• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Headline

ICJR: Kasus Dinar Candy Tidak Penuhi Unsur Ketelanjangan

Ali Rachman Editor Ali Rachman
Sabtu, 7 Agustus 2021 - 13:52
in Headline
DJ dan selebgram Dinar Candy. Foto: Instagram/@dinar_candy

DJ dan selebgram Dinar Candy. Foto: Instagram/@dinar_candy

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Peneliti Institute for Criminal Justice Reform (ICJR) Maidina Rahmawati mengatakan, penggunaan pasal UU Pornografi pada kasus Dinar Candy adalah tidak tepat, karena tidak memenuhi unsur ketelanjangan.

“Kata ketelanjangan ini lebih eksplisit dengan memperlihatkan jenis kelamin. Jadi Dinar Candy tidak memenuhi unsur tersebut,” kata Maidina Rahmawati dalam acara daring, Sabtu (7/8/2021).

BacaJuga:

Trump Ingin Akhiri Perang dengan Iran dalam Beberapa Pekan Mendatang 

MAKI Minta Komisi III DPR Bentuk Panja Usut Pengalihan Penahanan Yaqut

KAI Klaim Program Motis Lebaran Dukung Kelancaran Mudik 2026

Implementasi UU Pornografi, menurut dia, masih menuai perdebatan publik. Pasalnya, penerapannya menuai diskriminasi, khususnya pada perempuan.

“Rujukan UU ini kan KUHP yakni pelanggaran kesusilaan. Jadi aparat penegak hukum (APH) harus bisa menjelaskan konteks perbuatan itu merusak kesusilaan publik,” ungkapnya.

“Kasus ini bagian dari ekspresi di masa pandemi yang tidak mudah (tekanan sosial hingga masalah ekonomi),” imbuhnya.

Dikataan dia, berekspresi dengan cara tersebut bertentangan dengan normal sosial. Namun penyelesaian dengan hukum pidana, menurutnya juga tidak tepat. Karena dalam hukum pidana sendiri memiliki batasan-batasan.

“Kita punya diskursus penanganan ini, jadi tidak harus dengan hukum pidana. Karena ini tidak berdasar,” katanya.

“Ekspresi seperti ini kembali ke politik hukum di Indonesia. Apakah harus fokus dengan masalah-masalah seperti ini. Atau perlu menghidupkan ruang-ruang diskursus untuk ini,” imbuhnya. (nas)

Tags: Dinar CandyICJRpornografiprotes PPKMUU Pornografi

Berita Terkait.

Trump Ingin Akhiri Perang dengan Iran dalam Beberapa Pekan Mendatang 
Headline

Trump Ingin Akhiri Perang dengan Iran dalam Beberapa Pekan Mendatang 

Kamis, 26 Maret 2026 - 21:16
MAKI Minta Komisi III DPR Bentuk Panja Usut Pengalihan Penahanan Yaqut
Headline

MAKI Minta Komisi III DPR Bentuk Panja Usut Pengalihan Penahanan Yaqut

Kamis, 26 Maret 2026 - 20:33
Sepeda-Motor
Headline

KAI Klaim Program Motis Lebaran Dukung Kelancaran Mudik 2026

Kamis, 26 Maret 2026 - 11:42
Belajar
Headline

Pemerintah Siapkan SE Menteri Terapkan Pembelajaran Tatap Muka Pascalebaran

Kamis, 26 Maret 2026 - 09:00
1,9 Juta Pemudik Tiba di Jakarta, Sisa 1,4 Juta Orang Masih di Perjalanan
Headline

1,9 Juta Pemudik Tiba di Jakarta, Sisa 1,4 Juta Orang Masih di Perjalanan

Rabu, 25 Maret 2026 - 23:57
Menlu Jerman Dukung Inisiatif Diplomasi Trump untuk Akhiri Konflik dengan Iran
Headline

Menlu Jerman Dukung Inisiatif Diplomasi Trump untuk Akhiri Konflik dengan Iran

Rabu, 25 Maret 2026 - 23:45

BERITA POPULER

  • Kekuatan Kolaborasi Tumbuhkan Penghimpunan Ramadan 1447 H Dompet Dhuafa Lampaui 15%

    Jelang FIFA Series, Jay Idzes Bocorkan Atmosfer Baru Timnas Indonesia

    1153 shares
    Share 461 Tweet 288
  • Lebaran 2026, Kakorlantas: Lalu Lintas Terkendali Meski Mobilitas Tinggi

    978 shares
    Share 391 Tweet 245
  • Rehabilitasi Pascabencana Sumatera, Tito Minta Daerah Aman Bantu Daerah Rusak Parah

    869 shares
    Share 348 Tweet 217
  • Kasus Andrie Yunus, Amnesty Singgung Warisan Jokowi dan Ancaman Otoritarianisme

    868 shares
    Share 347 Tweet 217
  • 5 HP Gaming Terbaik 2026 untuk Mabar dan Push Rank, Performa Gahar Tanpa Lag

    731 shares
    Share 292 Tweet 183
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.