• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Ekonomi

Pendapatan Negara Capai Rp1.031,5 Triliun Per Juli 2021

Ali Rachman Editor Ali Rachman
Rabu, 25 Agustus 2021 - 23:07
in Ekonomi
Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati dalam Konferensi Pers APBN KiTA secara daring di Jakarta, Rabu (25/8/2021). Foto: Antara/Agatha Olivia

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati dalam Konferensi Pers APBN KiTA secara daring di Jakarta, Rabu (25/8/2021). Foto: Antara/Agatha Olivia

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menyebutkan realisasi pendapatan negara hingga akhir Juli 2021 mencapai Rp1.031,5 triliun atau 59,2 persen dari target Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) sebesar Rp1.743,6 triliun.

Sri Mulyani menuturkan pendapatan tersebut tumbuh 11,8 persen (year on year/yoy) dibandingkan periode sama 2020 yaitu sebesar Rp922,5 triliun yang turun 12,3 persen dari Juli 2019.

BacaJuga:

Berbasis Gotong Royong, Desa Manemeng Perkuat Ekosistem Ekonomi Kerakyatan melalui Program Desa BRILiaN

Beli Obat Lebih Mudah melalui Super Apps BRImo, Hadirkan Layanan Pesanan Obat Antar ke Rumah

Rupiah Melemah Dipicu Kenaikan Harga Minyak Brent dan WTI 

“APBN mencerminkan kondisi ekonomi yang mulai menunjukkan suatu turn around yang ter-capture dari sisi pendapatan kita,” katanya dalam konferensi pers APBN KiTA secara daring di Jakarta, Rabu (25/8).

Sri Mulyani menyatakan pendapatan negara itu terdiri atas penerimaan pajak Rp647,7 triliun, bea dan cukai Rp141,2 triliun, serta Penerima Negara Bukan Pajak (PNBP) Rp242, 1 triliun.

Secara rinci penerimaan pajak Rp647,7 triliun itu merupakan 52,7 persen dari target APBN sebesar Rp1.229,6 triliun yang meningkat 7,6 persen (yoy) dibanding realisasi periode sama tahun lalu senilai Rp602 triliun.

Kemudian, penerimaan bea dan cukai sebesar Rp141,2 triliun merupakan 65,7 persen dari target APBN Rp215 triliun dan mampu tumbuh 29,5 persen dari periode Juli 2020 Rp109,1 triliun.

Penerimaan bea cukai meningkat didorong pertumbuhan bea masuk yang tumbuh 9,2 persen karena peningkatan tren kinerja impor nasional terutama pada sektor industri pengolahan dan sektor perdagangan.

Kemudian, juga didukung oleh pertumbuhan cukai sebesar 18,2 persen karena adanya cukai hasil tembakau (CHT) yang tumbuh sebagai efek dari limpahan pelunasan kredit pita cukai akhir 2020 pada awal 2021.

“Cukai tumbuh 18,2 persen turut didorong oleh efektivitas kebijakan penyesuaian tarif dan pengawasan operasi Gempur,” ujarnya, dikutip dari Antara.

Untuk bea keluar tumbuh 888,7 persen didorong peningkatan ekspor komoditas tembaga dan tingginya harga produk kelapa sawit.

Selanjutnya, untuk PNBP yang pada Juli 2021 sebesar Rp242,1 triliun atau 81,2 persen dari target Rp298,2 triliun tumbuh 15,8 persen dibanding Juli tahun lalu Rp209 triliun. (mg3)

Tags: Kemenkeupendapatan negarasri mulyani indrawati

Berita Terkait.

Beli Obat Lebih Mudah melalui Super Apps BRImo, Hadirkan Layanan Pesanan Obat Antar ke Rumah
Ekonomi

Berbasis Gotong Royong, Desa Manemeng Perkuat Ekosistem Ekonomi Kerakyatan melalui Program Desa BRILiaN

Selasa, 31 Maret 2026 - 21:37
Beli Obat Lebih Mudah melalui Super Apps BRImo, Hadirkan Layanan Pesanan Obat Antar ke Rumah
Ekonomi

Beli Obat Lebih Mudah melalui Super Apps BRImo, Hadirkan Layanan Pesanan Obat Antar ke Rumah

Selasa, 31 Maret 2026 - 20:45
Ekonomi

Rupiah Melemah Dipicu Kenaikan Harga Minyak Brent dan WTI 

Selasa, 31 Maret 2026 - 18:34
IHSG Ditutup Melemah, Dipicu Kombinasi Sentimen Domestik dan Mancanegara
Ekonomi

IHSG Ditutup Melemah, Dipicu Kombinasi Sentimen Domestik dan Mancanegara

Selasa, 31 Maret 2026 - 17:31
Ledvance-Leven-Ca
Ekonomi

Lampu Osram Kembali ke Indonesia, Sasar Pasar Komersial dan Rumah Tangga

Selasa, 31 Maret 2026 - 14:42
ut
Ekonomi

EDGE Advanced untuk UT Corporate University, Standar Hijau yang Terlampaui

Selasa, 31 Maret 2026 - 14:04

BERITA POPULER

  • Kekuatan Kolaborasi Tumbuhkan Penghimpunan Ramadan 1447 H Dompet Dhuafa Lampaui 15%

    Jelang FIFA Series, Jay Idzes Bocorkan Atmosfer Baru Timnas Indonesia

    1240 shares
    Share 496 Tweet 310
  • Warga Aceh Dikeroyok di Polda Metro Jaya, DPD RI: Ini Tamparan Keras bagi Penegakan Hukum

    1063 shares
    Share 425 Tweet 266
  • Rehabilitasi Pascabencana Sumatera, Tito Minta Daerah Aman Bantu Daerah Rusak Parah

    953 shares
    Share 381 Tweet 238
  • Kemnaker: Ratusan Aduan Pelanggaran THR, 173 Kasus Sudah Selesai dan 1.400-an Berproses

    864 shares
    Share 346 Tweet 216
  • DPR Minta OJK yang Baru Segera Tangani Kasus Dana Syariah Rp2,47 Triliun

    787 shares
    Share 315 Tweet 197
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.