• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

Lembaga Eijkman: Vaksinasi Cegah Gejala Infeksi Lebih Parah

Redaksi Editor Redaksi
Selasa, 22 Juni 2021 - 17:29
in Nasional
indoposco

Ilustrasi. Foto: Antara

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Vaksinasi itu untuk meningkatkan kekebalan seseorang. Pernyataan tersebut diungkapkan Kepala Lembaga Biologi Molekuler Eijkman Prof Amin Subandrio dalam acara daring, Selasa (22/6/2021).

Dia mengatakan, fungsi vaksinasi di antaranya: melindungi seseorang dari infeksi, mencegah gejala lebih berat dari infeksi, mencegah dari kematian dan mencegah penularan ke orang lain.

BacaJuga:

Bersaing dengan Perguruan Tinggi, Tren Siswa Masuk PTKIN Meningkat

Menteri PANRB Bahas Penguatan Integrasi Layanan BPJS pada MPP dan Portal INAku, Ini Alasannya

Pemerintah Ingatkan Masyarakat tak Tergiur Tawaran Jalur Haji Tidak Resmi

“Tidak berarti setelah vaksinasi kita menjadi kebal terhadap virus,” katanya.

Dia menjelaskan, tingkat infeksi seseorang dipengaruhi oleh dosis virus dan tingkat kekebalan seseorang. Dosis virus yang lebih besar bisa menyebabkan menurunnya tingkat kekebalan, sehingga seseorang bisa saja terinfeksi oleh virus.

“Laporan di daerah seseorang yang sudah divaksin gejalanya akan lebih ringan dan masa sakitnya lebih pendek. Makanya inilah manfaat vaksinasi,” terangnya.

Lebih jauh Prof Amin menyebut, seseorang yang sudah divaksin tetap bisa terinfeksi oleh virus Covid-19. Salah satunya oleh varian baru Covid-19.

“Varian delta ini 30-40 lebih mudah menular dari varian Alfa. Dan varian Alfa 30-70 lebih menular dari varian lain (biasa). Jadi varian delta ini memang jauh lebih menular,” ujarnya.

Ia menerangkan, untuk mencegah virus bermutasi, maka harus dilakukan pemutusan mata rantai penularan. Sehingga, tidak memberikan kesempatan virus untuk memperbanyak dan bermutasi menjadi varian baru.

“Varian virus apapun, kalau kita tidak mencegah penularannya, maka bisa menyebabkan virus menjadi kuat. Bisa menyesuaikan lingkungan dengan tekanan-tekanan bahkan dengan vaksinasi,” imbuhnya. (nas)

Tags: covid-19Vaksinasi Covid-19

Berita Terkait.

ptkin
Nasional

Bersaing dengan Perguruan Tinggi, Tren Siswa Masuk PTKIN Meningkat

Minggu, 5 April 2026 - 00:30
RW
Nasional

Menteri PANRB Bahas Penguatan Integrasi Layanan BPJS pada MPP dan Portal INAku, Ini Alasannya

Sabtu, 4 April 2026 - 21:13
Jemaah-haji
Nasional

Pemerintah Ingatkan Masyarakat tak Tergiur Tawaran Jalur Haji Tidak Resmi

Sabtu, 4 April 2026 - 20:05
Penumpang-Kereta
Nasional

10 Kota Jadi Tujuan Favorit pada Libur Panjang Akhir Pekan Ini

Sabtu, 4 April 2026 - 17:11
Nanik-S.-Deyang
Nasional

60 Siswa Keracunan MBG di Jaktim, BGN Akui Operasikan Dapur Tak Layak

Sabtu, 4 April 2026 - 15:26
Rakor-terbatas
Nasional

Rakortas Tata Kelola Program MBG, Wamen Isyana Harap Pelaksanaan Bagi 3B Ditingkatkan

Sabtu, 4 April 2026 - 13:14

BERITA POPULER

  • darwati

    Warga Aceh Dikeroyok di Polda Metro Jaya, DPD RI: Ini Tamparan Keras bagi Penegakan Hukum

    1092 shares
    Share 437 Tweet 273
  • Kemnaker: Ratusan Aduan Pelanggaran THR, 173 Kasus Sudah Selesai dan 1.400-an Berproses

    913 shares
    Share 365 Tweet 228
  • DPR Minta OJK yang Baru Segera Tangani Kasus Dana Syariah Rp2,47 Triliun

    796 shares
    Share 318 Tweet 199
  • 3 Prajurit TNI Gugur di Lebanon, BKSAP DPR Dorong Pengadilan Internasional

    699 shares
    Share 280 Tweet 175
  • Arus Balik Lebaran 2026 di Tol Cipali Capai 3.500 Kendaraan per Jam, Jelang Sore Lancar

    680 shares
    Share 272 Tweet 170
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.