• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Ekonomi

Begini Strategi Pemerintah Tingkatkan Ketersediaan Biomassa

Ali Rachman Editor Ali Rachman
Kamis, 12 Agustus 2021 - 21:19
in Ekonomi
indoposco

Perusahaan Listrik Negara (PLN) memanfaatkan hasil olahan sampah biomassa (pelet) menjadi bahan bakar pembangkit listrik tenaga uap (PLTU) Ropa di Ende, Nusa Tenggara Timur. Foto: Antara/Ho-Humas PLN

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) telah menyusun rencana strategis untuk meningkatkan ketersediaan energi baru terbarukan berbasis biomassa dengan memanfaatkan potensi daerah.

Direktur Jenderal Energi Baru Terbarukan dan Konservasi Energi Kementerian ESDM, Dadan Kusdiana mengatakan, pemerintah mengajak perusahaan dan masyarakat agar berkolaborasi dalam mengembangkan pembangkit listrik tenaga biomassa tersebut.

BacaJuga:

PNM Dorong Anak Nasabah Naik Kelas Lewat Kompetisi Bisnis MEA 2026

Pertamina Drilling Tuntaskan 90 Sumur di Rokan, Efisiensi Pengeboran Terus Digenjot

PT Pegadaian Kembali Gelar “Badai Emas 2026”, Siapkan Total Hadiah 1,88 Kilogram Emas

“Pembangkit dioperasikan oleh perusahaan, kemudian perusahaan bekerja sama dengan masyarakat untuk mengembangkan bahan baku,” katanya dalam diskusi daring yang dipantau di Jakarta, Kamis (12/8).

Dadan mengungkapkan salah satu pengusahaan energi berbasis biomassa yang telah berjalan baik ada di Merauke, Papua, yang dioperasikan oleh PT Medco Energi.

Pembangkit biomassa itu menghasilkan listrik berkapasitas 3,5 megawatt yang jual kepada PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) untuk melistriki daerah tersebut.

Selain melibatkan perusahaan dalam pembangunan pembangkit biomassa, pemerintah juga mendorong masyarakat untuk bisa memproduksi energi biomassa skala kecil.

“Nanti untuk pembangkit kecil didorong dengan dana pemerintah yang sekarang kami pikirkan adalah dengan dana alokasi khusus (DAK),” ujar Dadan, sepertid dilansir Antara.

Direktur Operasi Medco Energi Budi Basuki mengungkapkan pembangkit listrik biomassa di Merauke, merupakan pembangkit listrik swasta pertama dengan energi baru terbarukan yang ada di Papua.

Menurutnya, pengoperasian pembangkit tersebut menunjukkan keberhasilan public private partnership antara PLN dan Medco Energi dengan dukungan pendanaan dari pemerintah melalui Badan Layanan Umum Badan Pengelola Dana Lingkungan Hidup( BPDLH) Kementerian Keuangan dan PT Sarana Multi Infrastruktur (SMI).

“Total investasinya Rp140 miliar yang terjadi di wilayah terujung Indonesia bagian timur Merauke. Kami mencoba ini sebagai pilot project,” ungkap Budi.

Lebih lanjut dia menyampaikan bahwa pemanfaatan biomassa yang bersumber dari hutan tanaman industri menjadi energi hijau yang berkelanjutan, sekaligus memberikan sumbangan pengurangan emisi yang besar karena sifatnya yang karbon netral.

“Selain itu, telah terbukti pembangkit ini bisa mengurangi biaya pembangkitan dan import BBM, serta menggunakan sumber daya lokal,” pungkas Budi.

Kementerian ESDM mencatat potensi bioenergi di Indonesia mencapai 32,6 gigawatt dengan angka pemanfaatan sebesar 1,9 gigawatt atau sekitar 5,7 persen.

Bioenergi merupakan salah satu energi ramah lingkungan yang didapatkan dari sumber biologis umumnya biomassa berupa limbah industri kayu, jerami, hasil pertanian seperti tebu dan singkong yang dapat diolah menjadi bahan bakar.

Kotoran hewan dan sampah organik juga merupakan biomassa yang dapat dimanfaatkan untuk menghasilkan bioenergi. Energi dari biomassa merupakan salah satu bagian dari siklus karbon.

Pemanfaatan teknologi bioenergi tidak hanya meningkatkan ketahanan energi nasional, tetapi memberikan kontribusi bagi penyediaan energi bersih yang dapat menekan emisi karbon.

Pemerintah telah mencanangkan kawasan hutan produksi yang khusus diperuntukan untuk pembangunan hutan energi sebagai sumber bahan baku bioenergi dalam upaya meningkatkan kapasitas pemanfaatan biomassa sebagai energi bersih. (mg1)

Tags: biomassaEnergi Terbarukankementerian esdmMedco Energi

Berita Terkait.

pnm
Ekonomi

PNM Dorong Anak Nasabah Naik Kelas Lewat Kompetisi Bisnis MEA 2026

Senin, 26 Oktober 2026 - 21:21
Pertamina Drilling Tuntaskan 90 Sumur di Rokan, Efisiensi Pengeboran Terus Digenjot
Ekonomi

Pertamina Drilling Tuntaskan 90 Sumur di Rokan, Efisiensi Pengeboran Terus Digenjot

Senin, 26 Oktober 2026 - 13:48
Bea Cukai Purwakarta Gagalkan Penyelundupan 225.000 Batang Rokok Ilegal di Tol Cipali  ​
Ekonomi

PT Pegadaian Kembali Gelar “Badai Emas 2026”, Siapkan Total Hadiah 1,88 Kilogram Emas

Senin, 26 Oktober 2026 - 13:43
Bea Cukai Purwakarta Gagalkan Penyelundupan 225.000 Batang Rokok Ilegal di Tol Cipali  ​
Ekonomi

Jambore Kumitra 2026 Hadir di Kalsel, Kementerian UMKM Perluas Akses Pembiayaan dan Pasar

Senin, 26 Oktober 2026 - 12:36
Bea Cukai Purwakarta Gagalkan Penyelundupan 225.000 Batang Rokok Ilegal di Tol Cipali  ​
Ekonomi

Elnusa dan PHR Garap Survei Seismik 688,5 Km, Bidik Potensi Migas Lampung–Sumsel

Senin, 26 Oktober 2026 - 12:26
Ekspor
Ekonomi

Ekspor Indonesia Tembus USD 193,64 Miliar, Kemendag Genjot Produk Lokal

Minggu, 25 Oktober 2026 - 18:08

OLAHRAGA

Legislator Ini Minta Pembinaan Fokus pada Potensi Unik Anak saat Buka Turnamen KU-12
Olahraga

Legislator Ini Minta Pembinaan Fokus pada Potensi Unik Anak saat Buka Turnamen KU-12

Editor Nasuha
Senin, 26 Oktober 2026 - 13:53

INDOPOSCO.ID – Anggota Komisi X DPR RI, Abdul Fikri Faqih menegaskan bahwa pembinaan olahraga usia dini harus berfokus pada pengembangan...

SelengkapnyaDetails
Jakarta Sukses Gelar JRF 2026 dan Konser Ye, Bawa Dampak Ekonomi bagi Warga

Jakarta Sukses Gelar JRF 2026 dan Konser Ye, Bawa Dampak Ekonomi bagi Warga

Senin, 26 Oktober 2026 - 09:34
BLISPI

Cetak Bintang Sepak Bola dari Daerah, Ketua DPD RI Buka BLISPI Youth Cup V di Bekasi

Minggu, 25 Oktober 2026 - 16:16
NOC Indonesia

Menuju Dakar 2026, NOC Indonesia Resmi Lepas 12 Atlet Muda Terbaik

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 02:22
champion

Hasil Liga Champions: MU Dipermak Como, Bayern Gagal Menang Atas Arsenal

Kamis, 22 Oktober 2026 - 10:10

BERITA POPULER

  • Karhutla Masih Marak, BNPB Ingatkan Pelaku Usaha Tak Bakar Lahan

    Kurangi Beban Dosen, Mendiktisaintek Bakal Tata Kembali Prodi untuk Efisiensi Kampus

    4293 shares
    Share 1717 Tweet 1073
  • Kementerian PKP Bedah Rumah Warga Tak Mampu di Kampung Ambon

    1155 shares
    Share 462 Tweet 289
  • Eks Konsesi TPL Seluas 638 Hektar di Humbang Hasundutan Resmi Dikelola Kelompok Tani Lewat Perhutanan Sosial

    942 shares
    Share 377 Tweet 236
  • Atasi Suhu Panas, Pemprov Jakarta Gelar Operasi Modifikasi Cuaca

    940 shares
    Share 376 Tweet 235
  • Bea Cukai Gagalkan Pengangkutan 1,6 Juta Batang Rokok Ilegal di Tol Ciperna

    906 shares
    Share 362 Tweet 227
    Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to connect your Instagram account.

Verifikasi Dewan Pers

Status Verifikasi Dewan Pers : Administratif dan faktual dengan nomor sertifikat 1132/DP-Verifikasi/K/X/2023
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.