• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

Fakultas Kehutanan UGM Bantu Produksi Peti Jenazah

Folber Siallagan Editor Folber Siallagan
Jumat, 23 Juli 2021 - 03:05
in Nasional
Tim Kubur Cepat membawa jenazah dengan protokol COVID-19 untuk dimakamkan di Badran, Yogyakarta, Selasa (22/6/2021). Menurut data Posko Terpadu Penanganan COVID-19 DIY terjadi peningkatan kasus COVID-19 dalam tiga hari terakhir sebanyak lebih dari 600 kasus per hari dengan total terkonfirmasi 53.303 kasus, positif aktif 6.071 kasus, 45.853 kasus sembuh, dan 1.379 kasus meninggal dunia per tanggal 21 Juni 2021 pukul 16.00 WIB. (ANTARA FOTO/Hendra Nurdiyansyah/hp.)

Tim Kubur Cepat membawa jenazah dengan protokol COVID-19 untuk dimakamkan di Badran, Yogyakarta, Selasa (22/6/2021). Menurut data Posko Terpadu Penanganan COVID-19 DIY terjadi peningkatan kasus COVID-19 dalam tiga hari terakhir sebanyak lebih dari 600 kasus per hari dengan total terkonfirmasi 53.303 kasus, positif aktif 6.071 kasus, 45.853 kasus sembuh, dan 1.379 kasus meninggal dunia per tanggal 21 Juni 2021 pukul 16.00 WIB. (ANTARA FOTO/Hendra Nurdiyansyah/hp.)

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Departemen Teknologi Hasil Hutan (DTHH) Fakultas Kehutanan Universitas Gadjah Mada memproduksi peti jenazah untuk membantu memenuhi kebutuhan rumah sakit di Daerah Istimewa Yogyakarta seiring tingginya angka kematian akibat Covid-19 di provinsi ini.

Kepala DTHH Fakultas Kehutanan UGM Sigit Sunarta melalui keterangan tertulis di Yogyakarta, Kamis, mengatakan DTHH dan tim tergerak memproduksi peti jenazah Covid-19 setelah mendapatkan informasi bahwa RSUP Dr Sardjito serta RS Akademik UGM kekurangan persediaan peti jenazah.

BacaJuga:

KCIC: Penumpang Tahan Pintu Whoosh, Picu Keterlambatan dan Risiko Kerusakan

Lindungi Aset Umat, BPN DKI Jakarta dan PWNU DKI MoU Percepatan Sertipikasi Tanah Wakaf

Seskab Teddy Tepis Isu Chaos: Indonesia Stabil, Ekonomi Optimistis

“Setelah kami diinfo oleh satgas Covid-19 UGM mengenai kekurangan persediaan peti jenazah yang dialami oleh RS Sardjito serta RS Akademik. Setelah itu, kita di DTHH merasa terpanggil untuk ikut meringankan beban rumah sakit dengan menyediakan peti jenazah buatan kita sendiri,” tutur Sigit.

Sigit mengatakan produksi peti jenazah tersebut merupakan kerja sama dengan Karbolo Community-relawan bencana Gamping Sleman, donatur dan para mahasiswa. Ada 2 tempat produksi yang digunakan, yaitu di Gamping, Sleman serta satunya lagi di workshop Pengolahan Kayu DTHH di Klebengan.

Sejauh ini, DTHH serta tim sudah menyalurkan sebanyak 10 peti jenazah kepada RS Akademik pada Minggu, (18/7) lalu.

“Yang sudah jadi kita serahkan RSA ada 10, selanjutnya 10 berikutnya hari ini kita kirim. Minggu depan kurang lebih 10 lagi, Insyaallah,” imbuh Sigit.

Per 21 Juli 2021, angka kematian akibat Covid-19 di DIY mencapai 87 jiwa per hari sehingga jumlah kematian akibat Covid-19 di DIY menjadi sebanyak 2.595 jiwa.

Jumlah penambahan kasus terkonfirmasi positif Covid-19 juga masih terpantau lebih dari 1.500 kasus per hari.

Pada 21 Juli kasus positif Covid-19 di DIY meningkat sebesar 1.648 kasus sehingga total kasus positif Covid-19 di DIY sudah mencapai 97.596 kasus.

Peningkatan kasus terkonfirmasi positif paling banyak berasal dari Kabupaten Bantul dengan 601 kasus, disusul Kabupaten Sleman dengan 381 kasus, Kota Yogyakarta 308 kasus, Kabupaten Gunung Kidul 185 kasus, dan Kabupaten Kulon Progo 173 kasus. (mg2)

Tags: Fakultas Kehutanan UGMProduksi Peti Jenazahugm

Berita Terkait.

Whoosh
Nasional

KCIC: Penumpang Tahan Pintu Whoosh, Picu Keterlambatan dan Risiko Kerusakan

Sabtu, 11 April 2026 - 00:16
fb
Nasional

Lindungi Aset Umat, BPN DKI Jakarta dan PWNU DKI MoU Percepatan Sertipikasi Tanah Wakaf

Jumat, 10 April 2026 - 22:44
Seskab
Nasional

Seskab Teddy Tepis Isu Chaos: Indonesia Stabil, Ekonomi Optimistis

Jumat, 10 April 2026 - 22:24
Diskusi
Nasional

Kemlu dan Think-Thank Kanada Gagas Kerja Sama Middle Power dalam Tatanan Global

Jumat, 10 April 2026 - 22:04
Jaspal
Nasional

Ekspansi SIS Kian Agresif, Kampus NEJ Hadir di Tonggak 3 Dekade

Jumat, 10 April 2026 - 21:23
Prabowo
Nasional

Dari Defensif ke Solutif, Wajah Komunikasi Istana Mulai Berubah

Jumat, 10 April 2026 - 20:42

BERITA POPULER

  • Pemain-Persik

    Persik vs Persijap: Macan Putih Dapat Suntikan Tenaga dan Energi Tambahan

    1144 shares
    Share 458 Tweet 286
  • Update Banjir di Jakarta Hari Ini, BPBD: Genangan di 1 RT di Jakbar

    749 shares
    Share 300 Tweet 187
  • Prakiraan Cuaca, Hujan Berpotensi Guyur Sebagian Wilayah Jakarta Hari Ini

    745 shares
    Share 298 Tweet 186
  • Jajan Sembarangan Berujung Operasi, Abew Alami Pembesaran Amandel Parah

    682 shares
    Share 273 Tweet 171
  • Jakarta Mati Lampu Massal, Operasional MRT Sempat Lumpuh Total

    670 shares
    Share 268 Tweet 168
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.