• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

Ini Kendala Identifikasi Korban Kebakaran Lapas Tangerang

Folber Siallagan Editor Folber Siallagan
Jumat, 10 September 2021 - 23:39
in Nasional
Sejumlah kantong jenazah korban kebakaran di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) kelas I Tangerang. Foto: Humas Lapas Tangerang

Sejumlah kantong jenazah korban kebakaran di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) kelas I Tangerang. Foto: Humas Lapas Tangerang

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Pusat Kedokteran dan Kesehatan (Pusdokkes) Kepolisian Indonesia menyampaikan, kendala mengidentifikasi jenazah korban kebakaran Lapas Kelas I Tangerang, Banten. Data-data antemortem dan post mortem tak lengkap misalnya.

Sespusdokkes Polri Kombes Pol. dr. Pramujoko mengatakan, bahwa proses identifikasi jenazah pada dasarnya tidak ada yang sulit. Secara teoritis bisa dikerjakan dengan baik.

BacaJuga:

Wamendikdasmen: Hari Anak Nasional Jadi Momentum Perkuat Pendidikan Berkualitas Lewat Bermain

Peringatan Hari Anak Nasional, KPAI Soroti Bahaya Candu Digital

HAN 2026, 88 Juta Anak Indonesia Dinilai Terancam Bullying Digital hingga Produk Adiktif

Hal itu sekaligus menjadi tantangan teori, namun secara tantangan praktis ada kendala yang dihadapinya dalam Disaster Victim Identification (DVI).

“Kendala kita hadapi tidak lengkapnya data-data antemortem. Jadi ada 2 data post mortem dan data antemortem tidak lengkap,” kata Pramujoko di Jakarta, Jumat (10/9/2021).

Selain itu, pihak keluarga korban tidak memiliki foto-foto khas tentang korban. Kondisi jenazah turut mempengaruhi proses identifikasi. Biasanya, jenazah sudah tidak utuh.

“Jadi misalnya punya tato, tapi keluarga enggak punya fotonya juga. Itu yang jadi kendala juga,” jelasnya.

Tim Disaster Victim Identification Mabes Polri kembali mengidentifikasi empat jenazah di Lapas Kelas 1 Tangerang. Antara lain atas nama Diyan Adi Priyana bin Kholil (44), Kusnadi bin Rauf (44), Busthanil Arifin bin Arwani (50) Alfin bin Marsum (23).

Korban pertama yang telah berhasil teridentifikasi yakni, Rudhi Alias Bin Ong Eng Cue. Peristiwa kebakaran di Blok C II Lapas Kelas I Tangerang menyebabkan 44 orang meninggal dunia karena terbakar. (dan)

 

Tags: Kebakaran LapasKebakaran Lapas TangerangLapas Kelas 1 TangerangPolri

Berita Terkait.

wamen
Nasional

Wamendikdasmen: Hari Anak Nasional Jadi Momentum Perkuat Pendidikan Berkualitas Lewat Bermain

Kamis, 23 Juli 2026 - 22:12
Game
Nasional

Peringatan Hari Anak Nasional, KPAI Soroti Bahaya Candu Digital

Kamis, 23 Juli 2026 - 19:48
Siswa
Nasional

HAN 2026, 88 Juta Anak Indonesia Dinilai Terancam Bullying Digital hingga Produk Adiktif

Kamis, 23 Juli 2026 - 18:27
I-dewa-Gede
Nasional

Menjemput Lulusan SD Tidak Masuk SMP di Karangasem Berbekal Hypnoparenting

Kamis, 23 Juli 2026 - 15:44
BRIN Kembangkan Katalis Baru, Produksi Bioavtur dari Biomassa Makin Efisien
Nasional

BRIN Kembangkan Katalis Baru, Produksi Bioavtur dari Biomassa Makin Efisien

Kamis, 23 Juli 2026 - 14:03
Izin
Nasional

Bea Cukai Terbitkan Izin Toko Bebas Bea untuk PT Eco Prima

Kamis, 23 Juli 2026 - 13:42

BERITA POPULER

  • epi

    Desa Berdaya Energi Berbuah Hasil, Populasi Kambing Perah dan Pendapatan Peternak Meningkat

    3193 shares
    Share 1277 Tweet 798
  • Spanyol vs Argentina: De la Fuente Tuntut Wasit Pimpin Final dengan Sangat Ketat

    1414 shares
    Share 566 Tweet 354
  • Tokoh Banten Mulyadi Jayabaya Sesalkan Ada Oknum Pejabat Dikaitkan Aksi Penculikan Aktivis

    1126 shares
    Share 450 Tweet 282
  • Koran Indoposco Edisi 10 November 2023

    2810 shares
    Share 1124 Tweet 703
  • Jelang Final Piala Dunia 2026, Scaloni Keluhkan Singkatnya Waktu Pemulihan Argentina

    823 shares
    Share 329 Tweet 206
Champions
Olahraga

Pimpin Revolusi Spanyol Rebut Piala Dunia Kedua, Rodri: Kami Mampu Kendalikan Semua Laga

Editor Nelly Marinda Situmorang
Selasa, 21 Juli 2026 - 12:24

INDOPOSCO.ID - Spanyol tidak hanya mengangkat Trofi Piala Dunia 2026. La Roja juga mengirim pesan tegas kepada dunia bahwa dominasi...

SelengkapnyaDetails
Messi

Messi Usai Final Piala Dunia 2026: Butuh Waktu Sembuhkan Luka Ini

Selasa, 21 Juli 2026 - 11:13
Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Senin, 20 Juli 2026 - 11:39
Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Senin, 20 Juli 2026 - 11:00
Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Senin, 20 Juli 2026 - 09:32
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.