• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

Target Sejuta, Kementan Siap Gelar Pelatihan Petani dan Penyuluh

Juni Armanto Editor Juni Armanto
Sabtu, 3 Juli 2021 - 06:47
in Nasional
Mentan Syahrul Yasin Limpo dan Kepala BPPSDMP Dedi Nursyamsi (kiri) berkomitmen meningkatkan kapasitas SDM pertanian Foto: BPPSDMP

Mentan Syahrul Yasin Limpo dan Kepala BPPSDMP Dedi Nursyamsi (kiri) berkomitmen meningkatkan kapasitas SDM pertanian Foto: BPPSDMP

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Sekitar satu juta petani dan penyuluh dari seluruh Indonesia akan dilibatkan Kementerian Pertanian (Kementan) RI dalam pelatihan daring (online) yang berlangsung masif pada 12-14 Juli 2021. Tujuannya, menyiapkan SDM (sumberdaya manusia) pertanian yang berkompeten menghadapi tantangan dan perubahan cepat pada era industri 4.0.

Menteri Pertanian (Mentan) RI Syahrul Yasin Limpo terus berupaya meningkatkan kompetensi dan kapasitas SDM pertanian melalui pelatihan yang terstruktur, sistematis dan masif, karena perkembangan pertanian sangat dinamis. SDM pertanian adalah penentu peningkatan produktivitas, kontribusinya 50 persen sementara inovasi teknologi dan regulasi masing-masing 25 persen.

BacaJuga:

Pemerintah Percepat Transformasi Digital untuk Tingkatkan Layanan Publik

KKP Perkuat Kolaborasi Global Lindungi Laut lewat Living High Seas Partnership

Genjot Wirausaha Muda, Kunci Strategis Indonesia Hadapi Ledakan Demografi

“SDM pertanian berkualitas, prioritas Kementan karena target produktivitas harus tinggi. Tujuannya, mendukung ketahanan pangan nasional maka pelatihan petani dan penyuluh menjadi fokus karena pertanian sangat dinamis,” kata Mentan Syahrul.

Dia mengimbau para petani dan penyuluh bergabung dalam pelatihan pada 12-14 Juli mendatang, sehingga seluruh program pertanian akan terakselerasi dengan baik dan hasilnya maksimal bagi kesejahteraan petani.

“Selain SDM pertanian berkualitas, jumlah mereka harus diperbanyak. Tujuannya, akselerasi pencapaian target berbasis standardisasi tinggi. Dengan begitu, kuota ekspor pertanian akan terus naik,” kata Mentan.

Sebagaimana dijadwalkan, pelatihan sejuta petani dan penyuluh pada 12-14 Juli 2021. Registrasi dimulai H-5 hingga H-1 dari jadwal di atas melalui aplikasi registrasi pelatihan online (daring) dengan alamat dibedakan menurut kategori petani dan penyuluh.

Pelatihan Sejuta Petani dan Penyuluh mematok target 1,5 juta peserta dengan komposisi 1.460.197 petani dan 39.803 penyuluh. Mengacu komposisi tersebut, setiap penyuluh akan mengikutsertakan dua kelompok tani (Poktan) beranggotakan 40 hingga 50 orang per Poktan.

Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP) Dedi Nursyamsi  memastikan bahwa Kementan tetap berkomitmen meningkatkan kompetensi SDM pertanian.

“Pertanian posisinya penting bagi ketahanan pangan. Secara bisnis, pertanian juga sangat kompetitif dan tidak terpengaruh Pandemi Covid-19,” ujarnya.

Menurut Dedi, pelatihan akan berlangsung terstruktur, sistematis dan masif secara tatap muka (offline) dengan penerapan ketat Protokol Kesehatan (Prokes) dan virtual (online). Khusus offline, zonasi implementasi akan dibagi pada Unit Pelaksana Teknis (UPT) BPPSDMP.

Pelatihan online dilaksanakan melalui Komando Strategis Pembangunan Pertanian (KostraTani) pada Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) di tingkat kecamatan di bawah kendali Kostrada di tingkat kabupaten/kota dan Kostrawil di tingkat provinsi.

“Konsep pelatihan akan padat karena secara online dan offline. Untuk offline, tentu menyesuaikan situasi Pandemi Covid-19, dengan implementasi Prokes ketat,” kata Dedi. (ibs)

Tags: BPPSDMPKementanpertanian

Berita Terkait.

rini
Nasional

Pemerintah Percepat Transformasi Digital untuk Tingkatkan Layanan Publik

Selasa, 7 April 2026 - 17:07
Miftahul-Huda
Nasional

KKP Perkuat Kolaborasi Global Lindungi Laut lewat Living High Seas Partnership

Selasa, 7 April 2026 - 12:43
Helvi-Moraza
Nasional

Genjot Wirausaha Muda, Kunci Strategis Indonesia Hadapi Ledakan Demografi

Selasa, 7 April 2026 - 08:59
Rini
Nasional

KemenPANRB Terapkan Skema Kerja Fleksibel, Fokus pada Capaian Kinerja ASN

Selasa, 7 April 2026 - 08:49
Purbaya
Nasional

Menuju Pertumbuhan Tinggi, Pemerintah Bereskan ‘Sumbatan’ Dunia Usaha

Selasa, 7 April 2026 - 08:39
abdul
Nasional

Mendikdasmen: PAUD Jadi Modal Dasar Penanaman Rasa Percaya Diri pada Anak

Selasa, 7 April 2026 - 04:40

BERITA POPULER

  • Pemain-Persik

    Persik vs Persijap: Macan Putih Dapat Suntikan Tenaga dan Energi Tambahan

    1122 shares
    Share 449 Tweet 281
  • Update Banjir di Jakarta Hari Ini, BPBD: Genangan di 1 RT di Jakbar

    744 shares
    Share 298 Tweet 186
  • Prakiraan Cuaca, Hujan Berpotensi Guyur Sebagian Wilayah Jakarta Hari Ini

    739 shares
    Share 296 Tweet 185
  • 3 Prajurit TNI Gugur di Lebanon, BKSAP DPR Dorong Pengadilan Internasional

    703 shares
    Share 281 Tweet 176
  • Harga Avtur Melonjak hingga 80 Persen, DPR Minta Pemerintah Cegah Tiket Pesawat Ikut Terbang Tinggi

    664 shares
    Share 266 Tweet 166
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.