• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

Pandemi Covid-19 Terkendali, Masyarakat Diminta Jangan Lengah

Ali Rachman Editor Ali Rachman
Rabu, 22 September 2021 - 18:49
in Nasional
indoposco

Juru Bicara Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito memberikam keterangan soal penanganan Covid-19. Dok: BNPB

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Perkembangan Covid-19 di Indonesia kembali mengalami penurunan cukup drastis. Kasus positif harian, telah menyentuh angka 1.000 kasus dengan kasus aktif telah menyentuh 1 persen selama lima hari berturut-turut. Ini adalah pencapaian yang sangat baik dan buah kerja keras semua pihak.

Dengan segala perbaikan pada indikator penanganan Covid-19 di Indonesia, dapat dikatakan bahwa saat ini pandemi Covid-19 terkendali. Hal ini tentunya tidak akan tercapai, apabila tidak terjalin kerja sama yang baik antara seluruh lapisan masyarakat dan unsur pemerintah.

BacaJuga:

Kekuatan Kolaborasi Tumbuhkan Penghimpunan Ramadan 1447 H Dompet Dhuafa Lampaui 15%

Kakorlantas Sebut Mudik 2026 Nihil Insiden Menonjol di Tengah Laka Maut Tol Pejagan

Transparansi Sistemik Jadi Kunci dalam Penguatan Akuntabilitas Audit

Kendati demikinan, seluruh lapisan masyarakat diminta untuk tetap mematuhi protokol kesehatan dan jangan lengah serta jangan menyepelekan Covid-19.

Hal itu disampaikan Juru Bicara dan Ketua Tim Pakar Satgas  Penanganan Covid-19,  Prof. Wiku Adisasmito, kepada Indoposco.id, Rabu (22/9/2021). Ia mengatakan, mempertahankan kondisi ideal saat ini menjadi tantangan tersendiri karena konsistensi dan kehati-hatian menjadi kunci.

“Oleh karena itu, ke depannya demi tetap produktif dan aman Covid-19, maka intervensi pencegahan yang spesifik per sektor atau kegiatan menjadi penting. Hal ini sebagaimana yang diatur dalam instrumen pengendalian Covid-19 nasional yakni Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM),” ujar Wiku.

Ia mengungkapkan, mengingat Indonesia  pernah mencapai 56 ribu kasus, dengan kasus aktif 18 persen pada Juli 2021 lalu. Menurunnya kasus positif ini ternyata diikuti dengan terus meningkatnya persentase kesembuhan.

Hingga saat ini, kesembuhan telah mencapai lebih dari 95 persen. Dan kesembuhan harian yang terus meningkat beberapa kali lipat, dari kasus positif setiap harinya. Bahkan pada tanggal 13 September 2021, kasus kesembuhan di Indonesia bertambah hampir lima kali lipat dari kasus positif harian. Di mana kasus positif bertambah 2.577 kasus,  namun  kesembuhan bertambahan 12.474 kasus.

Seiring dengan menurunnya kasus positif di Indonesia, pemerintah terus berkomitmen meningkatkan testing di Indonesia, agar semakin banyak kasus yang dapat dideteksi.

Di minggu terakhir, jumlah orang yang diperiksa mencapai 1 juta orang terus meningkat dari sebelumnya  600 ribu orang  sampai dengan 900 ribu orang.

“Dengan banyaknya orang diperiksa tersebut, kabar baiknya adalah orang yang positif (positivity rate) hanya 2,48 persen. Ini adalah positivity rate mingguan terendah yang pernah kita capai sepanjang pandemi,” ujar Wiku.

Wiku mengatakan, dengan segala perbaikan pada indikator penanganan Covid-19 di Indonesia, dapat dikatakan bahwa saat ini pandemi Covid-19 terkendali. Hal ini tentunya tidak akan tercapai, apabila tidak terjalin kerja sama yang baik antara seluruh lapisan masyarakat dan unsur pemerintah.

“Tentunya juga peran besar tenaga kesehatan, yang selalu bergerak cepat menangani pasien Covid-19. Namun, penting untuk dipahami bahwa adanya perbaikan  terutama pada kasus aktif yang mencapai 1 persen ini, tentunya tidak boleh membuat kita lengah,” katanya.

Wiku menjelaskan, berkaca pada negara lain yang pernah mengalami kasus aktif bahkan di bawah 1 persen, ternyata tetap mengalami lonjakan kasus baru-baru ini. Contohnya, Australia yang pernah kasusnya mencapai 0,26 persen pada tanggal 24 Mei 2021 lalu, kembali mengalami peningkatan hingga 30 ribu kasus aktif per 9 September 2021.

Hal serupa, yang  terjadi di Selandia Baru, yang kasus aktifnya pernah mencapai 0,6 persen per 1 Juni 2021 lalu, kembali mengalami kenaikan kasus pada awal September 2021, mencapai 750 kasus aktif.

“Hal ini menandakan bahwa, perbaikan penanganan kasus Covid-19 harus terus dipertahankan, dengan disiplin menjalankan protokol kesehatan, karena tidak ada jaminan bahwa keberhasilan penanganan Covid-19 saat ini akan bertahan seterusnya, jika tidak diimbangi dengan upaya perbaikan yang konsisten dan terus menerus,” katanya. (dam)

Tags: covid-19pandemi covid-19Satgas Covid-19

Berita Terkait.

Kekuatan Kolaborasi Tumbuhkan Penghimpunan Ramadan 1447 H Dompet Dhuafa Lampaui 15%
Nasional

Kekuatan Kolaborasi Tumbuhkan Penghimpunan Ramadan 1447 H Dompet Dhuafa Lampaui 15%

Rabu, 25 Maret 2026 - 23:34
Kakorlantas Sebut Mudik 2026 Nihil Insiden Menonjol di Tengah Laka Maut Tol Pejagan
Nasional

Kakorlantas Sebut Mudik 2026 Nihil Insiden Menonjol di Tengah Laka Maut Tol Pejagan

Rabu, 25 Maret 2026 - 22:21
Transparansi Sistemik Jadi Kunci dalam Penguatan Akuntabilitas Audit
Nasional

Transparansi Sistemik Jadi Kunci dalam Penguatan Akuntabilitas Audit

Rabu, 25 Maret 2026 - 20:07
Kemenkop Tegaskan Pembangunan Fisik Kopdes Merah Putih Harus di Atas Tanah “Clean and Clear”
Nasional

Kemenkop Tegaskan Pembangunan Fisik Kopdes Merah Putih Harus di Atas Tanah “Clean and Clear”

Rabu, 25 Maret 2026 - 19:32
Pantau
Nasional

BPH Migas: Pasokan Gas Bumi Aman Selama Periode Idulfitri

Rabu, 25 Maret 2026 - 14:05
Soroti Wacana Sekolah Daring, Komisi X: Risiko Terjadi Learning Loss
Nasional

Soroti Wacana Sekolah Daring, Komisi X: Risiko Terjadi Learning Loss

Rabu, 25 Maret 2026 - 13:12

BERITA POPULER

  • DPRD DKI Ingatkan Pendatang Baru: Jangan ke Jakarta Hanya Modal Nekat

    Lebaran 2026, Kakorlantas: Lalu Lintas Terkendali Meski Mobilitas Tinggi

    978 shares
    Share 391 Tweet 245
  • Kasus Andrie Yunus, Amnesty Singgung Warisan Jokowi dan Ancaman Otoritarianisme

    868 shares
    Share 347 Tweet 217
  • BPN Jawa Barat Instruksikan Seluruh Kantor Pertanahan Buka Selama Cuti Bersama

    2675 shares
    Share 1070 Tweet 669
  • 5 HP Gaming Terbaik 2026 untuk Mabar dan Push Rank, Performa Gahar Tanpa Lag

    717 shares
    Share 287 Tweet 179
  • Besok, CFD Jakarta Ditiadakan selama Libur Lebaran 2026

    660 shares
    Share 264 Tweet 165
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.