkan lebih dari 1.000 pelaku ekonomi kreatif dari berbagai subsektor sehingga dapat menghidupkan kembali geliat industri kreatif di masa pandemi, juga membantu mendorong pelestarian budaya khususnya tekstil Indonesia yang sudah berhasil diwujudkan dalam berbagai rupa.

“Tadi kalau lihat banyak sekali subsektor yang terlibat, mulai dari fotografer, videografer, musik, desain, fesyen, arsitek juga lainnya. Dan kalau dilihat bambu-bambu (dekorasi acara) ini tidak dibuang tapi diberikan ke warga setempat. Sehingga ada sisi keberlanjutan juga yang dijaga,” kata Sandiaga.

“Mudah-mudahan keberhasilan penyelenggaraan gelaran busana ini dapat membuka gerak ekonomi dan seiring dengan turunnya level PPKM, lapangan kerja juga semakin terbuka,” tutup Sandiaga. (gin)

Tags: batikhari batik nasionalperagaan busana gantari

Berita Terkait.

bigbang
Gaya Hidup

Konser BIGBANG di Goyang Sold Out dalam 22 Menit, 210 Ribu Penggemar Berebut Tiket Tur Dunia

Minggu, 28 Juni 2026 - 06:06
aktor
Gaya Hidup

Mahkamah Agung Korea Putuskan Oh Yeong Su Bebas dalam Kasus Pelecehan Seksual, Putusan Banding Dikuatkan

Minggu, 28 Juni 2026 - 04:44
lee
Gaya Hidup

Lee Seung Yoon Rilis ALBUM 0 Berisi 29 Lagu, Hidupkan Kembali Karya yang Ditulis 10 Tahun Lalu

Minggu, 28 Juni 2026 - 02:20
evan
Gaya Hidup

Debut Solo EVAN di M Countdown Tuai Kritik, Video Wawancaranya Viral di Media Sosial

Minggu, 28 Juni 2026 - 00:30
Akhiri Perang Tiket K-Pop: Agensi Ubah Sistem Pre-Sale, Fans Lokal Diutamakan dan Fans Global Protes
Gaya Hidup

Perlakuan Mengejutkan yang Diterima Mark Lee yang Dikaitkan dengan Skandal “Kencan” Haechan NCT

Sabtu, 27 Juni 2026 - 06:39
Akhiri Perang Tiket K-Pop: Agensi Ubah Sistem Pre-Sale, Fans Lokal Diutamakan dan Fans Global Protes
Gaya Hidup

Akhiri Perang Tiket K-Pop: Agensi Ubah Sistem Pre-Sale, Fans Lokal Diutamakan dan Fans Global Protes

Sabtu, 27 Juni 2026 - 04:29

BERITA POPULER

  • Ronaldo

    Hasil Piala Dunia: Ronaldo Pimpin Portugal Berpesta, Inggris Kehilangan Taji di Hadapan Ghana

    1723 shares
    Share 689 Tweet 431
  • Hasil Piala Dunia: Portugal Libas Uzbekistan 5-0, Martinez Sanjung Habis Cristiano Ronaldo

    1691 shares
    Share 676 Tweet 423
  • Hasil Piala Dunia 2026: Kalah Telak dari Prancis, Pelatih Norwegia Sengaja Simpan 10 Pemain Andalan

    1585 shares
    Share 634 Tweet 396
  • Hasil Piala Dunia Grup F: Jepang-Swedia Dampingi Belanda ke Fase Gugur

    1085 shares
    Share 434 Tweet 271
  • Piala Dunia 2026: Nagelsmann Ungkap Penyebab Kekalahan Jerman dari Ekuador

    1012 shares
    Share 405 Tweet 253
David-Alaba
Olahraga

Hasil Piala Dunia Grup J: Argentina Sempurna, Austria-Aljazair Lolos Juga

Editor Ali Rachman
Minggu, 28 Juni 2026 - 11:51

INDOPOSCO.ID - Argentina menutup perjalanan di fase grup Piala Dunia 2026 dengan hasil sempurna. Menghadapi Yordania yang sudah dipastikan tersingkir,...

SelengkapnyaDetails
Pemain-Kolombia

Hasil Piala Dunia Grup K: Portugal Gagal Gusur Kolombia, Kongo Lolos Dramatis

Minggu, 28 Juni 2026 - 09:49
Pemain-Kroasia

Hasil Piala Dunia Grup L: Kroasia-Ghana Temani Inggris ke 32 Besar

Minggu, 28 Juni 2026 - 08:18
Tak Gentar Lawan Argentina, Tanjung Verde Optimistis Tatap Babak 32 Besar Piala Dunia

Tak Gentar Lawan Argentina, Tanjung Verde Optimistis Tatap Babak 32 Besar Piala Dunia

Sabtu, 27 Juni 2026 - 14:18
Hasil Piala Dunia : Tanjung Verde Lolos 32 Besar, Deroy Duarte: Rasanya Seperti Bermimpi

Hasil Piala Dunia : Tanjung Verde Lolos 32 Besar, Deroy Duarte: Rasanya Seperti Bermimpi

Sabtu, 27 Juni 2026 - 13:16
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.