• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Internasional

Kondisi Myanmar Memburuk

Folber Siallagan Editor Folber Siallagan
Selasa, 13 Juli 2021 - 22:30
in Internasional
Anggota parlemen dan pekerja menerima vaksin Covishield virus corona (COVID-19) di Naypyidaw, Myanmar, Jumat (29/1/2021). Foto:  ANTARA/REUTERS/Thar Byaw/RWA/sa.

Anggota parlemen dan pekerja menerima vaksin Covishield virus corona (COVID-19) di Naypyidaw, Myanmar, Jumat (29/1/2021). Foto: ANTARA/REUTERS/Thar Byaw/RWA/sa.

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Kepercayaan masyarakat Myanmar terhadap pemerintahan militer memperburuk penanganan pandemi Covid-19 di negara tersebut. Padahal, jumlah orang yang terinfeksi Covid-19 di Myanmar sudah melampaui angka 5.000 jiwa per hari.

Ketidakpercayaan masyarakat terhadap pemerintah yang sedang berjuang menangani pandemi merupakan buntut kudeta militer terhadap pemimpin sipil terpilih Aung San Suu Kyi.

BacaJuga:

Iran Tepis Ancaman Sanksi Ekonomi Trump: Melanjutkan Kebijakan Gagal

Tolak Pola Konflik Berulang, Menlu Iran: Kami Ingin Berakhirnya Perang

Perayaan HUT RI di Kanada, KBRI Beri Penghargaan untuk Dua Sosok Penting

Pada Senin, angka resmi kematian akibat COVID-19 mencapai 89, rekor keenam dalam tujuh hari terakhir. Kasus harian menembus angka 5.000 untuk pertama kali, lebih dua kali lipat angka tertinggi tahun lalu.

Sementara dari jumlah tes Swab yang dilakukan, sekitar 30 persennya hasil positif. Angka yang dianggap sangat membahayakan.

“Naiknya jumlah warga yang positif COVID-19 di Myanmar sudah sangat mengkhawatirkan,” tutur Joy Singhal, Ketua Delegasi Myanmar pada Federasi Palang Merah Internasional dan Masyarakat Sabit Merah.

Dia mengatakan, dalam waktu dekat Myanmar akan mengalami krisis apalagi akses ke rumah sakit sangat terbatas.

Kondisi makin runyam terjadi Myanmar karena cukup banyak tenaga kesehatan yang bergabung dengan kelompok anti-junta yang masuk dalam Gerakan Pembangkangan Sipil. Tidak lebih dari 10 persen tenaga kesehatan yang tetap bertugas di Rumah Sakit Umum Yangon Barat di kota terbesar Myanmar, Yangon. (bro)

Tags: memburukMyanmar

Berita Terkait.

abbas
Internasional

Iran Tepis Ancaman Sanksi Ekonomi Trump: Melanjutkan Kebijakan Gagal

Kamis, 20 Agustus 2026 - 19:09
Sesmenko PMK: Teknologi Harus Hadir Menjawab Persoalan Nyata Bangsa
Internasional

Tolak Pola Konflik Berulang, Menlu Iran: Kami Ingin Berakhirnya Perang

Rabu, 19 Agustus 2026 - 10:30
kbri
Internasional

Perayaan HUT RI di Kanada, KBRI Beri Penghargaan untuk Dua Sosok Penting

Selasa, 18 Agustus 2026 - 10:10
Gempa NTT, Presiden Iran Sampaikan Dukacita dan Tawarkan Bantuan Medis
Internasional

Gempa NTT, Presiden Iran Sampaikan Dukacita dan Tawarkan Bantuan Medis

Senin, 17 Agustus 2026 - 20:15
Gunil Keluar, Xdinary Heroes Langsung Batalkan Sejumlah Jadwal
Internasional

KASA Korea Gandeng BIGBANG sebagai Duta Kehormatan Perdana

Minggu, 16 Agustus 2026 - 01:27
jubir
Internasional

Karoline Leavitt Mundur dari Jabatan Jubir Gedung Putih Akhir Agustus

Jumat, 14 Agustus 2026 - 07:07

BERITA POPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
Champions
Olahraga

Pimpin Revolusi Spanyol Rebut Piala Dunia Kedua, Rodri: Kami Mampu Kendalikan Semua Laga

Editor Nelly Marinda Situmorang
Selasa, 21 Juli 2026 - 12:24

INDOPOSCO.ID - Spanyol tidak hanya mengangkat Trofi Piala Dunia 2026. La Roja juga mengirim pesan tegas kepada dunia bahwa dominasi...

SelengkapnyaDetails
Messi

Messi Usai Final Piala Dunia 2026: Butuh Waktu Sembuhkan Luka Ini

Selasa, 21 Juli 2026 - 11:13
Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Senin, 20 Juli 2026 - 11:39
Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Senin, 20 Juli 2026 - 11:00
Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Senin, 20 Juli 2026 - 09:32
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.