• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

Atasi Kesehatan Paru, Konas PDPI Garap Program Kerja. Ini Hasilnya

Juni Armanto Editor Juni Armanto
Sabtu, 4 September 2021 - 21:44
in Nasional
indoposco

Perawat mengecek infus seorang pasien Tuberkulosis (TBC) yang sedang dirawat di RSUD Doris Sylvanus, Palangkaraya, Kalimantan Tengah, Jumat (13/3/2020). Foto : Antara/Makna Zaezar/pd

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Untuk pengendalian dan pemberantasan masalah kesehatan paru, Kongres Nasional (Konas) XVI Perhimpunan Dokter Paru Indonesia (PDPI) 2021 menggagas sejumlah program kerja.

“Masalah polusi udara, konsumsi rokok yang tinggi dan kepatuhan tidak merokok di tempat umum yang rendah, penularan penyakit paru belum terkendali masih menjadi masalah utama di Indonesia,” kata Ketua Umum Panitia Konas PDPI Agus Dwi Susanto dalam agenda webinar yang dipantau secara virtual di Jakarta, Sabtu (4/9/2021).

BacaJuga:

Prabowo Salat Id di Aceh, Gibran di Masjid Istiqlal Jakarta

Untuk Pemudik, Siapkan Diri! Puncak Arus Balik Lebaran Diprediksi 24 Maret 2026

Ketua DPR RI: Idulfitri 1447 H, Momentum Pererat Kebersamaan untuk Indonesia yang Lebih Baik

”Persoalan terkait kesehatan paru juga ditambah dengan kejadian re-emerging disease yang menjadi ancaman seperti Covid-19 masih menjadi hal utama yang menyebabkan kesakitan, kematian dan berdampak pada produktifitas dan pembiayaan kesehatan yang tinggi,” ujar Agus.

Ia mengatakan, salah satu penyakit yang masih menjadi tantangan adalah tuberculosis (TBC). Data terakhir 2020 menunjukkan besarnya kasus secara nasional mencapai 67 persen, terjadi pada usia produktif sebesar 15 hingga 54 persen, dan 9 persen pada usia anak kurang dari 15 tahun terkena TBC.

Menurut Agus, Indonesia merupakan salah satu negara dengan beban TBC tertinggi di dunia dengan perkiraan jumlah orang yang jatuh sakit akibat TBC mencapai 845.000 dengan angka kematian sebanyak 98.000 atau setara dengan 11 kematian per jam.

“PDPI sebagai organisasi yang yang beranggotakan dokter di bidang Pulmonologi dan Kedokteran Respirasi selalu memiliki komitmen dalam menangani permasalahan di bidang respirasi termasuk dalam rangka penanggulangan TBC dengan berperan aktif dalam promotif, preventif dan penanganan kasus-kasus TBC sesuai dengan pengobatan standar,” katanya dilansir Antara.

Peserta acara tersebut diingatkan untuk senantiasa menjadikan TBC sebagai salah satu topik yang dibahas dengan menampilkan data-data terbaru, penanganan terbaru dan strategi-strategi terbaru untuk mendukung eliminasi TBC 2030.

“Oleh karena itu, dalam menyambut PP No 67/2021 tentang Penanggulangan Tuberkulosis akan senantiasa berkomitmen dan bersinergi terhadap kebijakan tersebut,” tandasnya.

PDPI bersepakat untuk menerapkan upaya penguatan program di antaranya menyiapkan dan mengimplementasikan perencanaan melalui pemetaan area yang dilaporkan mengalami penurunan kasus selama Pandemi Covid-19, penemuan kasus secara intensif melalui active case finding pada wilayah dan populasi rentan serta menyediakan nutrisi untuk pasien TBC dan keluarganya.

Penguatan juga dilakukan pada upaya meningkatkan pemanfaatan teknologi digital seperti tele consultations untuk meningkatkan akses ke layanan kesehatan, layanan virtual pada pasien TBC, monitoring dan tatalaksana.

“Penguatan program juga kita terapkan pada level komunitas melalui community capacity building dan community networks,” katanya.

Terakhir, lanjut Agus, adalah penguatan pada pemanfaatan penelitian untuk kebaikan pasien.

“Tuberkulosis perlu menjadi kegiatan lintas program atau sektor dengan program dan dukungan sumber daya. Penanganan TBC juga meliputi masalah kesehatan terkait HIV, DM, rokok, gizi dan lain-lain,” ungkapnya.

Untuk itu Agus berpesan kepada seluruh anggota untuk terus memperkuat peran dokter spesialis paru dalam penanganan pasien sesuai paduan, penyuluhan kesehatan, pendidikan tenaga Kesehatan, dokter, dokter spesialis.

“Kita juga memperkuat komunikasi dengan sektor kesehatan pusat dan daerah, melakukan advokasi lintas sektor pemerintah dan swasta, melakukan publikasi ilmiah dan popular, riset dasar, klinik dan kajian lapangan serta menjadi garda utama eliminasi TBC,” katanya. (aro)

Tags: Kesehatan ParuPDPIProgram Kerja

Berita Terkait.

Presiden-RI
Nasional

Prabowo Salat Id di Aceh, Gibran di Masjid Istiqlal Jakarta

Sabtu, 21 Maret 2026 - 09:21
Untuk Pemudik, Siapkan Diri! Puncak Arus Balik Lebaran Diprediksi 24 Maret 2026
Nasional

Untuk Pemudik, Siapkan Diri! Puncak Arus Balik Lebaran Diprediksi 24 Maret 2026

Jumat, 20 Maret 2026 - 23:41
Ketua DPR RI: Idulfitri 1447 H, Momentum Pererat Kebersamaan untuk Indonesia yang Lebih Baik
Nasional

Ketua DPR RI: Idulfitri 1447 H, Momentum Pererat Kebersamaan untuk Indonesia yang Lebih Baik

Jumat, 20 Maret 2026 - 22:33
RI Kirim Pasukan ke Gaza, Prabowo Tegaskan Bukan untuk Melucuti Hamas
Nasional

RI Kirim Pasukan ke Gaza, Prabowo Tegaskan Bukan untuk Melucuti Hamas

Jumat, 20 Maret 2026 - 19:16
Termasuk Yaqut, 67 Tahanan KPK Ikuti Salat Idul Fitri
Nasional

Termasuk Yaqut, 67 Tahanan KPK Ikuti Salat Idul Fitri

Jumat, 20 Maret 2026 - 17:45
10 OTT Kepala Daerah Jadi Cermin, KPK Soroti Pola Korupsi Berulang
Nasional

10 OTT Kepala Daerah Jadi Cermin, KPK Soroti Pola Korupsi Berulang

Jumat, 20 Maret 2026 - 17:30

BERITA POPULER

  • Yuniar

    BPN Jawa Barat Instruksikan Seluruh Kantor Pertanahan Buka Selama Cuti Bersama

    2635 shares
    Share 1054 Tweet 659
  • Dukung Kenyamanan Ibadah, Alfamidi-Unilever Kembali Bersihkan Ratusan Masjid di Indonesia

    823 shares
    Share 329 Tweet 206
  • Kasus Andrie Yunus, Amnesty Singgung Warisan Jokowi dan Ancaman Otoritarianisme

    741 shares
    Share 296 Tweet 185
  • Dinilai Sakit Jiwa Fans ENHYPEN Dikecam karena Rencana Aksi Gangguan Terkait Hengkangnya Heeseung

    806 shares
    Share 322 Tweet 202
  • Oknum TNI Ditangkap Usai Diduga Jual Senjata Organik ke Papua Nugini

    711 shares
    Share 284 Tweet 178
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.