• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Headline

Kebocoran Data Aplikasi eHAC, Masyarakat Bisa Menuntut?

Redaksi Editor Redaksi
Selasa, 31 Agustus 2021 - 16:44
in Headline
indoposco

Tampilan aplikasi eHAC di PlayStore. (Tangkapan layar handphone)

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Tingkat keamanan data yang dikelola pemerintah patut dipertanyakan menyuasul dugaan kebocoran data aplikasi electronic-Health Alert Card (eHAC).

Sebab, kejadian serupa bukan kali pertama. Beberapa saat yang lalu masyarakat dikejutkan ada dugaan kebocoran data Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan.

BacaJuga:

Yaqut Tak Terlihat di Rutan saat Lebaran, KPK Akhirnya Buka Suara

Pejabat hingga Mantan Presiden Hadiri “Open House” Prabowo di Istana Merdeka

Diskon Tol 30 Persen Arus Balik, Polri Minta Pemudik Atur Waktu Pulang

“Ini tentu jadi preseden buruk, jika data yang harusnya dilindungi oleh pemerintah justru terjadi kebocoran,” kata pengurus YLKI Agus Suyanto melalui gawai di Jakarta, Selasa (31/8/2021).

Kementerian Kesehatan (Kemenkes) sebagai pengelola aplikasi eHAC harus memberikan, akses melalui aplikasi pada publik untuk memeriksa apakah data mereka termasuk yang ikut bocor.

Bila merugikan, maka bukan tidak mungkin masyarat dapat menggugat perihal kebocoran data itu. “Terkait gugatan kebocoran data, publik bisa saja menggugat kebocoran data itu, jika terbukti dan menimbulkan kerugian,” imbuh Agus.

Namun, prosesnya akan sulit dilakukan sebab harus diketahui secara pasti dari mana data tersebut bisa bocor.

Kebocoran data apakah juga melibatkan pihak ketiga dalam bentuk kerja sama. Bagaimana bentuk kerja sama dan seberapa besar pihak-pihak tersebut dapat mengakses data.

“Secara umum masyarakat memang dalam posisi yang lemah ketika berhadapan dengan perlindungan data,” tutur Agus. Maka, masyarakat perlu memperhatikan dan peduli dengan data pribadi sebelum diserahkan ke pihak tertentu.

Sebanyak 1,3 juta data pengguna aplikasi electronic Health Alert Card diduga bocor. Laporan itu pertama kali diungkap oleh peneliti dari vpnMentor.

Kemenkes telah menyarankan para pengguna Indonesia Health Alert Card versi lama supaya menghapus aplikasi itu, karena diduga mengalami kebocoran data.

“Pemerintah juga meminta untuk meng-uninstall, men-delete aplikasi eHAC yang lama dan terpisah,” ujar Kapusdatin Kemenkes, Anas Ma’ruf. (dan)

Tags: Aplikasi eHACkebocoran dataYLKI:

Berita Terkait.

Yaqut Tak Terlihat di Rutan saat Lebaran, KPK Akhirnya Buka Suara
Headline

Yaqut Tak Terlihat di Rutan saat Lebaran, KPK Akhirnya Buka Suara

Sabtu, 21 Maret 2026 - 23:15
Polri Antisipasi Lonjakan Mudik Lokal dan Arus Balik Lebaran 2026
Headline

Pejabat hingga Mantan Presiden Hadiri “Open House” Prabowo di Istana Merdeka

Sabtu, 21 Maret 2026 - 22:01
Diskon Tol 30 Persen Arus Balik, Polri Minta Pemudik Atur Waktu Pulang
Headline

Diskon Tol 30 Persen Arus Balik, Polri Minta Pemudik Atur Waktu Pulang

Sabtu, 21 Maret 2026 - 21:45
Cerita Warga Masuk Istana saat “Open House” Lebaran, Sampai Menangis Haru
Headline

Cerita Warga Masuk Istana saat “Open House” Lebaran, Sampai Menangis Haru

Sabtu, 21 Maret 2026 - 20:21
DPRD DKI Ingatkan Pendatang Baru: Jangan ke Jakarta Hanya Modal Nekat
Headline

Lebaran 2026, Kakorlantas: Lalu Lintas Terkendali Meski Mobilitas Tinggi

Sabtu, 21 Maret 2026 - 19:45
Operation Ketupat 2026: Eid Exodus Traffic Up 4.26 Percent Year-on-Year
Headline

Operation Ketupat 2026: Eid Exodus Traffic Up 4.26 Percent Year-on-Year

Sabtu, 21 Maret 2026 - 18:40

BERITA POPULER

  • Yuniar

    BPN Jawa Barat Instruksikan Seluruh Kantor Pertanahan Buka Selama Cuti Bersama

    2658 shares
    Share 1063 Tweet 665
  • Kasus Andrie Yunus, Amnesty Singgung Warisan Jokowi dan Ancaman Otoritarianisme

    834 shares
    Share 334 Tweet 209
  • Dukung Kenyamanan Ibadah, Alfamidi-Unilever Kembali Bersihkan Ratusan Masjid di Indonesia

    829 shares
    Share 332 Tweet 207
  • Lebaran 2026, Kakorlantas: Lalu Lintas Terkendali Meski Mobilitas Tinggi

    806 shares
    Share 322 Tweet 202
  • Oknum TNI Ditangkap Usai Diduga Jual Senjata Organik ke Papua Nugini

    712 shares
    Share 285 Tweet 178
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.