• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Gaya Hidup

Menyeduh Sedapnya Kopi Arabika di Sela PON Papua

Juni Armanto Editor Juni Armanto
Minggu, 10 Oktober 2021 - 12:22
in Gaya Hidup
indoposco

Alfa Hikinda membuat kopi Papua dengan metode V60 untuk disajikan di kedai RKJP Waena miliknya di stand Festival PON Kopi Papua, Senin (4/10/2021). Foto : Antara/Arindra Meodia

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Sebelum matahari tenggelam di balik bukit pada awal Oktober 2021, Alfa Hikinda menyeduh kopi arabika dengan cara manual ala barista, V60. Nutty seperti aroma kacang, menyeruak saat mencecap seruput pertama dari cangkir kaca. Aroma lain menyusul kemudian, Fruitty dan coklat pada bagian akhir jelang seduhan tertelan ke tenggorokan.

“Kalau saya menilai, kopi itu satu hal yang ajaib,” kata Alfa ditemui dalam gelaran Festival PON Kopi Papua di Taman Mesra, Kota Jayapura, yang turut memeriahkan penyelenggaraan Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Papua pada 2-15 Oktober 2021.

BacaJuga:

Promo KTP hingga Super Mantap, Liburan September di The Jungle Makin Hemat

Ahn Hyo Seop Tampil Memukau dalam Stills Pertama Drama “Final Table”, Tayang Perdana Akhir Oktober

Usung Semangat #MoreThanARace, Crystalin Run Xperience 2026 Siap Digelar di Jakarta

Melalui kopi, Alfa mampu mengenali karakteristik orang yang berbeda-beda. Dan karena kopi, pria 34 tahun itu ingin berbuat banyak bagi orang-orang di sekitarnya.

Pertama kali mendirikan usaha Rumah Kopi Jalan Proyek (RKJP) Waena, Alfa berpikir untuk membuat usaha yang bisa mengantarkan semua orang menikmati kopi tanpa harus merogoh kocek lebih dalam.

Adalah kopi yang memaksa Alfa belajar butiran demi butiran, serta kenikmatan menyesapnya. Dia juga membuat komunitas dengan lebih dari 40 anggota.

Komunitas Kopi Numbay namanya. Dari sana, Alfa melakukan edukasi apa-apa saja perihal kopi. Selanjutnya, “kami juga saling support dalam kedai, baik itu barista maupun roastery. Kami menjadi penghubung antara teman-teman yang lain,” kata dia.

“Teman-teman yang belum bergabung kami ajak juga, supaya kami saling menopang, supaya dunia per-kopian ini bukan hanya di Jayapura saja. Tapi, di daerah lain semua juga ikut merasakan hal-hal yang kami bangun dari komunitas ini,” tandasnya.

Demi berbuat baik lewat komunitas, Alfa merasa perlu mendalami kopi dengan mengambil kursus. Ilmu dari kursus itu kemudian dia bagikan kepada rekan-rekannya.

“Kami tahu kelas barista itu sangat mahal,” pungkas Alfa, yang bersama saudaranya membuka kelas untuk mengajar anak-anak putus sekolah untuk menjadi barista. Upaya itu semata-mata dilakukan agar mereka dapat mandiri dengan berwirausaha.

Alfa pun sadar mimpinya tidak semudah membalikkan telapak tangan. Maka, dia cari sponsor yang berkenan mendukung kelas barista itu.

“Sehingga beberapa saudara-saudara kami yang hidup di jalan karena pengaruh miras, supaya punya usaha dan meninggalkan hal-hal yang buruk. Itu tujuan kami membentuk satu kelas barista,” ungkap Alfa.

Hingga pertengahan 2021, Alfa selesai mendidik lebih dari 50 siswa. Pada kelas terbarunya, Alfa dan komunitasnya menuntaskan kursus di balai latihan kerja untuk pengusaha muda kopi.

Selain membuat kelas pengolahan kopi, Alfa dan teman-temannya juga memberikan pelatihan kepada para petani kopi di Papua agar kualitas produk mereka meningkat.

Kopi yang dipilih RKJP sebagai sumber olahan adalah kopi asal Kabupaten Pegunungan Bintang. Alasannya, kabupaten yang terletak di deretan Pegunungan Jayawijaya itu punya ketinggian 400-4.000 meter di atas permukaan laut. Wilayahnya pun 90 persen dataran tinggi.

Menurut Alfa, kopi Papua mulai diminati banyak konsumen, tapi justru di Jayapura terbilang sedikit kedai yang menggunakan kopi asli Papua.

“Karena belum banyak yang mengelola secara baik. Kami mulai memperbaiki supaya jumlah yang diproduksi banyak. Kebanyakan dari luar (Papua) mintanya itu berton-ton, sedangkan kami untuk para petani sangat kewalahan hal itu,” jelasnya.

Komunitas itu berusaha keras kualitas dan produksi kopi Papua meningkat sehingga keajaiban kopi dirasakan pula olleh para petani. Ujungnya, taraf hidup para petani bisa terangkat.

Alfa dan teman-teman juga memberikan edukasi tentang cara pemrosesan kopi yang baik. Misal kopi V60 atau Vietnam drip mulai digemari. Sebagaimana daerah lain di Indonesia, Alfa menyebut kopi susu juga menjadi tren di Jayapura. Tren tersebut juga dirasakan Avriandi Numberi.

Pria asal Serui yang baru menuntaskan pendidikan di Universitas Gajaya Malang itu juga membuka usaha kopi di Festival PON Kopi Papua.

Tren konsumsi kopi di Jayapura yang terus meningkat sejak 2019 hingga 2020 menjadi alasan Avriandi untuk turut nyemplung ke industri kopi. “Mulai buka kedai-kedai kecil,” kata Avriandi tentang usaha perkopian di Ibu Kota Papua itu.

Melalui Namta Coffee Papua, Avriandi menyajikan kopi Papua asal Wamena. Biji kopi Wamena cenderung asam dan tidak terlalu pahit. Avriandi bergabung dengan komunitas Papua Muda Inspiratif yang di-inisiasi staf khusus Presiden RI Billy Mambrasar. Billy dikenal sebagai aktivis sosial dan pengusaha muda Papua.

Di bawah naungan Papua Muda Inspiratif, Avriandi mendapat modal usaha. Dia juga berkesempatan menempuh pendidikan barista di Esperto Barista Course. Pria berusia 24 tahun itu lantas diberangkatkan ke Jakarta agar kembali ke Papua untuk berbagi ilmu kepada anggota lain di komunitasnya. Itu adalah langkah agar anak-anak muda Papua berminat menjadi wirausaha.

“Anak-anak papua harus berbisnis, jangan kita berpikir kerja jadi PNS. Kita harus berpikiran untuk berbisnis dan kita harus berkembang di tanahnya kita sendiri,” tandasnya dilansir Antara.

Saat ini, Avriandi sedang mencari tempat tetap untuk Namta Coffee Papua, Deputi Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Papua Dody Irianto melihat tiga sektor yang berpotensi sebagai pertumbuhan ekonomi kreatif di provinsi Papua, yaitu perikanan, pertanian, serta pariwisata dan tentu kopi ada di dalamnya.

Masing-masing sektor memiliki Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) sebesar 4,7 persen, 5,21 persen dan 7,7 persen, sehingga pertumbuhan pada sektor tersebut diharapkan menopang pertumbuhan sektor non-tambang di Papua.

“Pengembangan sektor pariwisata dapat menjadi salah satu katalis positif untuk mendorong pemulihan ekonomi yang berkelanjutan di Papua,” pungkas Dody.

Pengembangan potensi, menurut Dody, dapat ditingkatkan dengan didorong oleh dukungan dan komitmen pemerintah daerah dan para pemangku kepentingan lain dalam melakukan pengembangan pariwisata.

“Pengembangan pariwisata yang diperlukan meliputi aspek atraksi, aksesibilitas, serta amenity,” dia melanjutkan.

Upaya kedua terkait pariwisata adalah peningkatan kesadaran masyarakat untuk menjaga potensi daerah sebagai destinasi pariwisata. Selain itu, perlu juga program-program promosi pariwisata di provinsi Papua, salah satunya Festival PON Kopi Papua yang digelar di Taman Mesran Papua pada 3-9 Oktober 2021.

“Kita berharap festival ini dapat menjadi momentum peningkatan pariwisata Papua untuk menjadi sektor pariwisata sebagai pilar pertumbuhan ekonomi di provinsi Papua, sejalan dengan moto Papua Bangkit yang ada di Papua,” terang Dody.

Harapannya, keajaiban kopi bisa dirasakan tidak hanya oleh Alfa dan Avriandi tapi juga masyarakat Papua dari wilayah utara hingga selatan, dari daerah pegunungan hingga titik nol di Merauke. (aro)

Tags: kopiPapuapon papua

Berita Terkait.

Promo KTP hingga Super Mantap, Liburan September di The Jungle Makin Hemat
Gaya Hidup

Promo KTP hingga Super Mantap, Liburan September di The Jungle Makin Hemat

Kamis, 10 September 2026 - 17:26
hyo
Gaya Hidup

Ahn Hyo Seop Tampil Memukau dalam Stills Pertama Drama “Final Table”, Tayang Perdana Akhir Oktober

Kamis, 10 September 2026 - 13:33
crystaline
Gaya Hidup

Usung Semangat #MoreThanARace, Crystalin Run Xperience 2026 Siap Digelar di Jakarta

Kamis, 10 September 2026 - 09:14
leee
Gaya Hidup

Lee Jung Eun Ungkap Perjuangan Lunasi Utang 50 Juta Won Selama 13 Tahun

Kamis, 10 September 2026 - 04:14
lee
Gaya Hidup

Lee Joon Gi dan Sakaguchi Kentaro Hadir di “kiDnap GAME”, Thriller Penculikan Lintas Asia

Kamis, 10 September 2026 - 03:30
ryu
Gaya Hidup

Jauh dari Masa Kejayaan, Ryu Seung Ryong Jalani Kehidupan Pahit di “Portrait of a Family”

Kamis, 10 September 2026 - 02:22

OLAHRAGA

lc
Olahraga

Hasil Liga Champions: PSG-Barca Berpesta, Liverpool Bangkit di Anfield

Editor Nelly Marinda Situmorang
Kamis, 10 September 2026 - 10:50

INDOPOSCO.ID – Liga Champions 2026/2027 langsung menyajikan pesta gol dan drama pada matchday pertama fase liga. Paris Saint-Germain (PSG) dan...

SelengkapnyaDetails
bowo

Asian Games 2026: Selain Bonus Menggiurkan, Prabowo Janjikan Karier Atlet Berprestasi Dipacu

Kamis, 10 September 2026 - 10:30
persija

Persija Pastikan Jamu Persib di SUGBK Akhir Pekan Ini, Jakmania Auto Happy

Kamis, 10 September 2026 - 07:07
wo

Prabowo Siapkan Bonus Rp3 Miliar untuk Peraih Emas Asian Games 2026

Kamis, 10 September 2026 - 06:06
bowo

Rela Bertanding saat Cedera Rusuk, Prabowo Minta Semangat Atlet Equestrian Dicontoh

Kamis, 10 September 2026 - 05:05

BERITA POPULER

  • bc3

    Bea Cukai Ngurah Rai Gagalkan Ekspor Ilegal 10,4 kg Emas Batangan Senilai Rp26 Miliar

    690 shares
    Share 276 Tweet 173
  • Tekan Ikan Terbuang hingga 20 Persen, Rantai Dingin Portable Jadi Kunci Ekosistem KNMP

    632 shares
    Share 253 Tweet 158
  • Jadwal Liga Champions: Bayern-MU Jumpa Lawan Mudah, Wakil Italia Siap Debut

    632 shares
    Share 253 Tweet 158
  • Melanjutkan Amanah Nahdliyyin Betawi: dari Muktamar 1933 Batavia Menuju Jakarta Kota Global

    632 shares
    Share 253 Tweet 158
  • Bea Cukai Sumbagbar dan Bea Cukai Bandar Lampung Musnahkan Rokok dan Miras Ilegal Senilai Rp68,8 Miliar dan Catat Kinerja Positif hingga September 2026

    631 shares
    Share 252 Tweet 158
    Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to connect your Instagram account.

Verifikasi Dewan Pers

Status Verifikasi Dewan Pers : Administratif dan faktual dengan nomor sertifikat 1132/DP-Verifikasi/K/X/2023
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.