INDOPOSCO.ID – PT Agincourt Resources (PTAR) meraih penghargaan bergengsi di ajang nasional, yakni Penghargaan Subroto 2021 bidang Kepatuhan Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) Mineral dan Batubara. Juara dari kategori wajib bayar ini diraih dengan tingkat kepatuhan pembayaran tertinggi di sub kategori perusahaan pemegang kontrak karya.
Direktur Hubungan Eksternal PTAR, Sanny Tjan mengucapkan terima kasih atas apresiasi yang diberikan Kementerian ESDM tersebut. Sanny menyebutkan penghargaan ini merupakan buah dari komitmen PTAR untuk terus berkontribusi dan menunaikan kewajiban dalam hal PNBP, yakni mulai dari pembayaran royalti, jaminan reklamasi, hingga jaminan penutup tambang.
“Kami bangga menjadi bagian dari pemangku kepentingan di sektor ESDM yang dianggap telah melakukan kinerja yang sangat baik, khususnya dari sisi kepatuhan dalam pelaporan, pembayaran royalti, jaminan reklamasi dan jaminan tutup tambang yang sesuai nilai dan tepat waktu,” ujarnya kepada media melalui keterangan tertulis, Kamis (30/9/2021).
Tak hanya berkontribusi untuk PNBP, selama tahun 2020, PTAR juga mampu mendistribusikan sebesar USD 1,9 juta untuk program pengembangan masyarakat, dimana sebagian besar difokuskan pada pencegahan dan penanggulangan dampak pandemi Covid-19, seperti peningkatan fasilitas, peralatan kesehatan dan paket sembako, termasuk inisiatif untuk melaksanakan rencana pengelolaan masyarakat PTAR, seperti dukungan infrastruktur, pendidikan, kesehatan, hubungan masyarakat dan kegiatan pemberdayaan usaha lokal.
Sementara, Menteri ESDM, Arifin Tasrif menyatakan, penghargaan ini merupakan penghargaan tertinggi sektor energi dan sumber daya mineral yang diberikan kepada pemangku kepentingan yang telah melakukan kinerja terbaik dalam memajukan sektor energi dan sumber daya mineral di Indonesia sebagai refleksi semangat Prof. Subroto dalam memajukan sektor ESDM di Indonesia.
“Dari tahun ke tahun sektor ESDM memiliki peran penting dalam perekonomian nasional dan meningkatkan kesejahteraan rakyat di tengah kondisi pandemi yang mulai terkendali,” katanya.
Selain meraih Penghargaan Subroto Award 2021 di tingkat nasional, PTAR juga meraih penghargaan dalam ajang Penghargaan Prestasi Penerapan Kaidah Teknik Pertambangan Mineral dan Batubara yang baik tahun 2021 yang digelar oleh Direktorat Jenderal (Ditjen) Mineral dan Batubara Kementerian ESDM pada Rabu (29/9/2021).
Selain itu, PTAR juga mendapatkan penghargaan program pencegahan dan penanggulangan (P2) Covid-19 di tempat kerja kategori gold (emas) dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatra Utara (Sumut). Piagam penghargaan yang ditandatangani Gubernur Sumut Edy Rahmayadi tersebut diserahkan oleh Kepala Dinas Tenaga Kerja Sumut, Baharuddin Siagian kepada Anny Nasution, tim Human Resources Department (HRD) PTAR yang hadir sebagai wakil perusahaan di Padangsidempuan pada Rabu (22/9/2021).
“Tujuan diberikannya piagam penghargaan ini untuk meningkatkan kepatuhan perusahaan dalam melaksanakan protokol kesehatan Covid-19 di tempat kerja dan memotivasi perusahaan-perusahaan lain untuk tetap konsisten dan disiplin dalam pelaksanaan protokol kesehatan Covid-19,” tuturnya.
Penilaian penghargaan ini dilakukan dengan sangat ketat. Dari ratusan kandidat, hanya 21 perusahaan yang mendapatkan penghargaan gold, di antaranya PTAR. Ini karena PTAR dinilai sangat berkomitmen dalam hal penanggulangan Covid-19 di lingkungan kerja.
Corporate Communications Senior Manager PTAR, Katarina Siburian Hardono menyatakan terima kasih atas apresiasi dan penghargaan Pemprov Sumut ini. Ia mengatakan, di tengah masa pandemi Covid-19 ini, PTAR akan tetap berkomitmen mengupayakan kesehatan dan keselamatan karyawan sekaligus mempertahankan produksi emas yang aman serta bermanfaat bagi seluruh pemangku kepentingan.
“Perusahaan akan terus menjalankan pengecekan rutin suhu tubuh, pengujian kesehatan melalui swab antigen dan tes polymerase chain reaction (PCR), pemeriksaan kesehatan fisik, menyediakan tempatisolasi/karantina dan menjalankan program komunikasi dan kampanye peningkatan kesadaran pandemi Covid-19 secara online serta bekerja sama dengan instasi kesehatan,” bebernya.
Pastinya, seluruh prosedur tersebut dilakukan bagi seluruh karyawan dan kontraktor sebelum memulai bekerja di lokasi tambang. Perusahaan akan berupaya maksimal menjaga lokasi kerja di Tambang Emas Martabe agar tetap terbebas dari penularan Covid-19. (arm)












