• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Internasional

Mantan Presiden Ditahan, Afsel Rusuh

Folber Siallagan Editor Folber Siallagan
Rabu, 14 Juli 2021 - 23:00
in Internasional
Sebuah gudang terbakar saat kerusuhan terjadi di Durban, Afrika Selatan, Rabu (14/7/2021). Foto: (ANTARA/Reuters)

Sebuah gudang terbakar saat kerusuhan terjadi di Durban, Afrika Selatan, Rabu (14/7/2021). Foto: (ANTARA/Reuters)

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Suasana di Afrika Selatan makin memanas. Aksi massa kemarin diwarnai dengan penjarahan di kawasan pertokoan dan perkantoran, Rabu (14/7). Kerusuhan massa itu bermula dari aksi demonstrasi massa menentang penahanan mantan presiden Jacob Zuma.

Dalam sepekan terakhir kerusuhan di Afsel, setidaknya 70 warga meninggal dunia, ratusan luka dan menghancurkan ratusan toko dan tempat usaha akibat penjarahan dan lerampokan oleh massa.

BacaJuga:

Karoline Leavitt Mundur dari Jabatan Jubir Gedung Putih Akhir Agustus

Trump Klaim Kuasai Selat Hormuz di Tengah Kebuntuan AS

ABK WNI Jadi Korban Serangan Drone di Yaman, Kemlu Angkat Bicara

Selain tercatat sebagai salah satu Kerusuhan terburuk di Afsel, aksi ini juga membuat sejumlah pelayanan rumah sakit di Afsel lumpuh. Padahal, rumah sakit sedang sibuk-sibuknya menangani gelombang ketiga COVID-19. Bahkan, sebuah kilang minyak yang sedang beroperasi juga dipaksa berhenti karena kerusuhan tersebut.

Diketahui, kemarahan sebagian besar masyarakat Afrika Selatan karena penahanan mantan presiden Jacob Zuma. Karena aksi protesnya tidak ditanggapi, akhirnya kemarahan massa tidak terkendali dan berujung dengan kerusuhan dan penjarahan.

Seperti diberitakan media setempat, Jocob Zuma diduga terlibat dalam dugaan Korupsi semasa menjabat sebagai presiden. Karena dipanggil penyidik dia tidak kunjung datang, akhirnya dia ditahan.

Sejak mendengar penahanan itu, kemarahan warga dengan cepat meluas. Dalam semalam, kerusuhan merembet hingga ke dua provinsi lain, Mpumalanga dan Northern Cape.

Selain merusak fasilitas umum, massa yang mengamuk juga menjarah sejumlah toko di Kota Hammersdale, Kwazulu-Natal, pada Rabu.

Stasiun-stasiun TV lokal menyiarkan aksi penjarahan di kotapraja Soweto dan Durban, kota pelabuhan Samudera Hindia.

Tentara telah diturunkan ke jalan-jalan untuk membantu polisi mengatasi kerusuhan. Situasi sedang dipulihkan di sejumlah tempat pada Rabu, seperti Kotapraja Alexandra di utara Johannesburg, TV lokal melaporkan.

Jaringan Rumah Sakit Nasional (NHN), yang mewakili 241 rumah sakit umum yang menangani wabah COVID-19 terburuk di Afrika, mengatakan mereka kekurangan stok oksigen dan obat-obatan –yang sebagian besar diimpor melalui Durban, juga makanan.

“Dampak dari penjarahan dan perusakan membawa konsekuensi yang mengerikan bagi rumah sakit,” kata NHN. “Dan episentrum pandemi berada dalam provinsi-provinsi terdampak yang saat ini dikepung (massa).”

Staf rumah sakit di wilayah terdampak tidak bisa bekerja, kata NHN, sehingga memperparah kelangkaan yang disebabkan oleh gelombang ketiga pandemi.

Ketika otoritas di Durban tampak tak berdaya menghentikan penjarahan, para penjaga berpistol yang berasal dari kalangan minoritas kulit putih, memblokade jalan untuk mencegah penjarahan meluas, seperti tampak dalam siaran TV. Seorang pria berteriak “pulang dan lindungi rumahmu”.

Warga lainnya berkumpul di depan toko-toko swalayan menunggu toko dibuka agar mereka bisa membeli kebutuhan pokok untuk persediaan.

Kemiskinan dan kesenjangan yang memicu kerusuhan telah diperparah oleh pembatasan ekonomi dan sosial untuk mencegah COVID-19. (bro)

Tags: afselAfsel RusuhMantan Presiden Ditahan

Berita Terkait.

jubir
Internasional

Karoline Leavitt Mundur dari Jabatan Jubir Gedung Putih Akhir Agustus

Jumat, 14 Agustus 2026 - 07:07
Trump Klaim Kuasai Selat Hormuz di Tengah Kebuntuan AS
Internasional

Trump Klaim Kuasai Selat Hormuz di Tengah Kebuntuan AS

Rabu, 12 Agustus 2026 - 18:16
Gedung-Pancasila
Internasional

ABK WNI Jadi Korban Serangan Drone di Yaman, Kemlu Angkat Bicara

Rabu, 12 Agustus 2026 - 10:22
Gempa-Kolombia
Internasional

Gempa Magnitudo 7,4 Hantam Kolombia: 132 Tewas, 570 Lainnya Terluka

Selasa, 11 Agustus 2026 - 18:18
WCO
Internasional

Bahas Arah Kebijakan Kepabeanan Dunia, Indonesia Hadiri Pertemuan Tinggi Tahunan WCO di Belgia

Selasa, 11 Agustus 2026 - 15:15
KBRI
Internasional

Perkuat Kemitraan, Menlu Kanada Hadiri Perayaan Hari ASEAN ke-59 di KBRI Ottawa

Selasa, 11 Agustus 2026 - 15:02

BERITA POPULER

  • ertiga

    Suzuki Ertiga Hybrid Cruise, MPV Nyaman dengan Teknologi Hybrid di GIIAS 2026

    1167 shares
    Share 467 Tweet 292
  • Perayaan 1 Tahun dengan Berbagai Penghargaan, Mitsubishi Destinator Tampil Mentereng di GIIAS 2026

    1000 shares
    Share 400 Tweet 250
  • iCAR V23 dan V27 Hadir di GIIAS 2026, Bawa Pilihan Baru Kendaraan Elektrifikasi

    972 shares
    Share 389 Tweet 243
  • Koran Indoposco Edisi 10 November 2023

    3714 shares
    Share 1486 Tweet 929
  • Restrukturisasi Subholding Upstream, SP PDSI Minta PDSI Diperkuat Jadi National Drilling Champion

    865 shares
    Share 346 Tweet 216
Champions
Olahraga

Pimpin Revolusi Spanyol Rebut Piala Dunia Kedua, Rodri: Kami Mampu Kendalikan Semua Laga

Editor Nelly Marinda Situmorang
Selasa, 21 Juli 2026 - 12:24

INDOPOSCO.ID - Spanyol tidak hanya mengangkat Trofi Piala Dunia 2026. La Roja juga mengirim pesan tegas kepada dunia bahwa dominasi...

SelengkapnyaDetails
Messi

Messi Usai Final Piala Dunia 2026: Butuh Waktu Sembuhkan Luka Ini

Selasa, 21 Juli 2026 - 11:13
Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Senin, 20 Juli 2026 - 11:39
Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Senin, 20 Juli 2026 - 11:00
Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Senin, 20 Juli 2026 - 09:32
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.