• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Gaya Hidup

Pandemi Paksa Orang Beradaptasi dengan Teknologi Digital

Ali Rachman Editor Ali Rachman
Sabtu, 18 September 2021 - 14:47
in Gaya Hidup
Kemudahan penggunaan telepon seluler untuk berbelanja daring atau online. Foto: indoposco.id/Safar

Kemudahan penggunaan telepon seluler untuk berbelanja daring atau online. Foto: indoposco.id/Safar

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Pandemi Covid-19 telah memaksa semua orang bersentuhan dan beradaptasi dengan teknologi digital. Segala aktivitas yang selama ini dilakukan secara manual, bertemu, bertatap muka dan bertransaksi tunai, kini dilaksanakan secara dalam jaringan atau daring.

Penggunaan teknologi digital pun meningkat selama pandemi karena mengharuskan orang perlu menjaga jarak dan melakukan komunikasi secara daring, baik untuk kebutuhan belanja dan pembayaran secara daring dalam kadar yang sederhana hingga menjadi mahir memanfaatkan teknologi demi menunjang kelancaran aktivitas sehari-hari tersebut.

BacaJuga:

Daewoong Luncurkan ENVLO di Indonesia, Hadirkan Terapi Diabetes Generasi Baru untuk Kendalikan Gula Darah hingga Lindungi Jantung dan Ginjal

Liburan Sekolah Berkualitas Lewat Beragam Aktivitas Keluarga di Swiss Belresidences Rasuna Epicentrum

Anggota Girl Group Ini Viral karena Meraba Payudara Anggota Lain di Depan Kamera

Data yang dihimpun menyebutkan penggunaan jual beli daring selama pandemi berlangsung meningkat 73 persen, sedangkan pembayaran daring meningkat 65 persen. Demikian juga pengguna layanan daring untuk aplikasi konsultasi kesehatan meningkat hingga 600 persen selama masa pandemi, berdasarkan riset Katadata pada 2020.

Namun demikian, keterampilan digital masih menjadi kendala bagi banyak orang dan kemudian menjadi satu masalah baru yang timbul dalam kehidupan sehari-hari karena minimnya pengetahuan dalam memanfaatkan perangkat teknologi sekaligus untuk mengakses internet.

Dalam suatu kesempatan, Presiden Joko Widodo mengatakan pandemi Covid-19 harus menjadi momentum untuk mendorong transformasi digital di Indonesia. Pada kenyataannya, pandemi telah mengubah pola hidup normal dan mendorong kehadiran tatanan baru.

“Pandemi membuat adanya penggunaan daring untuk seluruh tatanan hidup, mulai belajar, bekerja, hingga pola konsumsi masyarakat,” ujar kepala negara.

Pesan yang ingin disampaikan Presiden Joko Widodo itu dapat dimaknai bahwa transformasi digital tidak boleh dilewatkan dan justru harus dimanfaatkan agar seluruh lapisan masyarakat mendapatkan literasi digital sekalipun dalam tingkat dasar.

Hasil survei IMD World Digital Competition pada 2020 menyebutkan Indonesia saat ini menduduki peringkat paling rendah di seluruh dunia mengenai dua hal terpenting dalam ekonomi digital, yakni pengetahuan dan keahlian menggunakan teknologi karena masing-masing negara memiliki tingkat adaptasi yang berbeda.

Pandemi Covid-19, di sisi lain juga memberikan pembelajaran yang positif dari sisi teknologi bahwa “keterpaksaan” dalam pemanfaatan teknologi oleh masyarakat dari segala usia memberi efek begitu luar biasa dalam proses pembelajaran pengetahuan dan penyerapan tentang teknologi digital.

Sekretaris Jenderal Kementerian Komunikasi dan Informatika Mira Tayyiba dalam sebuah diskusi internasional menyatakan Indonesia akan terus berupaya untuk mencapai level inklusif, di mana semua orang dari latar belakang sosial, usia dan tingkat pendapatan yang berbeda mendapatkan kesempatan yang sama untuk berpartisipasi secara penuh sebagai anggota masyarakat melalui digitalisasi.

Perubahan akibat pandemi Covid-19 terkait penggunaan teknologi begitu cepat karena dalam waktu singkat para peserta didik, guru, tenaga pendidikan hingga masyarakat awam yang termasuk kelompok gagap teknologi, kini mampu beradaptasi.

Indonesia diyakini memiliki pondasi digital yang kuat karena populasi golongan muda atau milenial paham teknologi terhitung dominan, apalagi ditambah kondisi pandemi, maka jumlah pengguna internet semakin meningkat.

Pengguna internet di Indonesia pada awal 2021 ini mencapai 202,6 juta jiwa. Jumlah ini meningkat 15,5 persen atau 27 juta jiwa jika dibandingkan pada Januari 2020. Total jumlah penduduk Indonesia sendiri saat ini adalah 274,9 juta jiwa. Artinya, penetrasi internet di Indonesia pada awal 2021 mencapai 73,7 persen.

Literasi dasar

Director of Unesco Regional Science Bureau for Asia and The Pacific, Shahbaz Khan, yang dikutip dalam sambutan saat memperingati Hari Aksara Internasional (HAI) 2020 mengatakan, pemerintah dalam masa pandemi banyak membuat kebijakan pembelajaran jarak jauh yang bertumpu pada pemanfaatan internet dengan fokus hanya untuk siswa belajar dari rumah.

Pemerintah, di masa pandemi telah menyediakan berbagai platform pembelajaran disiapkan pemerintah bekerja sama dengan penyedia pembelajaran jarak jauh dapat diakses secara cuma-cuma oleh guru dan siswa melalui televisi, internet dan lainnya.

Sekalipun fakta di lapangan pembelajaran daring tidak semulus dan semudah bila dibandingkan pembelajaran tatap muka, tetapi setidaknya guru dan siswa tidak tertinggal. Namun di sisi lain, Shahbaz Khan melihat pandemi pada kenyataannya telah membuat kesenjangan karena ketika kelompok usia sekolah mendapat akses pembelajaran daring, secara bersamaan orang dewasa yang kemampuan literasinya minim otomatis semakin terpinggirkan.

“Program literasi orang dewasa tidak banyak mendapat perhatian. Padahal, masyarakat yang tidak memiliki kemampuan literasi dasar ini paling berdampak pada masa pandemi COVID-19. Mereka tidak hanya kehilangan mata pencaharian, tetapi juga kehilangan pemahaman dasar mereka dikarenakan kondisi krisis dan hidup pada masa pandemi Covid-19,” kata Shahbaz.

Karena itu, ia mendorong semua pihak memberi perhatian dengan saksama kepada masyarakat yang kurang atau tidak memiliki kemampuan literasi dasar. Pasalnya, terdapat jarak yang cukup besar yang dirasakan oleh masyarakat yang tidak memiliki kemampuan literasi ini, bahkan jauh sebelum pandemi melanda.

Pemerintah menetapkan enam literasi dasar yang harus diketahui, yaitu literasi baca dan tulis, literasi numerasi, literasi sains, literasi digital, literasi finansial serta literasi budaya dan kewargaan. Mengacu pada perkembangan teknologi informasi dan komunikasi yang pesat di tengah pandemi COVID-19, gerakan literasi digital sangat dibutuhkan bagi semua jenjang.

Unesco mencatat Indonesia menjadi salah satu negara yang memberikan perhatian pada perkembangan literasi. Namun secara global masih ada tantangan besar dalam literasi secara global, karena masih terdapat 773 juta penduduk usia remaja dan dewasa yang tidak memiliki kemampuan literasi dasar.

Adaptasi digital

Proses adaptasi terhadap digitalisasi menjadi penting agar kegiatan ekonomi tidak tertahan dalam situasi pandemi Covid-19 yang diperkirakan masih akan berlangsung hingga beberapa waktu ke depan.

Aktivitas tidak bisa kembali normal seperti dahulu, memaksa setiap orang mengubah kebiasaan. Banyak yang berpendapat pandemi membawa hikmah berupa pembaruan dan perbaikan diri ke arah lebih baik. Satu yang pasti individu dalam lingkup keluarga dipaksa lebih dekat dengan dunia teknologi, baik melalui televisi, ponsel pintar, tablet, laptop, bahkan hingga peralatan elektronik kebutuhan rumah tangga yang berbasis internet.

Apalagi, bagi masyarakat di kota dalam kondisi sebelum dan sesudah pandemi sangat terikat dengan jaringan internet, maka kondisi pandemi justru semakin mengasah kemampuan teknologinya. Pandemi virus corona jenis baru penyebab Covid-19 melahirkan generasi yang mahir teknologi, sebut saja Generasi Y atau Milenial (1981-1994), Generasi Z (1995-2010), dan Generasi Alpha (di atas 2010).

Ayah, ibu, bahkan kakek nenek yang awalnya gagap teknologi, secara perlahan mulai paham, bahkan menjadi mahir teknologi. Kondisi mahir teknologi dimungkinkan terjadi bila didukung anggota keluarga yang masuk dalam kategori Generasi Y, Generasi Z, dan Generasi Alpha tersebut.

Menurut Head of Applications Oracle Indonesia Iman Muhammad, Baby Boomer, X dan Y atau biasa disebut milenial, adalah kelompok generasi berdasarkan umur. Namun situasi pandemi memungkinkan lahirnya generasi baru yang merupakan gabungan dari berbagai generasi tersebut.

Generasi yang lahir karena “dipaksa” untuk memanfaatkan perangkat teknologi berbasis internet untuk menunjang aktivitas sehari-hari, baik berselancar di media sosial, belajar, bekerja, mendaftar secara daring, transaksi perbankan, memesan barang hingga membeli makanan. Situasi pandemi mendorong banyak orang untuk menjalankan aktivitas dan pekerjaan mereka menggunakan teknologi digital dengan lebih masif lagi.

Poin utama dalam menghadapi situasi pandemi menguasai teknologi yang selanjutnya akan melahirkan berbagai solusi inovatif, pelaku usaha baru, hingga memunculkan berbagai macam aktivitas di lingkup daring.

Indonesia saat ini telah memiliki fondasi digital yang mapan. Ditambah populasi golongan muda atau milenial paham teknologi yang terhitung dominan, maka menjadi peluang digitalisasi yang sangat kuat. (arm)

Dikutip dari: Antara

Tags: digitalpandemi covid-19Teknologi Digital

Berita Terkait.

Launching
Gaya Hidup

Daewoong Luncurkan ENVLO di Indonesia, Hadirkan Terapi Diabetes Generasi Baru untuk Kendalikan Gula Darah hingga Lindungi Jantung dan Ginjal

Selasa, 30 Juni 2026 - 09:01
Holiday
Gaya Hidup

Liburan Sekolah Berkualitas Lewat Beragam Aktivitas Keluarga di Swiss Belresidences Rasuna Epicentrum

Selasa, 30 Juni 2026 - 08:40
Anggota Girl Group Ini Viral karena Meraba Payudara Anggota Lain di Depan Kamera
Gaya Hidup

Anggota Girl Group Ini Viral karena Meraba Payudara Anggota Lain di Depan Kamera

Senin, 29 Juni 2026 - 23:01
Diskusi
Gaya Hidup

Daewoong Soroti Rendahnya Capaian Target LDL pada Pasien Diabetes di PIT PERKENI 2026

Senin, 29 Juni 2026 - 08:49
Exciting Adventures on Australia’s Coral Coast, From Swimming to Sailing
Gaya Hidup

Exciting Adventures on Australia’s Coral Coast, From Swimming to Sailing

Minggu, 28 Juni 2026 - 22:01
Petualangan Seru di Australia’s Coral Coast, dari Berenang hingga Sailing
Gaya Hidup

Petualangan Seru di Australia’s Coral Coast, dari Berenang hingga Sailing

Minggu, 28 Juni 2026 - 21:01

BERITA POPULER

  • Ronaldo

    Hasil Piala Dunia: Ronaldo Pimpin Portugal Berpesta, Inggris Kehilangan Taji di Hadapan Ghana

    1726 shares
    Share 690 Tweet 432
  • Hasil Piala Dunia: Portugal Libas Uzbekistan 5-0, Martinez Sanjung Habis Cristiano Ronaldo

    1694 shares
    Share 678 Tweet 424
  • Hasil Piala Dunia 2026: Kalah Telak dari Prancis, Pelatih Norwegia Sengaja Simpan 10 Pemain Andalan

    1641 shares
    Share 656 Tweet 410
  • Hasil Piala Dunia Grup F: Jepang-Swedia Dampingi Belanda ke Fase Gugur

    1089 shares
    Share 436 Tweet 272
  • Piala Dunia 2026: Nagelsmann Ungkap Penyebab Kekalahan Jerman dari Ekuador

    1016 shares
    Share 406 Tweet 254
Pemain-Brasil
Olahraga

Hasil Piala Dunia: Brasil Susah Payah Bekuk Jepang, Paraguay Singkirkan Jerman

Editor Nelly Marinda Situmorang
Selasa, 30 Juni 2026 - 08:20

INDOPOSCO.ID - Houston dan Foxborough menjadi saksi dua kisah yang bertolak belakang pada babak 32 besar Piala Dunia 2026, Selasa...

SelengkapnyaDetails
Ancelotti

Brasil Lolos ke 16 Besar, Carlo Ancelotti Sanjung Perlawanan Sengit Jepang

Selasa, 30 Juni 2026 - 08:10
Meski Diunggulkan, Ancelotti Ingatkan Brasil Waspadai Kejutan Jepang

Meski Diunggulkan, Ancelotti Ingatkan Brasil Waspadai Kejutan Jepang

Senin, 29 Juni 2026 - 22:11
Tantang Brasil, Skuad Samurai Biru Siap Hadirkan Kejutan di Babak 32 Besar

Tantang Brasil, Skuad Samurai Biru Siap Hadirkan Kejutan di Babak 32 Besar

Senin, 29 Juni 2026 - 17:35
Selebrasi

Bungkam Afrika Selatan, Kedisiplinan dan Agresivitas Jadi Kunci Kemenangan Kanada

Senin, 29 Juni 2026 - 10:41
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.