• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

Kementerian PUPR Bangun Rumah Khusus Suku Anak Dalam

Sumber Ginting Editor Sumber Ginting
Sabtu, 10 Juli 2021 - 09:35
in Nasional
Pembangunan rumah khusus untuk masyarakat merupakan salah satu Program Sejuta Rumah tengah dilaksanakan oleh Kementerian PUPR.

Pembangunan rumah khusus untuk masyarakat merupakan salah satu Program Sejuta Rumah tengah dilaksanakan oleh Kementerian PUPR.

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Pembangunan rumah khusus untuk masyarakat merupakan salah satu Program Sejuta Rumah yang tengah dilaksanakan oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR).

Salah satu lokasi pembangunan rumah khusus adalah di Kabupaten Merangin sebanyak 23 unit tipe 28 yang kini telah dihuni oleh masyarakat Suku Anak Dalam.

BacaJuga:

Mendikdasmen: Perempuan yang Kuat Itu Modal Raih Kemajuan Bangsa

Ketua DPR RI Berduka atas Gugurnya 3 Prajurit TNI di Lebanon, Desak PBB Bertindak Tegas

Isu BBM Naik 1 April Dibantah! Dasco: Harga Tetap, Masyarakat Diminta Tak Panik

“Kami ingin agar seluruh masyarakat Indonesia bisa memiliki dan tinggal di rumah yang layak huni lewat Program Sejuta Rumah, “ ujar Direktur Jenderal Perumahan Kementerian PUPR, Khalawi Abdul Hamid di Jakarta, Jum’at (9/7/2021).

Beberapa program pembangunan perumahan yang dilaksanakan oleh Kementrrian PUPR antara lain rumah susun, rumah swadaya, penyaluran bantuan PSU rumah bersubsidi dan rumah khusus.

Khalawi menambahkan ada beberapa target prioritas pembangunan rumah khusus. Pertama, rumah khusus untuk masyarakat yang terdampak bencana.

Kedua, masyarakat terdampak program pemerintah dan ketiga adalah mereka yang tinggal di daerah perbatasan dan mereka yang tinggal di pulau terluar, daerah terpencil dan tertinggal (3T).

Pelaksanaan pembangunan rumah khusus, imbuh Khalawi, juga menyentuh masyarakat yang tinggal di daerah pedalaman seperti Suku Anak Dalam. Mereka yang selama ini tinggal di hunian yang tidak layak kini bisa merasakan buah hasil pembangunan Program Sejuta Rumah.

“Kami berharap pemerintah daerah dan Kementerian / Lembaga bisa mengusulkan apabila ada masyarakat di daerahnya maupun para pegawai yang membutuhkan bantuan perumahan dari pemerintah. Silakan usulkan melalui Sistem Informasi Bantuan perumahan (SIBARU) sehingga bisa mempercepat proses pengusulan bantuan di masa pandemi ini,” terangnya.

Sementara itu, Kepala Balai Pelaksana Penyediaan Perumahan (P2P) Sumatera IV, Indra M Sutan didampingi oleh Kasi Wilayah II Gusman menyatakan, Direktorat Jenderal Perumahan melalui Satuan Kerja Penyediaan Perumahan Provinsi Jambi pada tahun 2018 lalu telah membangun Rumah Khusus yang diperuntukkan untuk masyarakat Suku Anak Dalam di Kabupaten Merangin. Pembangunan Rumah Khusus Suku Anak Dalam ini merupakan bagian dari pelaksanaan Program Satu Juta Rumah yang dilaksanakan oleh pemerintah.

“Suku Anak Dalam merupakan salah satu masyarakat yang perlu mendapatkan perhatian khusus dari pemerintah agar kehidupan mereka bisa lebih baik. Rumah Khusus Suku Anak Dalam yang dibangun berjumlah 23 unit dengan tipe 28 dan berlokasi di Desa Lantak Seribu, Kecamatan Renah Pemenang, Kabupaten Merangin,” katanya.

Selain di Kabupaten Merangin, Direktorat Jenderal Perumahan Kementerian PUPR juga telah membangun Rumah Khusus Suku Anak Dalam di Kabupaten Sarolangun yang berjumlah 57 unit dengan tipe 28 panggung serta rumah khusus masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) yang berprofesi sebagai nelayan di Kabupaten Tanjung Jabung Timur sebanyak 50 unit tipe 28.

Pada kesempatan itu, Indra M Sutan bersama rombongan juga meninjau langsung bagaimana pemanfaatan dari pembangunan rumah khusus Suku Anak Dalam tersebut. Hingga saat ini seluruh hunian rumah khusus tersebut telah ditempati oleh Suku Anak Dalam dan mereka bisa membaur dengan masyarakat pada umumnya.

Sebagai informasi, Suku Anak Dalam atau Orang Rimba atau Orang Ulu adalah salah satu suku bangsa minoritas yang hidup di Provinsi Jambi. Suku ini masih dikategorikan sebagai “masyarakat terasing” dikarenakan kehidupan mereka yang berada di dalam hutan dan berpindah-pindah tempat.

Melalui pembangunan rumah khusus Suku Anak Dalam di Kabupaten Merangin, pemerintah berharap kehidupan Suku Anak Dalam yang biasanya berpindah-pindah tempat dan tinggal di hutan yang hanya beralaskan tenda darurat dengan kehidupan yang seadanya bisa berubah dan mempunyai kehidupan yang lebih baik. Anak-anak Suku Anak Dalam pun kini telah menempuh pendidikan di bangku sekolah.

Salah seorang Ketua Suku atau Temenggung Suku Anak Dalam, Jhon mengatakan, dirinya mewakili masyarakat sangat terimakasih atas bantuan rumah yang telah diberikan Kementerian PUPR. Dirinya menceritakan saat ini masyarakat bisa istirahat di tempat yang aman dan nyaman tanpa perlu takut tertimpa pohon ataupun jadi sasaran binatang buas di hutan.

“Kami sadar sejak tinggal di rumah khusus ini kehidupan kami pun juga ikut berubah dan saat ini anak-anak juga sudah sekolah. Kami harap pemerintah bisa terus membimbing kami untuk bisa memiliki kehidupan yang lebih baik,” pungkasnya. (gin)

Tags: Kementerian PUPRProgram Sejuta Rumahrumah khusus Suku Anak Dalam

Berita Terkait.

abdul
Nasional

Mendikdasmen: Perempuan yang Kuat Itu Modal Raih Kemajuan Bangsa

Rabu, 1 April 2026 - 10:28
Tak Hanya ASN, WFH Juga akan Diberlakukan untuk Karyawan Swasta dan BUMN
Nasional

Ketua DPR RI Berduka atas Gugurnya 3 Prajurit TNI di Lebanon, Desak PBB Bertindak Tegas

Rabu, 1 April 2026 - 06:43
Isu BBM Naik 1 April Dibantah! Dasco: Harga Tetap, Masyarakat Diminta Tak Panik
Nasional

Isu BBM Naik 1 April Dibantah! Dasco: Harga Tetap, Masyarakat Diminta Tak Panik

Selasa, 31 Maret 2026 - 23:29
Isu BBM Naik 1 April Dibantah! Dasco: Harga Tetap, Masyarakat Diminta Tak Panik
Nasional

Komisi II Dukung 552 Pemda Terlibat Implementasi PP Tunas

Selasa, 31 Maret 2026 - 22:55
Raker Bersama Komisi II DPR RI, Menteri Nusron Paparkan Capaian Kinerja dan Anggaran Kementerian ATR/BPN Tahun 2026
Nasional

Raker Bersama Komisi II DPR RI, Menteri Nusron Paparkan Capaian Kinerja dan Anggaran Kementerian ATR/BPN Tahun 2026

Selasa, 31 Maret 2026 - 21:47
Beli Obat Lebih Mudah melalui Super Apps BRImo, Hadirkan Layanan Pesanan Obat Antar ke Rumah
Nasional

Mengenal Desa BRILian Sumowono, Desa Sayur yang Tumbuh dan Berinovasi Bersama BRI

Selasa, 31 Maret 2026 - 21:17

BERITA POPULER

  • Kekuatan Kolaborasi Tumbuhkan Penghimpunan Ramadan 1447 H Dompet Dhuafa Lampaui 15%

    Jelang FIFA Series, Jay Idzes Bocorkan Atmosfer Baru Timnas Indonesia

    1240 shares
    Share 496 Tweet 310
  • Warga Aceh Dikeroyok di Polda Metro Jaya, DPD RI: Ini Tamparan Keras bagi Penegakan Hukum

    1073 shares
    Share 429 Tweet 268
  • Rehabilitasi Pascabencana Sumatera, Tito Minta Daerah Aman Bantu Daerah Rusak Parah

    953 shares
    Share 381 Tweet 238
  • Kemnaker: Ratusan Aduan Pelanggaran THR, 173 Kasus Sudah Selesai dan 1.400-an Berproses

    893 shares
    Share 357 Tweet 223
  • DPR Minta OJK yang Baru Segera Tangani Kasus Dana Syariah Rp2,47 Triliun

    790 shares
    Share 316 Tweet 198
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.