• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Internasional

Diplomat Afghanistan Minta Dunia Tolak Pengakuan Taliban

Ali Rachman Editor Ali Rachman
Kamis, 16 September 2021 - 12:01
in Internasional
Juru bicara Taliban Zabihullah Mujahid berbicara dalam konferensi pers di Kabul, Afganistan, Senin (6/9/2021). Foto: Antara/Reuters/Stringer/aww/cfo

Juru bicara Taliban Zabihullah Mujahid berbicara dalam konferensi pers di Kabul, Afganistan, Senin (6/9/2021). Foto: Antara/Reuters/Stringer/aww/cfo

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Sekelompok diplomat Afghanistan dari pemerintah yang digulingkan di Kabul telah mengeluarkan pernyataan bersama yang menyerukan agar para pemimpin dunia menolak pengakuan resmi terhadap Taliban.

Para diplomat itu juga mencela para pemimpin negara sekutu karena “membiarkan rakyat Afghanistan berada di bawah belas kasihan sebuah kelompok teroris.”

BacaJuga:

Tabrakan Maut Kereta Cepat di Spanyol, Kemlu: Belum Ada Laporan Korban WNI

Bahas Konflik Rusia-Ukraina dengan Parlemen Eropa, BKSAP DPR Dorong Solusi Damai

Dari Shanghai, SVOC ke-4 Soroti Inovasi dan Ketahanan Rantai Pasok Minyak Nabati

Pernyataan itu, yang disampaikan kepada Reuters sebelum dirilis ke publik, ditandatangani oleh puluhan pejabat yang beroperasi dalam semacam upaya diplomatik.

Para diplomat Afghanistan itu berupaya tanpa pemerintah untuk diwakili tetapi mereka masih bekerja dari misi di Amerika Serikat, Inggris, Prancis, Turki, serta sejumlah negara lain.

Para diplomat yang menandatangani surat pernyataan dengan kata- kata keras itu semuanya berpangkat di bawah duta besar.

“Kami berkecil hati setelah 20 tahun keterlibatan, para sekutu kami meninggalkan Afghanistan dan meninggalkan rakyat kami di bawah belas kasihan kelompok teroris,” demikian pernyataan para diplomat itu.

Surat pernyataan tersebut juga meminta para pemimpin dunia untuk menggunakan semua cara yang tersedia untuk menghentikan kekerasan Taliban terhadap perempuan, aktivis masyarakat sipil dan jurnalis.

Surat itu juga menyampaikan peringatan tentang implikasi global dari penggulingan pemerintah Afghanistan oleh Taliban.

“Keberhasilan Taliban dalam merebut kekuasaan melalui cara- cara ilegal dan kekerasan… memberanikan kelompok teroris serta ekstremis kekerasan di seluruh dunia,” tulis para diplomat Afghanistan itu.

Mereka juga menambahkan bahwa pengambilalihan kekuasaan dengan tindak kekerasan berarti “menormalkan kekerasan.”

Foto Ghani diturunkan

Jawad Raha, sekretaris pertama di kedutaan besar Afghanistan di Washington, mengatakan kepada Reuters bahwa pos terdepannya masih beroperasi.

Para diplomat di sana berfokus pada penyediaan layanan bagi warga Afghanistan yang tinggal di Amerika Serikat dan menarik perhatian dunia pada situasi di Afghanistan.

Raha mengatakan kedutaan telah menurunkan foto Ashraf Ghani setelah dia tiba- tiba meninggalkan kursi kepresidenan, meninggalkan negara itu pada 15 Agustus, dan meninggalkan Kabul hingga dikuasai Taliban.

“Kami semua kecewa, seperti kedutaan- kedutaan yang lain, (atas) metode ia (Ghani) meninggalkan negeri,” ujar Raha.

Ghani pada pekan lalu mengatakan dia pergi karena dia ingin menghindari pertumpahan darah dan membantah tuduhan dia mencuri jutaan dolar dalam perjalanannya keluar Afghanistan.

Pernyataan para diplomat Afghanistan itu juga menyerukan pembentukan misi pencari fakta internasional yang independen di Afghanistan” untuk memastikan keadilan dan akuntabilitas.”

Pernyataan itu juga menyerukan agar para pemimpin dunia mengkonsolidasikan upaya untuk menciptakan sebuah pemerintahan yang inklusif dan dinegosiasikan di Afghanistan, yakni pemerintahan” yang dapat diterima oleh semua orang Afghanistan, termasuk perempuan dan minoritas.” (mg1)

Sumber: Reuters
Dikutip dari: Antara

Tags: afghanistandiplomatTaliban

Berita Terkait.

pancasila
Internasional

Tabrakan Maut Kereta Cepat di Spanyol, Kemlu: Belum Ada Laporan Korban WNI

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 05:05
Bahas Konflik Rusia-Ukraina dengan Parlemen Eropa, BKSAP DPR Dorong Solusi Damai
Internasional

Bahas Konflik Rusia-Ukraina dengan Parlemen Eropa, BKSAP DPR Dorong Solusi Damai

Kamis, 29 Oktober 2026 - 21:17
Dari Shanghai, SVOC ke-4 Soroti Inovasi dan Ketahanan Rantai Pasok Minyak Nabati
Internasional

Dari Shanghai, SVOC ke-4 Soroti Inovasi dan Ketahanan Rantai Pasok Minyak Nabati

Selasa, 27 Oktober 2026 - 20:31
1
Internasional

Gemilang! Indonesia Sabet Juara Pertama di MAMF 2026 Korea Selatan, Pertahankan Gelar Dua Tahun Beruntun

Selasa, 27 Oktober 2026 - 08:46
udin
Internasional

Bidik Pasar Portugal, Menteri P2MI Perkuat Pemetaan Kebutuhan Pekerja Migran

Selasa, 27 Oktober 2026 - 02:20
riyadh
Internasional

Jangan Jadi Penonton! DPR Dorong RI Aktif Redam Konflik Houthi-Arab Saudi

Senin, 26 Oktober 2026 - 19:09

OLAHRAGA

Arisan Elqueen Berujung Buntung, 24 Warga Lebak-Pandeglang Tertipu Rp1,34 Miliar
Olahraga

Hadapi Duel Papan Atas, Stjepan Loncar Pastikan Persija Siap Tempur

Editor Nasuha
Sabtu, 31 Oktober 2026 - 17:13

INDOPOSCO.ID - Gelandang Persija Jakarta Stjepan Loncar mengingatkan timnya untuk mewaspadai tren positif Dewa United menjelang laga pekan kedelapan Super...

SelengkapnyaDetails
Jelang Laga Lawan Dewa United, Shin Tae-yong Minta Persija Tetap Waspada

Jelang Laga Lawan Dewa United, Shin Tae-yong Minta Persija Tetap Waspada

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 14:39
Super League Pekan 8: Persija Diuji Dewa United, Persib-PSS Bawa Misi Penting

Super League Pekan 8: Persija Diuji Dewa United, Persib-PSS Bawa Misi Penting

Jumat, 30 Oktober 2026 - 08:13
Wamendagri Tegaskan Kepercayaan Masyarakat Jadi Modal Utama Kepemimpinan Kepala Daerah

Krisis Tata Kelola Futsal, Pemilik Klub Minta PSSI Turun Tangan

Kamis, 29 Oktober 2026 - 20:57
catur

Borong 17 Medali, Percasi DKI Jakarta Kembali Rajai Kejurnas Catur 2026

Kamis, 29 Oktober 2026 - 13:43

BERITA POPULER

  • Karhutla Masih Marak, BNPB Ingatkan Pelaku Usaha Tak Bakar Lahan

    Kurangi Beban Dosen, Mendiktisaintek Bakal Tata Kembali Prodi untuk Efisiensi Kampus

    5157 shares
    Share 2063 Tweet 1289
  • Super League Pekan 8: Persija Diuji Dewa United, Persib-PSS Bawa Misi Penting

    1155 shares
    Share 462 Tweet 289
  • Penggerebekan Ponpes Hamalatul Qur’an Berbuntut Panjang, MUI Layangkan 5 Tuntutan ke Polri

    1114 shares
    Share 446 Tweet 279
  • Krisis Tata Kelola Futsal, Pemilik Klub Minta PSSI Turun Tangan

    1008 shares
    Share 403 Tweet 252
  • Kementerian PKP Bedah Rumah Warga Tak Mampu di Kampung Ambon

    1267 shares
    Share 507 Tweet 317
    Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to connect your Instagram account.

Verifikasi Dewan Pers

Status Verifikasi Dewan Pers : Administratif dan faktual dengan nomor sertifikat 1132/DP-Verifikasi/K/X/2023
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.