• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Internasional

Penasihat Keamanan AS Bahas Krisis Yaman dengan Putra Mahkota Saudi

Ali Rachman Editor Ali Rachman
Rabu, 29 September 2021 - 12:01
in Internasional
Putra Mahkota Arab Saudi Mohammed bin Salman. Foto: Antara/Reuters

Putra Mahkota Arab Saudi Mohammed bin Salman. Foto: Antara/Reuters

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Penasihat keamanan nasional Amerika Serikat (AS) Jake Sullivan berdiskusi tentang perang di Yaman secara rinci dengan putra mahkota Arab Saudi Mohammed bin Salman dalam pertemuan pada Selasa (28/8).

Hal itu disampaikan oleh seorang pejabat senior pemerintah AS.

BacaJuga:

Iran Tepis Ancaman Sanksi Ekonomi Trump: Melanjutkan Kebijakan Gagal

Tolak Pola Konflik Berulang, Menlu Iran: Kami Ingin Berakhirnya Perang

Perayaan HUT RI di Kanada, KBRI Beri Penghargaan untuk Dua Sosok Penting

Perang yang melibatkan koalisi pimpinan Saudi dan kelompok Houthi itu telah menghancurkan ekonomi Yaman dan menghabiskan cadangan devisa negara miskin di Semenanjung Arab itu.

Yaman mengimpor sebagian besar barang- barang kebutuhannya.

Sullivan pekan ini berkunjung ke Arab Saudi dan Uni Emirat Arab bersama utusan khusus AS untuk Yaman Tim Lenderking serta utusan AS untuk Timur Tengah, Brett McGurk.

Di Arab Saudi Sullivan bertemu dengan Mohammed dan sejumlah pejabat pemerintah, antara lain Wakil Menteri Pertahanan Arab Saudi Khalid bin Salman, Menteri Dalam Negeri Saudi Abdulaziz bin Saud bin Nayef, dan Menteri Garda Nasional Saudi Abdullah bin Bos.

“Mereka melakukan diskusi terperinci tentang konflik Yaman, dan kedua belah pihak mendukung upaya Utusan Khusus PBB yang baru untuk Yaman Hans Grundberg dan sepakat untuk mengintensifkan keterlibatan diplomatik dengan semua pihak terkait,” kata pejabat pemerintah AS.

“Utusan Khusus Lenderking akan tetap berada di wilayah tersebut untuk menindaklanjuti hasil diskusi rinci itu,” kata pejabat itu.

PBB menggambarkan situasi di Yaman yang dilanda perang sebagai krisis kemanusiaan terbesar di dunia.

Pertempuran selama tujuh tahun juga telah menjerumuskan Yaman ke dalam krisis ekonomi yang memicu kekurangan pangan.

Pejabat AS itu juga mengatakan Sullivan berterima kasih kepada putra mahkota atas” kesediaan Arab Saudi mengizinkan ribuan warga Afghanistan yang berisiko untuk transit di wilayah Saudi” selama penarikan pasukan AS dari Afghanistan pada Agustus.

Sullivan akan berada di Kairo pada Rabu untuk pertemuan dengan sejumlah pejabat Mesir yang akan mencakup diskusi tentang Libya, kata juru bicara Dewan Keamanan Nasional Gedung Putih Emily Horne dalam sebuah pernyataan.

Pemilihan umum di Libya diamanatkan sebagai bagian dari peta jalan yang disusun pada 2020 oleh sebuah forum politik besutan PBB untuk mengakhiri krisis satu dekade di negara itu.

Namun, perselisihan tentang pemungutan suara dalam pemilu itu menimbulkan ancaman yang dapat merusak proses perdamaian.

Libya telah mengalami kekacauan dan kekerasan sejak aksi pemberontakan yang didukung Pakta Pertahanan Atlantik Utara (NATO) pada 2011 untuk menggulingkan Muammar Gaddafi.

Setelah 2014, Libya terpecah antara faksi barat dan timur yang bertikai.

Horne mengatakan Sullivan juga akan membahas peran Mesir dalam mempromosikan “keamanan dan kemakmuran” bagi Israel dan Palestina setelah kunjungan Perdana Menteri Israel Naftali Bennet ke Mesir pada awal September.

Sullivan akan menjamu penasihat keamanan nasional Israel, Eyal Hulata, di Washington pada 5 Oktober untuk diskusi lebih lanjut, ungkap Horne. (mg1)

Sumber: Reuters
Dikutip dari: Antara

Tags: ASMohammed bin Salmanputra mahkota Arab SaudiYaman

Berita Terkait.

abbas
Internasional

Iran Tepis Ancaman Sanksi Ekonomi Trump: Melanjutkan Kebijakan Gagal

Kamis, 20 Agustus 2026 - 19:09
Sesmenko PMK: Teknologi Harus Hadir Menjawab Persoalan Nyata Bangsa
Internasional

Tolak Pola Konflik Berulang, Menlu Iran: Kami Ingin Berakhirnya Perang

Rabu, 19 Agustus 2026 - 10:30
kbri
Internasional

Perayaan HUT RI di Kanada, KBRI Beri Penghargaan untuk Dua Sosok Penting

Selasa, 18 Agustus 2026 - 10:10
Gempa NTT, Presiden Iran Sampaikan Dukacita dan Tawarkan Bantuan Medis
Internasional

Gempa NTT, Presiden Iran Sampaikan Dukacita dan Tawarkan Bantuan Medis

Senin, 17 Agustus 2026 - 20:15
Gunil Keluar, Xdinary Heroes Langsung Batalkan Sejumlah Jadwal
Internasional

KASA Korea Gandeng BIGBANG sebagai Duta Kehormatan Perdana

Minggu, 16 Agustus 2026 - 01:27
jubir
Internasional

Karoline Leavitt Mundur dari Jabatan Jubir Gedung Putih Akhir Agustus

Jumat, 14 Agustus 2026 - 07:07

BERITA POPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
Champions
Olahraga

Pimpin Revolusi Spanyol Rebut Piala Dunia Kedua, Rodri: Kami Mampu Kendalikan Semua Laga

Editor Nelly Marinda Situmorang
Selasa, 21 Juli 2026 - 12:24

INDOPOSCO.ID - Spanyol tidak hanya mengangkat Trofi Piala Dunia 2026. La Roja juga mengirim pesan tegas kepada dunia bahwa dominasi...

SelengkapnyaDetails
Messi

Messi Usai Final Piala Dunia 2026: Butuh Waktu Sembuhkan Luka Ini

Selasa, 21 Juli 2026 - 11:13
Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Senin, 20 Juli 2026 - 11:39
Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Senin, 20 Juli 2026 - 11:00
Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Senin, 20 Juli 2026 - 09:32
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.