INDOPOSCO.ID – Kamis (19/8), Presiden Afghanistan Ashraf Ghani, yang meninggalkan Kabul pada Minggu (15/8) malam setelah kelompok Taliban mengambil alih istana presiden di ibu kota Afghanistan itu, saat ini dipastikan berada di Uni Emirat Arab (UAE).
Kementerian Luar Negeri serta Kerja Sama Internasional Uni Emirat Arab pada Rabu (18/8) mengonfirmasi kalau UAE menyambut Presiden Afghanistan Mohammad Ashraf Ghani bersama keluarga ke negaranya atas “alasan kemanusiaan”.
Taliban menyatakan perang di Afghanistan telah berakhir setelah Ghani berangkat ke negara lain serta pasukan yang dipimpin oleh AS angkat kaki.
Pada saat bersamaan, negara-negara Barat lainnya juga bergegas mengevakuasi warga negara mereka.
Ibu kota Afghanistan, Kabul, berada dalam kondisi relatif damai selama beberapa hari sejak Taliban menguasai kota itu pada Minggu (15/8).
Taliban pada Selasa (17/8) menyatakan pihaknya berencana membentuk pemerintahan inklusif di Afghanistan serta tidak ingin memiliki musuh internal maupun eksternal.
Pasukan militer pimpinan AS melancarkan invasi ke Afghanistan pada 2001 dengan alasan memerangi terorisme serta melengserkan rezim Taliban. (Mg2)




















