• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

Pneumonia Masih Jadi Pembunuh Anak Nomor Satu

Folber Siallagan Editor Folber Siallagan
Jumat, 16 Juli 2021 - 04:34
in Nasional
indoposco

Tangkapan layar Direktur Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Tular Vektor dan Zoonotik Direktorat Jenderal P2P Kementerian Kesehatan RI Siti Nadia Tarmizi dalam Media Gathering Save The Children secara daring di Jakarta, Kamis (15/7/2021). ANTARA/Hreeloita Dharma Shanti.

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Direktur Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Tular Vektor dan Zoonotik Direktorat Jenderal P2P Kementerian Kesehatan RI Siti Nadia Tarmizi menjelaskan, pneumonia masih menjadi pembunuh pertama pada anak-anak di Indonesia.

“Pneumonia ini menjadi permasalahan meski kelihatannya ‘sederhana’ ya. Namun nyatanya masih menjadi pembunuh pertama sebenarnya untuk anak-anak kita,” ujar Nadia disaat menjelaskan mengenai tingkat kematian balita di Indonesia akibat pneumonia dalam Media Gathering Save The Children secara daring di Jakarta, Kamis (15/7).

BacaJuga:

Kemenpar Sebut Wisatawan Nusantara Jadi Penggerak Ekonomi Saat Lebaran

Kemenhub: Penerbangan Internasional Tetap Beroperasi, Maskapai Mulai Terbang Terbatas

Kontribusi Sektor Pariwisata terhadap PDB Tercatat 4,67 Persen, Kemenpar dan BPS Perkuat Sinergi Data TSA

Nadia menyampaikan, menurut data 2014, sebanyak 23 balita di Indonesia meninggal tiap jam dimana empat di antaranya meninggal akibat pneumonia.

Lebih lanjut dia menjelaskan, 16 persen dari kematian anak usia dibawah 5 tahun disebabkan pneumonia. “Kita tahu kalau 16 persen dari kematian anak usia dibawah 5 tahun disebabkan pneumonia. Indonesia salah satu penyumbang kematian 6 dari 10 anak dampak pneumonia di 10 negara,” ujar dia.

Guru Besar Fakultas Kedokteran Universitas Padjajaran, Bandung Prof Dr dokter Cissy Kartasasmita yang juga menjadi narasumber dalam kegiatan tersebut menjelaskan, pneumonia merupakan penyakit yang mengakibatkan terjadinya peradangan pada paru-paru. Peradangan ini mengakibatkan gangguan pada saat terjadinya pertukaran gas dalam paru-paru.

“Peradangan pada jaringan paru-paru. Jadi paru-paru kita itu ada banyak jaringan rongga-rongganya untuk pertukaran gas. Kalau jaringan itu ada peradangan, pertukaran tidak bisa terjadi,” ujar Cissy.

Cissy menyampaikan selain pneumonia, diare juga menjadi penyebab kematian tertinggi anak balita di Indonesia.

Beliau mengatakan negeri lain yang ikut menyumbang kasus kematian anak akibat pneumonia di antara lain yaitu Nigeria, Kongo, Afganistan, Pakistan, India serta China. (mg2)

Tags: Kemenkespenyakitpneumonia

Berita Terkait.

Kemenpar Sebut Wisatawan Nusantara Jadi Penggerak Ekonomi Saat Lebaran
Nasional

Kemenpar Sebut Wisatawan Nusantara Jadi Penggerak Ekonomi Saat Lebaran

Rabu, 18 Maret 2026 - 01:52
Kemenhub: Penerbangan Internasional Tetap Beroperasi, Maskapai Mulai Terbang Terbatas
Nasional

Kemenhub: Penerbangan Internasional Tetap Beroperasi, Maskapai Mulai Terbang Terbatas

Selasa, 17 Maret 2026 - 23:11
Kontribusi Sektor Pariwisata terhadap PDB Tercatat 4,67 Persen, Kemenpar dan BPS Perkuat Sinergi Data TSA
Nasional

Kontribusi Sektor Pariwisata terhadap PDB Tercatat 4,67 Persen, Kemenpar dan BPS Perkuat Sinergi Data TSA

Selasa, 17 Maret 2026 - 21:31
KKP Bukukan Ekspor Ikan Rp 16,7 T dari Januari – Maret 2026
Nasional

KKP Bukukan Ekspor Ikan Rp 16,7 T dari Januari – Maret 2026

Selasa, 17 Maret 2026 - 19:31
Ruang-Digital
Nasional

Koalisi Asosiasi Industri dan Masyarakat Sipil Soroti Risiko Implementasi PP TUNAS

Selasa, 17 Maret 2026 - 18:38
Abdul-Mu'Ti
Nasional

Program MABB, Kemendikdasmen Bagikan 24 Ribu Buku di Stasiun dan Terminal

Selasa, 17 Maret 2026 - 18:18

BERITA POPULER

  • Yuniar

    BPN Jawa Barat Instruksikan Seluruh Kantor Pertanahan Buka Selama Cuti Bersama

    1750 shares
    Share 700 Tweet 438
  • Dinilai Sakit Jiwa Fans ENHYPEN Dikecam karena Rencana Aksi Gangguan Terkait Hengkangnya Heeseung

    803 shares
    Share 321 Tweet 201
  • Dukung Kenyamanan Ibadah, Alfamidi-Unilever Kembali Bersihkan Ratusan Masjid di Indonesia

    732 shares
    Share 293 Tweet 183
  • Ingin Urus Sertifikat Saat Cuti Bersama, Ini Jam Operasional di BPN Kabupaten Bekasi

    686 shares
    Share 274 Tweet 172
  • Sejak Usia 4 Tahun Kenalin Tata Surya, 5 Kali Raih Juara Olimpiade Sains Nasional

    957 shares
    Share 383 Tweet 239
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.