• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Gaya Hidup

Masa Pandemi, Ortu Perlu Waspadai Gangguan Psikologis Anak

Folber Siallagan Editor Folber Siallagan
Kamis, 30 September 2021 - 20:12
in Gaya Hidup
indoposco

Ilustrasi (ANTARA)

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Psikolog dari Yayasan Heart of People. id Yohana Theresia MPsi meminta para orang tua untuk mewaspadai gangguan psikologis yang terjadi pada anak akibat pandemi Covid-19.

“Berdasarkan hasil riset yang dilakukan oleh Agustina, Verauli serta Tirta pada 2020 misalnya, menengarai adanya peningkatan permasalahan perilaku serta masalah akibat paparan stres pada saat pandemi Covid-19,” ucap Yohana dalam keterangan tertulisnya kepada Antara di Jakarta, Kamis (30/9).

BacaJuga:

Hadapi Gugatan, Kabar Min Hee Jin Tinggalkan NewJeans Kejutkan Warganet

Drama SBS “Sold Out on You” Curi Perhatian Penonton Lewat Beragam Kisah Cintanya

Streamer dan Influencer Trisha Paytas, Jadi Perbincangan Usai Debut Lagu K-Pop Picu Kontroversi

Ia menambahkan beberapa permasalahan yang timbul akibat gangguan psikologis pada anak tersebut yaitu menarik diri dari keramaian (withdrawal), gangguan somatik maupun somatic symptom disorder (munculnya gejala dari tubuh akibat kecemasan yang berlebihan), agresi, depresi maupun masalah perilaku lainnya.

Kondisi itu disebabkan beberapa faktor pencetus, seperti ruang bergerak yang terbatas, pendidikan berkualitas yang belum menyeluruh, orang tua yang sibuk, dan kondisi psikologi yang tidak stabil.

“Maka muncul cara instan yang banyak diambil orang tua untuk mengatasi hal itu dengan memberikan gawai kepada anak, padahal pemberian gawai bukannya tanpa dampak,” tambah ia.

Pemberian gawai seperti 2 mata uang, selain positif dari gawai seperti memberikan kemudahan, informasi serta hiburan namun gawai juga mempunyai efek minus, khususnya apabila tanpa dibatasi.

Beberapa dampak negatif dari gawai, lanjut ia, yaitu kesehatan fisik, terlambat bicara, masalah atensi serta konsentrasi, masalah pada executive function dan masalah perilaku.

Untuk itu, Yohana menyarankan kepada orang tua untuk pandai memiliki bentuk permainan yang sesuai bagi anak yang dibagi berdasarkan umur serta kebutuhannya. Permainan yang tepat juga sangat berguna untuk mendorong kreativitas bagi anak, dimana kreativitas sangatlah berguna untuk salah satu modal kesuksesan seseorang dimasa depan.

Salah satu bentuk permainan yang dianjurkan oleh Yohana adalah dalam bentuk explorasi permainan yang berbasis seni, seperti produk terbaru dari Faber-Castell, yaitu Creative Art Series 2. Product Spv Faber-Castell International Indonesia, Harsyal Rosidi, mengatakan kalau produk itu merupakan kelanjutan produk Creative Art Series yang pertama kali dirilis pada 2020, produk itu diharapkan mengulangi kesuksesan dari edisi pertama.

Produk itu dikembangkan sesuai dengan melihat kondisi yang terjadi pada saat ini, yang mana pandemi menyebabkan anak mengalami kebosanan, serta dengan produk itu diharapkan akan memberikan kesempatan bagi orang tua serta anak untuk dapat meluangkan waktu bersama. (mg2)

Tags: anakGangguan Psikologispandemi covid-19

Berita Terkait.

min
Gaya Hidup

Hadapi Gugatan, Kabar Min Hee Jin Tinggalkan NewJeans Kejutkan Warganet

Jumat, 22 Mei 2026 - 04:04
sbs
Gaya Hidup

Drama SBS “Sold Out on You” Curi Perhatian Penonton Lewat Beragam Kisah Cintanya

Jumat, 22 Mei 2026 - 02:20
trisha
Gaya Hidup

Streamer dan Influencer Trisha Paytas, Jadi Perbincangan Usai Debut Lagu K-Pop Picu Kontroversi

Jumat, 22 Mei 2026 - 00:30
Saat Seni Difabel Menembus Ruang Profesional dan Pasar
Gaya Hidup

Saat Seni Difabel Menembus Ruang Profesional dan Pasar

Kamis, 21 Mei 2026 - 23:23
bae
Gaya Hidup

Bakalan Seru, Bae In Hyuk Digadang Bintangi Drama Baru “Protect Me”

Kamis, 21 Mei 2026 - 22:14
Serahkan Sertipikat Hak Pakai untuk Lemhannas RI, Menteri Nusron: Perkuat Kepastian Hukum Aset Negara
Gaya Hidup

Penampakan Camouflage Car Leapmotor B10 Curi Perhatian di Jakarta, Hadirkan Giveaway Dinner Eksklusif untuk Publik

Kamis, 21 Mei 2026 - 22:04

BERITA POPULER

  • kai

    Libur Panjang Kenaikan Yesus Kristus: Lebih dari 504 Ribu Tiket Kereta Api Ludes

    2825 shares
    Share 1130 Tweet 706
  • Didominasi Berawan, Waspadai Potensi Hujan di Sebagian Wilayah Jaksel dan Jaktim

    1216 shares
    Share 486 Tweet 304
  • Diduga Terlibat Kasus Narkoba, Kasat Narkoba Polres Kukar Ditangkap Polda Kaltim

    805 shares
    Share 322 Tweet 201
  • Gempa Bumi Dangkal Magnitudo 4,4 Guncang Trenggalek di Jawa Timur

    731 shares
    Share 292 Tweet 183
  • IPA Convex 2026, Momentum Besar Industri Migas Menjawab Ancaman Krisis Energi

    827 shares
    Share 331 Tweet 207
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.