• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Internasional

Pemilu Irak, Elite Syiah Diperkirakan Menang

Ali Rachman Editor Ali Rachman
Minggu, 10 Oktober 2021 - 18:53
in Internasional
Seorang wanita memindai jarinya untuk memverifikasi identitas sebelum memberikan suara dalam pemilihan parlemen di Karbala, Irak, Minggu (10/10/2021). Foto: Antara/Reuters/as

Seorang wanita memindai jarinya untuk memverifikasi identitas sebelum memberikan suara dalam pemilihan parlemen di Karbala, Irak, Minggu (10/10/2021). Foto: Antara/Reuters/as

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Warga Irak melakukan pencoblosan pada Minggu untuk memilih anggota parlemen.

Pemilu digelar beberapa bulan lebih awal berdasarkan undang-undang baru yang dirancang untuk membantu calon independen dan sebagai respons atas gelombang protes antipemerintah dua tahun lalu.

BacaJuga:

Tiongkok Usulkan Pusat Riset Padi Bersama di Merauke, Mentrans Iftitah: Kita Konkretkan Kerja Samanya

Guru Besar FH Untar Berkontribusi dalam Pembahasan Reformasi Investasi di Forum PBB

Pimpin Komite ASEAN di Ottawa, Indonesia Pacu Kemitraan Ekonomi ASEAN-Kanada

Kelompok elite Syiah yang berkuasa dan bersenjata diperkirakan akan menyapu bersih suara.

Hasil pemilu akan mengubah secara dramatis keseimbangan kekuasaan di Irak atau bahkan Timur Tengah, kata pejabat Irak, diplomat asing dan analis.

Amerika Serikat, negara-negara Teluk Arab dan Israel di satu sisi dan Iran di sisi lain berebut pengaruh di Irak yang telah memberi jalan bagi Teheran untuk mendukung milisi yang menjadi sekutu mereka di Suriah dan Lebanon.

Sedikitnya 167 partai dan lebih dari 3.200 calon bersaing memperebutkan 329 kursi di parlemen Irak, menurut komisi pemilihan setempat.

Pemilu Irak sering diikuti dengan negosiasi yang berlarut-larut tentang posisi presiden, perdana menteri dan kabinet selama berbulan-bulan.

Sebagai bagian dari perjanjian dengan pemerintah Irak, pemerintah AS tengah menarik pasukan tempur mereka dari negara itu meski sekitar 2.500 tentara non-tempur masih ditugaskan, menurut pejabat AS.

Penarikan pasukan tempur AS dilakukan karena tekanan dari partai-partai Syiah yang dominan dan sebagian besar didukung Iran.

Mereka mendesak pasukan AS untuk pergi dari Irak, menyusul pembunuhan panglima militer Iran Qaseem Soleimani oleh AS di Baghdad pada 2020.

Ulama populer Syiah Muqtada al-Sadr, yang menentang pengaruh asing dan menjadi musuh kelompok-kelompok Syiah dukungan Iran, diperkirakan ikut mencoblos.

Sadr pada Agustus mengatakan akan memboikot pemilu tersebut.

Perdana Menteri Mustafa al-Kadhimi, yang dikenal luas bersahabat dengan Barat, melakukan pencoblosan tak lama setelah tempat pemungutan suara dibuka.

“Saya menyeru rakyat Irak: masih ada waktu. Datang dan pilihlah demi Irak dan pilihlah demi masa depan Anda,” kata dia di depan kamera TV.

Pemerintah Kadhimi mendesak pemilu digelar lebih awal sebagai respons atas tuntutan massa antipemerintah pada 2019 yang menjatuhkan pemerintahan sebelumnya.

Para pengunjuk rasa menuntut pekerjaan, pelayanan dasar, dan pengusiran kelompok elite yang dianggap korup dan membuat Irak sengsara, terlepas dari keberhasilan menjaga negara itu tetap aman sejak kekalahan ISIS pada 2017.

Para demonstran mendapat tindakan balasan secara brutal dari militer dan kelompok milisi yang membunuh sekitar 600 orang dalam beberapa bulan.

Para pejabat mengatakan undang-undang pemilu yang baru –sesuai tuntutan demonstran– akan membantu calon independen yang proreformasi, namun tetap akan bergantung pada perolehan suara.

Banyak warga Irak mengatakan mereka akan memboikot pemilu tersebut.

Mereka menganggap sistem demokrasi yang dibawa oleh AS merusak dan hanya melayani segelintir partai politik yang menguasai Irak sejak invasi AS pada 2003.

Invasi itu menyingkirkan Saddam Hussein yang beraliran Sunni dan membuat kekuasaan beralih ke tangan mayoritas Syiah dan suku Kurdi yang ditindas oleh pemerintahan Saddam.

Peristiwa itu juga membebaskan Irak dari kekerasan etnis yang brutal selama bertahun-tahun, termasuk perebutan sepertiga wilayah negara itu oleh kelompok ISIS pada 2014-2017.

Blok Syiah terbesar dalam pemilu legislatif kelima sejak 2003 itu adalah koalisi yang dipimpin Sadr dan koalisi partai-partai dukungan Iran yang bersenjata.

Kurdi memiliki dua partai utama yang menguasai daerah otonomi Kurdistan di Irak dan kelompok Sunni saat mempunyai dua koalisi utama.

Setelah hasil pemilu disahkan, Presiden Barham Salih punya waktu 15 hari untuk menugaskan parlemen memilih seorang ketua.

Parlemen kemudian harus memilih seorang presiden dalam waktu 30 hari.

Blok terbesar di parlemen kemudian memilih perdana menteri yang akan membentuk pemerintahan.

Seluruh proses bisa memakan waktu berbulan-bulan hingga selesai sementara koalisi oposisi saling memperebutkan kekuasaan dan posisi. (arm)

Sumber: Reuters

Tags: Irakpemilu IrakSyiah

Berita Terkait.

Kredit BCA Tembus Rp1.017 Triliun, Pembiayaan UKM Tumbuh 6,9 Persen
Internasional

Tiongkok Usulkan Pusat Riset Padi Bersama di Merauke, Mentrans Iftitah: Kita Konkretkan Kerja Samanya

Kamis, 15 Oktober 2026 - 13:07
Guru Besar FH Untar Berkontribusi dalam Pembahasan Reformasi Investasi di Forum PBB
Internasional

Guru Besar FH Untar Berkontribusi dalam Pembahasan Reformasi Investasi di Forum PBB

Kamis, 15 Oktober 2026 - 11:17
Pimpin Komite ASEAN di Ottawa, Indonesia Pacu Kemitraan Ekonomi ASEAN-Kanada
Internasional

Pimpin Komite ASEAN di Ottawa, Indonesia Pacu Kemitraan Ekonomi ASEAN-Kanada

Kamis, 15 Oktober 2026 - 09:57
aidi
Internasional

BKSAP DPR Soroti Larangan Jilbab di Azerbaijan: Bukan Simbol Ekstremisme

Rabu, 14 Oktober 2026 - 04:14
riyadh
Internasional

Houthi Serang Bandara Riyadh, DPR Desak Pemerintah Pastikan Keselamatan WNI

Selasa, 13 Oktober 2026 - 21:01
Resepsi-Diplomatik
Internasional

Pesan Prabowo Menggema di Montreal, Indonesia Bidik Kursi Dewan ICAO

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 17:57

OLAHRAGA

gp
Olahraga

Fasilitas dari Bea Cukai Ini Bantu Kesuksesan Penyelenggaraan Moto GP Mandalika 2026

Editor Laurens Dami
Jumat, 16 Oktober 2026 - 14:42

INDOPOSCO.ID - Kesuksesan penyelenggaraan Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026 atau MotoGP Mandalika turut didukung oleh kelancaran logistik lintas negara....

SelengkapnyaDetails
super

Jadwal Super League Pekan 5: Persija Diuji Persita, Persib Hadapi Ancaman Persik

Jumat, 16 Oktober 2026 - 11:01
psm

Jamu PSM Makassar di Bantul, PSIM Jogjakarta Usung Misi Raih Tiga Poin Perdana

Jumat, 16 Oktober 2026 - 10:40
esi

PB ESI 2026-2030 Fokus Ubah Potensi Generasi Digital Jadi Prestasi Dunia

Kamis, 15 Oktober 2026 - 17:07
Gempa Bumi Getarkan Banyumas di Jawa Tengah, Pusat Episenter 25 Km dari Kota

Hasil Liga Champions: Liverpool Pesta Gol, PSG Mengamuk di Markas City

Kamis, 15 Oktober 2026 - 07:57

BERITA POPULER

  • Gandeng Musisi Tanah Air, Kemendikdasmen Kian Menggelorakan Lagu Anak Lewat KICAU

    Gandeng Musisi Tanah Air, Kemendikdasmen Kian Menggelorakan Lagu Anak Lewat KICAU

    1727 shares
    Share 691 Tweet 432
  • Usai Gempa M4,1 Guncang Bogor, Getaran Susulan hingga Malam

    1099 shares
    Share 440 Tweet 275
  • Gempa Bumi Getarkan Banyumas di Jawa Tengah, Pusat Episenter 25 Km dari Kota

    995 shares
    Share 398 Tweet 249
  • Daftar Harga Mobil Elektrifikasi Wuling 2026, dari Aira EV hingga Wuling Darion EV

    948 shares
    Share 379 Tweet 237
  • Kunci Wirausaha Kuat, Ekonomi Melesat Perpres No. 38 Tahun 202

    877 shares
    Share 351 Tweet 219
    Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to connect your Instagram account.

Verifikasi Dewan Pers

Status Verifikasi Dewan Pers : Administratif dan faktual dengan nomor sertifikat 1132/DP-Verifikasi/K/X/2023
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.