• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Gaya Hidup

Kura-Kura Berjenggut di Negeri Rempah

Juni Armanto Editor Juni Armanto
Sabtu, 18 September 2021 - 21:01
in Gaya Hidup
Plt Kepala BPNB Aceh Nurmiatias (tiga kiri) bersama tim naskah dan aktor film Kura-Kura Berjenggut di Negeri Rempah saat menggelar konferensi pers, di Banda Aceh, Sabtu (18/9/2021). Foto : Antara/Rahmat Fajri

Plt Kepala BPNB Aceh Nurmiatias (tiga kiri) bersama tim naskah dan aktor film Kura-Kura Berjenggut di Negeri Rempah saat menggelar konferensi pers, di Banda Aceh, Sabtu (18/9/2021). Foto : Antara/Rahmat Fajri

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Balai Pelestarian Nilai Budaya (BPNB) Aceh memproduksi film bernilai sejarah dengan judul ‘Kura-Kura Berjenggut di Negeri Rempah’, dengan latar belakang abad 17 masa Kesultanan Aceh.

“Film ini dibuat untuk konten Indonesiana TV dalam rangka festival Bumi Rempah Nusantara untuk dunia 2021, serta akan tayang pada 22 Oktober 2021,” tutur Plt Kepala BPNB Aceh Nurmatias di Banda Aceh, Sabtu (18/9/2021).

BacaJuga:

Visual Mark Lee Disebut Berubah usai Tampil Solo di Thailand, Tuai Pro dan Kontra

Daewoong Luncurkan ENVLO di Indonesia, Hadirkan Terapi Diabetes Generasi Baru untuk Kendalikan Gula Darah hingga Lindungi Jantung dan Ginjal

Liburan Sekolah Berkualitas Lewat Beragam Aktivitas Keluarga di Swiss Belresidences Rasuna Epicentrum

Film tersebut diangkat dari sepenggal isi novel Kura- Kura Berjenggut yang ditulis sastrawan Aceh Azhari Aiyub yang diterbitkan pertama pada 2018.

Film berdurasi lebih kurang satu jam itu juga dimainkan oleh aktor dari ibu kota, yaitu seorang aktor nasional ternama Ine Febrianti, dan seniman lokal seperti Nazar Syah Alam Fozan Santa dan lainnya.

Nurmatias menyampaikan, kisah film tersebut dimulai dengan nuansa beberapa ribu lalu, ketika bangsa serta niaga belum ada.

Di mana, ujar Nurmatias, manusia saat itu sedang bertahan dalam persaingan, penyakit, serta kelaparan. Apabila lolos akan membuat manusia kala itu menjadi satu- satunya penguasa di bumi.

Nurmatias menjelaskan, dalam film itu nantinya juga diceritakan bagaimana pesaing utama manusia saat itu adalah kura-kura berjanggut, makhluk cerdas tetapi lambat yang percaya pada bumi bulat serta mengitari matahari.

Perseteruan antara manusia serta kura-kura berjanggut dipicu oleh biji neraka atau merica yang banyak tumbuh di dekat sebuah mata air.

“Manusia yang ingin memanfaatkan kelezatan serta manfaat biji neraka, mendapat tantangan keras dari kura-kura berjanggut yang menurutnya kegiatan itu akan membuat bumi berhenti berputar,” ucapnya dilansir Antara.

Sementara itu, Kurator Festival Bumi Rempah Nusantara Rama Soeprapto menjelaskan alur cerita film ini menuju ke abad 17 di Lamuri, Aceh, yaitu sebuah kesultanan yang terletak di kerongkongan Selat Malaka.

“Saat itu keadaannya baru saja babak belur dihajar banjir besar. Penyakit serta kelaparan adalah 2 imbas yang harus ditangani Sultan Nuruddin atau Anak Haram, penguasa negeri itu,” tutur Soeprapto.

Dalam kisahnya, lanjut Soeprapto, negeri itu sangat miskin dan sedang dikucilkan akibat perebutan kekuasaan beberapa tahun sebelumnya. Satu-satunya yang bisa diandalkan adalah merica. Konon, merica terbaik di dunia tumbuh di Lamuri, Aceh.

Tetapi, karena larangan serta blokade dagang merica- merica itu telah lama membusuk di gudang. Pada saat banjir besar, pedagang hantu menggunakan kesempatan ini untuk membeli langsung rempah- rempah di gudang anak haram.

Belakangan dengan uang yang didapat dari Pedagang Hantu serta harga merica yang menjulang di pasar dunia. Anak Haram ingin menguasai sendiri jalur perdagangan rempah. Hasratnya makin besar bersamaan dengan datangnya Ernem Misal, seorang duta besar Usmani.

“Jadi film ini menceritakan dan memperlihatkan unsur-unsur ke-Acehan, sesuatu yang tidak pernah terdengar dan terlihat lagi,” demikian Soeprapto. (mg2)

Tags: Acehbioskopfilm

Berita Terkait.

Mark-Lee
Gaya Hidup

Visual Mark Lee Disebut Berubah usai Tampil Solo di Thailand, Tuai Pro dan Kontra

Selasa, 30 Juni 2026 - 14:06
Launching
Gaya Hidup

Daewoong Luncurkan ENVLO di Indonesia, Hadirkan Terapi Diabetes Generasi Baru untuk Kendalikan Gula Darah hingga Lindungi Jantung dan Ginjal

Selasa, 30 Juni 2026 - 09:01
Holiday
Gaya Hidup

Liburan Sekolah Berkualitas Lewat Beragam Aktivitas Keluarga di Swiss Belresidences Rasuna Epicentrum

Selasa, 30 Juni 2026 - 08:40
Anggota Girl Group Ini Viral karena Meraba Payudara Anggota Lain di Depan Kamera
Gaya Hidup

Anggota Girl Group Ini Viral karena Meraba Payudara Anggota Lain di Depan Kamera

Senin, 29 Juni 2026 - 23:01
Diskusi
Gaya Hidup

Daewoong Soroti Rendahnya Capaian Target LDL pada Pasien Diabetes di PIT PERKENI 2026

Senin, 29 Juni 2026 - 08:49
Exciting Adventures on Australia’s Coral Coast, From Swimming to Sailing
Gaya Hidup

Exciting Adventures on Australia’s Coral Coast, From Swimming to Sailing

Minggu, 28 Juni 2026 - 22:01

BERITA POPULER

  • Ronaldo

    Hasil Piala Dunia: Ronaldo Pimpin Portugal Berpesta, Inggris Kehilangan Taji di Hadapan Ghana

    1727 shares
    Share 691 Tweet 432
  • Hasil Piala Dunia: Portugal Libas Uzbekistan 5-0, Martinez Sanjung Habis Cristiano Ronaldo

    1694 shares
    Share 678 Tweet 424
  • Hasil Piala Dunia 2026: Kalah Telak dari Prancis, Pelatih Norwegia Sengaja Simpan 10 Pemain Andalan

    1643 shares
    Share 657 Tweet 411
  • Hasil Piala Dunia Grup F: Jepang-Swedia Dampingi Belanda ke Fase Gugur

    1089 shares
    Share 436 Tweet 272
  • Piala Dunia 2026: Nagelsmann Ungkap Penyebab Kekalahan Jerman dari Ekuador

    1018 shares
    Share 407 Tweet 255
Pemain-Maroko
Olahraga

Hasil Piala Dunia: Bounou Jadi Pahlawan, Maroko Pulangkan Belanda via Tos-tosan

Editor Nelly Marinda Situmorang
Selasa, 30 Juni 2026 - 11:23

INDOPOSCO.ID - Maroko memastikan langkah ke babak 16 besar Piala Dunia 2026 setelah menyingkirkan Belanda melalui pertandingan yang berlangsung dramatis...

SelengkapnyaDetails
Julio-Enciso

Paraguay Singkirkan Jerman, Gustavo Gomez: Persatuan Jadi Kekuatan Kami

Selasa, 30 Juni 2026 - 09:41
Pemain-Brasil

Hasil Piala Dunia: Brasil Susah Payah Bekuk Jepang, Paraguay Singkirkan Jerman

Selasa, 30 Juni 2026 - 08:20
Ancelotti

Brasil Lolos ke 16 Besar, Carlo Ancelotti Sanjung Perlawanan Sengit Jepang

Selasa, 30 Juni 2026 - 08:10
Meski Diunggulkan, Ancelotti Ingatkan Brasil Waspadai Kejutan Jepang

Meski Diunggulkan, Ancelotti Ingatkan Brasil Waspadai Kejutan Jepang

Senin, 29 Juni 2026 - 22:11
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.