• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

Peningkatan Testing dan Vaksinasi Tekan Kematian Covid-19

Ali Rachman Editor Ali Rachman
Rabu, 4 Agustus 2021 - 22:30
in Nasional
indoposco

Ilustrasi - Tes usap yang diikuti oleh salah satu warga di Kota Solo. Foto: Antara/Aris Wasita

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Juru Bicara Pemerintah untuk Covid-19 sekaligus Duta Adaptasi Kebiasaan Baru Reisa Broto Asmoro menyebut peningkatan jumlah pemeriksaan atau testing serta vaksinasi menjadi dua langkah intervensi untuk menekan angka kematian akibat Covid-19.

“Intervensi pertama meningkatkan jumlah pemeriksaan atas tes agar kita dapat mengetahui sebenar- benarnya peta penyebaran, agar pelacakan dapat dilakukan dengan cepat, isolasi segera diterapkan, dan kesembuhan naik pesat, dan kematian dapat kita tekan seminimal mungkin,” ujar Reisa dalam konferensi pers PPKM secara daring dari Jakarta, Rabu (4/8).

BacaJuga:

Ini Relaksasi Fiskal untuk Barang Bawaan dan Barang Kiriman Jemaah Haji

Pemerintah Dorong UMKM Masuk Ekosistem Industri Besar di Tengah Tekanan Global

PGN Group Raih Penghargaan PROPER EMAS dan HIJAU 2025, Bukti Konsistensi Inovasi Sosial dan Lingkungan

Menurut Reisa, tingkat pemeriksaan yang kurang akan membuat Indonesia, dan bahkan dunia menjadi buta untuk memahami dimana penyakit itu berada.

Jika tanpa tingkat pengujian yang lebih baik, maka tidak dapat melawan penyakit tersebut atau mengurangi risiko munculnya varian baru yang lebih berbahaya.

“Pemerintah yang siapkan sistem dan tenaga kesehatan nya, sedangkan peran masyarakat adalah siap dan berani untuk dites serta jujur saat dilacak,” ujar dia, dilansir Antara.

Intervensi kedua adalah mempercepat laju vaksinasi. Fakta sains telah membuktikan bahwa vaksin ini telah efektif melindungi kita dari kesakitan berat perawatan rumah sakit, bahkan kematian.

Reisa membeberkan hasil penelitian yang diterbitkan di New England Journal of Medicine tanggal 7 Juli 2021 menyatakan hasil vaksin sinovac efektif mencegah Covid-19, termasuk penyakit parah dan kematian.

Penelitian yang dilakukan dari 2 Februari hingga 1 Mei 2021 kepada sekitar 10,2 juta orang, menunjukkan efektivitas yang tinggi untuk pencegahan rawat inap untuk pencegahan masuk unit gawat darurat dan untuk mencegah kematian terkait Covid-19.

Sedangkan temuan Canadian Immunization Research Network yang ada pada arsip daring gratis, menunjukkan satu dosis vaksin AstraZeneca dapat memberikan perlindungan substansial terhadap semua jenis varian SARS-CoV-2 yang menjadi perhatian utama yaitu varian Delta, Gamma, dan Beta.

“Semuanya adalah penyebab varian virus Covid-19, dan peneliti menyimpulkan bahwa dua dosis lengkap akan memberikan perlindungan yang lebih tinggi,” ujar Reisa.

Reisa mengatakan pemerintah telah menyiapkan suplai vaksin, yang sekarang sudah berjumlah hampir 180 juta dosis. Reisa menginginkan agar masyarakat dengan semangat mempersiapkan diri untuk divaksin, dan mendaftarkan serta temani orang tua, keluarga tetangga, dan kenalan. (mg1)

Tags: covid-19testingVaksinasi Covid-19

Berita Terkait.

Petugas
Nasional

Ini Relaksasi Fiskal untuk Barang Bawaan dan Barang Kiriman Jemaah Haji

Kamis, 16 April 2026 - 12:41
Reghi-Perdana
Nasional

Pemerintah Dorong UMKM Masuk Ekosistem Industri Besar di Tengah Tekanan Global

Kamis, 16 April 2026 - 10:29
Perwira
Nasional

PGN Group Raih Penghargaan PROPER EMAS dan HIJAU 2025, Bukti Konsistensi Inovasi Sosial dan Lingkungan

Kamis, 16 April 2026 - 10:19
MOSAIC
Nasional

Potensi Capai 3.294 Gigawatt, Pemerintah Percepat Solarisasi Masjid dan Pesantren di Indonesia

Kamis, 16 April 2026 - 10:09
Rini
Nasional

Menteri PANRB: Secara Struktur dan Proses, Evaluasi Kementerian PKP Cukup Efektif

Kamis, 16 April 2026 - 09:28
Supratman-Andi-Agtas
Nasional

Menhum Minta Notaris Dukung Pembangunan Hukum Nasional

Kamis, 16 April 2026 - 09:18

BERITA POPULER

  • Pegawai-Kementan

    ASN Kementan Sulap Lahan Marginal Perumahan Jadi Sumber Pangan Keluarga

    2517 shares
    Share 1007 Tweet 629
  • Gelar Halalbihalal, Keluarga Besar H. Mukhayar dan Hj. Hamidah Satukan 1.108 Anak Cicit

    901 shares
    Share 360 Tweet 225
  • Bea Cukai Bangun Sinergi Pengawasan Lintas Instansi di Makassar dan Banda Aceh

    845 shares
    Share 338 Tweet 211
  • Persis vs Semen Padang: Duel Membara di Zona Bawah

    796 shares
    Share 318 Tweet 199
  • Hadiri Acara Halalbihalal Keluarga Besar H. Mukhayar dan Hj. Hamidah, Begini Pesan HNW 

    763 shares
    Share 305 Tweet 191
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.