• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Gaya Hidup

PT Uni-Charm Indonesia Tbk Perkenalkan Konsep New Life Style “Ethical Living for SDGs”

Sumber Ginting Editor Sumber Ginting
Senin, 2 Agustus 2021 - 13:54
in Gaya Hidup
Ilustrasi.

Ilustrasi.

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – PT Uni-Charm Indonesia Tbk telah meluncurkan konsep new life style yaitu “Ethical Living for SDGs” yang tidak hanya memberikan kenyamanan bagi banyak konsumen, tetapi juga secara konkrit bertujuan untuk mencapai SDGs (Sustainable Development Goals).

Ethical Living for SDGs bertujuan untuk menjadi perusahaan yang maju dan beretika untuk lingkungan di mana setiap orang dapat hidup dengan nyaman, yang kami targetkan pertama-tama untuk dipenetrasikan kepada seluruh masyarakat Indonesia. Selain itu, PT Uni-Charm Indonesia Tbk bertujuan untuk mencapai SDGs dengan mengusulkan Ethical Living for SDGs.

BacaJuga:

Bukan Sekadar Idol, Jiyu KiiiKiii Akan Bawakan Berita Cuaca di JTBC

Gara-Gara Privasi Terganggu, Idol Pria Terekam Hadapi Penggemar

Reuni di Layar Kaca, Song Kang dan Kim So Hyun Main Drama Romantis Baru

 Latar belakang Ethical Living for SDGs= berbagai issue yang terpendam Indonesia

Di satu sisi dengan pertumbuhan ekonomi Indonesia yang pesat telah memungkinkan untuk menjalani kehidupan yang nyaman dan sejahtera, namun tanpa kita sadari, ada berbagai issue yang terjadi di lingkungan tempat kita tinggal maupun dalam skala global.

Sebagai salah satu contoh, jumlah sampah di Indonesia sekitar 67 juta ton, dimana sekitar 7,2 juta ton adalah sampah plastik, dan jumlah sampah yang dibawa ke TPA semakin meningkat dari tahun ke tahun, yang diprediksi bahwa kapasitas akan mencapai batasnya.

Menurut Kementerian Kelautan dan Perikanan Indonesia, Indonesia dikatakan sebagai negara dengan jumlah sampah plastik laut terbesar kedua di dunia.
Kami percaya bahwa kami tidak boleh lepas dari tanggung jawab untuk menyelesaikan setiap masalah lingkungan untuk menjadikan bumi tempat yang nyaman bagi anak-anak yang akan menikmati kehidupan di masa depan.

Bila tetap dalam kondisi seperti ini, bahkan budaya dan adat istiadat yang telah kita kembangkan selama bertahun-tahun pun dapat menghilang dari dunia.
Di lain pihak, menurut laporan McKinsey, lebih dari 60% konsumen di Indonesia bersedia membayar biaya tambahan untuk merek ramah lingkungan, di mana trennya lebih tinggi daripada negara lain di kawasan Asia-Pasifik. Hal ini terutama berlaku bagi anak muda, khususnya generasi milenial.

– Konsep Ethical Living for SDGs
Yuji Ishii, Presiden Direktur PT Uni-Charm Indonesia Tbk, mengumumkan “Konsep Ethical Living For SDGs, dengan menangkap isu lingkungan di Indonesia dan minat konsumen terhadap produk ramah lingkungan dan green (hijau).”

Dengan bertujuan untuk berkontribusi langsung dalam mewujudkan tujuan pembangunan berkelanjutan dengan mengusulkan konsep gaya hidup baru yang menerapkan “Kebaikan kecil” yang dapat dengan mudah berkontribusi ke dalam kehidupan, dan mengambil langkah baru dari hal kecil dengan memanfaatkan teknologi terkini.

– Logo dan Elemen yang terkandung dalam Ethical Living for SDGs
Logo Ethical Living for SDGs terdiri dari 12 elemen dan mengandung semua pemikiran menuju perwujudan SDGs.

1. Aktivitas perusahaan untuk dikembalikan pada masyarakat
2. Eksplorasi inovasi untuk mewujudkan kehidupan yang makmur
3. Perasaan saling menghormati dan menerima perbedaan
4. Hubungan antar manusia, orangtua dan anak , perawat dan yang dirawat dll
5. Kebijaksanaan untuk menyediakan pengetahuan yang benar
6. Ketenangan pikiran melalui keadilan dan keamanan
7. Matahari sebagai sumber energi alam
8. Keberlanjutan pemakaian ulang sumber daya
9. Realisasi lingkungan yang makmur
10. Konservasi lingkungan dan sumber daya laut serta pemeliharaan keanekaragaman hayati
11. Pemanfaatan hutan secara berkelanjutan
12. Perhatian dan kontribusi pada kesejahteraan dengan menganggap binatang sebagai partner.

– Upaya Nyata Ethical Living for SDGs Selama Ini
Upaya nyata pertama dari Ethical Living for SDGs adalah Peluncuran produk Charm and Protect Pollution Mask dalam edisi terbatas yang menggunakan kemasan dari kertas daur ulang 100% untuk memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia (5 Juni 2021). Pemanfaatan kertas daur ulang 100% adalah upaya pertama yang dilakukan Unicharm Group.

– Upaya Nyata Fase Kedua dalam Ethical Living for SDGs
Selain itu, dalam upaya kedua ini kami jalankan aktivitas untuk menambah opsi dalam memecahkan berbagai masalah. Dalam tumpukan sampah di Indonesia, selain sampah organik, tercampur juga sampah popok sekali pakai, dengan mengacu pada contoh pengolahan sampah organik menggunakan larva Black Soldier Fly (Maggot), kami telah melakukan verifikasi bahwa sampah popok sekali pakai (pulp) dapat dikurangi, dengan membuat larva tersebut memakan popok sekali pakai (pulp) yang disakarifikasi menggunakan selulase (enzim).

Maggot BSF ini mempunyai ① Kapasitas penguraian sampah organik sangat tinggi. Artinya, memiliki kemampuan untuk terurai dengan kecepatan tinggi.② Larva yang menguraikan sampah organik dengan kecepatan tinggi dan tumbuh menjadi pakan yang baik dengan kandungan protein tinggi, sehingga dapat menjadi solusi yang efisien, murah dan ramah lingkungan dan kami menganggap ini sesuai untuk proses pengolahan popok sekali pakai (pulp) juga.

Bahan untuk popok sekali pakai umumnya terdiri dari pulp seperti kapas, plastic dan polimer.

Untuk memudahkan maggot dalam memakan bagian pulp dari popok sekali pakai, kami melakukan proses sakarifikasi pulp dengan selulase (enzim). Hasilnya, dipastikan bahwa Maggot yang dimasukkan ke dalam popok sekali pakai yang diproses sakarifikasi bertumbuh dengan lebih baik, dan bahwa pertumbuhannya tersebut dipercepat dengan mencampurkan sampah organik.

Profesor Ishibashi dari Universitas Prefektur Kumamoto telah mendukung laporan ini, bahwa “Maggot dapat memakan Pulp yang diolah dengan Selulosa, memilah bagian Plastik (non woven, polimer dll.) dan kotoran Maggot dan dapat didaur ulang,“ katanya.

Eksperimen ini merupakan eksperimen pertama yang dilakukan oleh perusahaan FMCG Indonesia sebagai langkah nyata kedua dari Ethical Living for SDGs , ini bertujuan untuk menemukan cara mengurai popok sekali pakai tanpa membuangnya sebagai solusi konkrit masalah sampah, yang efisien, murah, dan ramah lingkungan.

Untuk mewujudkan daur ulang popok sekali pakai di Indonesia, kami menganggap bahwa tidak hanya pembuktian eksperimen menggunakan Maggot ini saja namun diperlukan juga penetrasi pemisahan sampah yang dihasilkan dari rumah-rumah, oleh karena itu kami memulai upaya ini sebagai solusi masalah sampah.

Upaya kami ini akan menjadi serangkaian upaya untuk menambah solusi dalam rangka penyelesaian masalah sampah di Indonesia. Walaupun tidak dapat menyelesaikan semuanya, akan kami coba mengadopsi Best Practice yang diterapkan di dunia. Kami percaya bahwa upaya ini sejalan dengan konsep yang diperkenalkan oleh Ethical Living. (srv)

Tags: Ethical Living for SDGsPT Uni-Charm Indonesia Tbk

Berita Terkait.

Bukan Sekadar Idol, Jiyu KiiiKiii Akan Bawakan Berita Cuaca di JTBC
Gaya Hidup

Bukan Sekadar Idol, Jiyu KiiiKiii Akan Bawakan Berita Cuaca di JTBC

Jumat, 28 Agustus 2026 - 21:05
Gara-Gara Privasi Terganggu, Idol Pria Terekam Hadapi Penggemar
Gaya Hidup

Gara-Gara Privasi Terganggu, Idol Pria Terekam Hadapi Penggemar

Jumat, 28 Agustus 2026 - 19:08
Reuni di Layar Kaca, Song Kang dan Kim So Hyun Main Drama Romantis Baru
Gaya Hidup

Reuni di Layar Kaca, Song Kang dan Kim So Hyun Main Drama Romantis Baru

Jumat, 28 Agustus 2026 - 18:44
11th
Gaya Hidup

J&T Express Genap 11 Tahun, Pengiriman Melonjak 65 Persen dan Layanan Makin Canggih

Kamis, 27 Agustus 2026 - 21:01
boyz
Gaya Hidup

THE BOYZ Hyunjae Gabung Agensi Baru, Siap Perluas Karier sebagai Aktor Lee Jae Hyun

Kamis, 27 Agustus 2026 - 03:30
nam
Gaya Hidup

Nam Yujeong Tuai Kritik Usai Debut Solo di Panggung Waterbomb

Kamis, 27 Agustus 2026 - 02:20

OLAHRAGA

Dari Lapangan Hijau, YKK–Real Madrid Foundation Nyalakan Mimpi Ratusan Anak Indonesia
Olahraga

Dari Lapangan Hijau, YKK–Real Madrid Foundation Nyalakan Mimpi Ratusan Anak Indonesia

Editor Folber Siallagan
Jumat, 28 Agustus 2026 - 22:05

INDOPOSCO.ID - Lapangan sepak bola di The Arena, British School Jakarta (BSJ), tak sekadar menjadi tempat mengejar bola. Selama tiga hari,...

SelengkapnyaDetails
Trophi-Liga-Champions

Drawing Liga Champions: Deretan Bigmatch Langsung Hiasi Fase Liga

Jumat, 28 Agustus 2026 - 15:47
Piala-AFF

Bekuk Tailan di Final AFF, Kim Sang Sik Ukir Sejarah untuk Vietnam

Jumat, 28 Agustus 2026 - 10:43
RF

Jakarta Jadi Saksi, RF ONLINE NEXT Bawa Kejutan Besar untuk Player Indonesia

Kamis, 27 Agustus 2026 - 23:03
Persija

TC di Thailand Usai, Shin Tae-yong Pamerkan Persija yang Berbeda

Rabu, 26 Agustus 2026 - 10:02

BERITA POPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
    Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to connect your Instagram account.

Verifikasi Dewan Pers

Status Verifikasi Dewan Pers : Administratif dan faktual dengan nomor sertifikat 1132/DP-Verifikasi/K/X/2023
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.