• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Gaya Hidup

Signify Foundation Menerangi Kehidupan di Desa-Desa Pedalaman NTT

Redaksi Editor Redaksi
Minggu, 20 Juni 2021 - 10:29
in Gaya Hidup
Signify Foundation, melalui program KTHE Signify Indonesia, mendistribusikan unit Philips LifeLight berbasis tenaga surya untuk rumah tangga dan puskesmas, dan unit Philips SunStay untuk menerangi jalan umum.

Signify Foundation, melalui program KTHE Signify Indonesia, mendistribusikan unit Philips LifeLight berbasis tenaga surya untuk rumah tangga dan puskesmas, dan unit Philips SunStay untuk menerangi jalan umum.

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Signify (Euronext: LIGHT), pemimpin dunia di bidang pencahayaan, melanjutkan komitmennya untuk menerangi masyarakat di daerah terpencil di Indonesia. Tahun ini, program Signify Indonesia ”Kampung Terang Hemat Energi (KTHE)” yang didanai oleh Signify Foundation membawa pencahayaan ke-16 desa yang belum terjangkau listrik di Kabupaten Kupang dan Sumba Tengah, Nusa Tenggara Timur (NTT).

Program ini mendistribusikan 1.375 unit Philips LifeLight kepada rumah-rumah yang membutuhkan dan membangun 16 titik lampu jalan baru menggunakan Philips SunStay di 8 desa dan jalur penghubungnya di Kupang. Di Sumba Tengah, 1.826 unit Philips LifeLight disalurkan untuk rumah tangga serta 3 puskesmas di 8 desa.

BacaJuga:

Oakwood Hotel & Apartments Taman Mini Jakarta Hadirkan Tipe Kamar Premier dan Studio Terbaru

Rayakan Hari Batik Nasional, Hotel GranDhika Iskandarsyah Jakarta Hadirkan Batik Week dan Promo Oktober

Teknologi MRI 3 Tesla Jadi Andalan Baru untuk Diagnosis Kasus Kompleks

“Bagi banyak orang, pencahayaan dianggap sepele. Meskipun ini merupakan bagian penting dalam kehidupan sehari-hari, masih ada masyarakat tak terjangkau listrik yang aktivitasnya terbatas pada siang hari. Hal ini tentu saja mengurangi produktivitas mereka secara keseluruhan dan membatasi kemampuan mereka untuk mencari nafkah, di samping risiko kesehatan yang ditimbulkan oleh lampu minyak, lilin, dan obor,” komentar Dedy Bagus Pramono, Country Leader Signify Indonesia.

“Sebagai perusahaan yang sudah hadir di Indonesia selama lebih dari 125 tahun, kami berkomitmen untuk membantu meningkatkan kehidupan masyarakat di Indonesia, dan kami melakukannya dengan cara terbaik yang kami bisa, yaitu melalui pencahayaan. Program KTHE adalah bukti komitmen berkelanjutan kami untuk menerangi kehidupan masyarakat,” katanya.

Didukung oleh Signify Foundation, sebuah organisasi yan didedikasikan untuk mendukung masyarakat yang kurang mampu dan kurang terlayani di seluruh dunia dengan memberikan akses terhadap pencahayaan, Signify menyediakan pencahayaan LED bertenaga surya untuk memungkinkan masyarakat di daerah pedesaan terpencil untuk melakukan aktivitas sehari-hari saat malam tiba.

“Siang hari tambahan” ini mengubah cara masyarakat menjalani kehidupan sehari-hari mereka. Berkat ini, masyarakat desa tidak perlu lagi terpapar risiko penglihatan atau pernapasan saat menggunakan lilin dan lampu minyak tanah. Pencahayaan yang dipasang di fasilitas umum seperti puskesmas memberikan penduduk akses ke perawatan dalam keadaan darurat medis, bahkan ketika hari sudah gelap.

Bermitra dengan Kopernik, LSM lokal yang mengkhususkan diri dalam bidang teknologi untuk memberdayakan masyarakat di desa-desa terpencil, Signify Foundation menyediakan pencahayaan rumah tangga berbasis tenaga surya.

Pencahayaan rumah bertenaga surya Philips LifeLight ini lebih aman, lebih sehat, lebih terang, dan 10 kali lebih tahan lama (hingga 40 jam) daripada lampu minyak tanah dan lilin. Fitur yang berguna dari Philips LifeLight adalah port USB yang dapat digunakan untuk mengisi daya ponsel di rumah. Untuk menerangi jalan-jalan desa, perusahaan memasang Philips SunStay, lampu jalan bertenaga surya all-in-one lengkap dengan baterai terintegrasi, panel surya dan pengisi daya yang semuanya telah terpasang pada luminer.

Salah satu tipikal desa terpencil yang dipilih untuk menerima sistem pencahayaan tenaga surya adalah desa Sillu di Kabupaten Kupang. Berjarak hanya empat jam berkendara dari kota Kupang, 5.000 penduduk desa ini tidak pernah menikmati kemudahan listrik. Penduduk biasa menggunakan obor kayu untuk menemani perjalanan mengambil air di malam hari. Para wanita, yang mencari nafkah dari menenun, harus melakukan semuanya di siang hari, saat cukup terang untuk bisa melihat dan memeriksa hasil tenunan yang dikerjakan.

“Sebagai kepala desa, yang paling saya inginkan adalah warga saya memiliki penerangan, sehingga mereka tidak perlu menggunakan obor api hanya untuk mendapatkan air bersih, dan mereka tidak harus hidup dalam kegelapan,” kata Maksen Banni, kepala desa Sillu.

“Saya sangat bersyukur bahwa sekarang kami bahkan memiliki lampu jalan untuk menerangi sumber mata air, sehingga warga bisa mengambil air bersih yang mereka butuhkan dengan aman. Dengan adanya lampu, masyarakat juga bisa beraktivitas di malam hari,” tambahnya.

Sebagai pemimpin di bidang pencahayaan, Signify berusaha untuk membuka potensi luar biasa dari cahaya untuk kehidupan yang lebih cerah dan dunia yang lebih baik. Sejak penemuan pencahayaan tenaga surya, perusahaan berkomitmen untuk menawarkan sistem pencahayaan yang mengandalkan energi berkelanjutan seperti sinar matahari, baik untuk pencahayaan dalam maupun luar ruangan.

Sejak program KTHE pertama di tahun 2015, secara total Signify telah menghadirkan pencahayaan berbasis tenaga surya ke 46 desa terpencil di seluruh Indonesia, menerangi kehidupan lebih dari 90.000 orang yang sebelumnya tidak memiliki akses terhadap pencahayaan. Signify percaya bahwa sistem pencahayaan tenaga surya yang berkelanjutan akan membantu menerangi lebih banyak wilayah di seluruh Indonesia dan meningkatkan kualitas hidup dengan signifikan dan bermakna. (srv)

Tags: Kampung Terang Hemat EnergiKTHEnttSignify Foundation

Berita Terkait.

hotel
Gaya Hidup

Oakwood Hotel & Apartments Taman Mini Jakarta Hadirkan Tipe Kamar Premier dan Studio Terbaru

Jumat, 9 Oktober 2026 - 18:05
batik
Gaya Hidup

Rayakan Hari Batik Nasional, Hotel GranDhika Iskandarsyah Jakarta Hadirkan Batik Week dan Promo Oktober

Jumat, 9 Oktober 2026 - 00:30
mri
Gaya Hidup

Teknologi MRI 3 Tesla Jadi Andalan Baru untuk Diagnosis Kasus Kompleks

Kamis, 8 Oktober 2026 - 20:42
diy
Gaya Hidup

2 Seniman Lokal Sabet Grand Prize MR.D.I.Y. Regional Art Competition 2026

Kamis, 8 Oktober 2026 - 15:13
Dorong Fleksibilitas Produksi, Epson Perkenalkan Printer UV Flatbed SureColor V4000
Gaya Hidup

Dorong Fleksibilitas Produksi, Epson Perkenalkan Printer UV Flatbed SureColor V4000

Kamis, 8 Oktober 2026 - 04:44
shopee
Gaya Hidup

Momen 10.10, ShopeePay Siapkan Beragam Promo untuk Kebutuhan Sehari-hari

Selasa, 6 Oktober 2026 - 16:26

OLAHRAGA

Hadi-Tj
Olahraga

Hadi Tjahjanto Sebut Negara Eropa Jadi Pesaing Terberat Karateka Indonesia di Polandia

Editor Juni Armanto
Sabtu, 10 Oktober 2026 - 18:48

INDOPOSCO.ID - Ketua Umum Federasi Olahraga Karate-Do Indonesia (FORKI) Hadi Tjahjanto menyebut negara-negara di Eropa sebagai pesaing terberat kontingen karate...

SelengkapnyaDetails
forki

Bekal Juara di Vietnam, Hadi Tjahjanto Optimistis Timnas Karate Bidik 6 Emas di Polandia

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 09:09
PB FORKI Berangkatkan 11 Atlet Karate Indonesia ke Kejuaraan Dunia di Polandia

PB FORKI Berangkatkan 11 Atlet Karate Indonesia ke Kejuaraan Dunia di Polandia

Jumat, 9 Oktober 2026 - 19:07
bri

Jelang MotoGP Mandalika, BRI Latih 500 Volunteer Kelola Sampah

Kamis, 8 Oktober 2026 - 19:19
Bandara Internasional Zainuddin Abdul Madjid

Sentuhan Magis Pertamina di Bandara Lombok: Antarkan Semarak MotoGP Langsung Saat Mendarat

Rabu, 7 Oktober 2026 - 13:23

BERITA POPULER

  • Todotua

    Asian Games 2026 Ditutup Manis, Kontingen Indonesia Bawa Pulang 39 Medali dan Catat Hasil Optimal

    2715 shares
    Share 1086 Tweet 679
  • Cetak 5 Gol ke Gawang Bangladesh, Mitchell Baker Samai Rekor Iswadi Idris

    1212 shares
    Share 485 Tweet 303
  • Hendra Kurniawan Pimpin Polda Banten, Hengki Lanjut ke Jabar

    1040 shares
    Share 416 Tweet 260
  • Jelang Final, Jay Idzes Terus Suntikkan Semangat untuk Skuad Garuda

    981 shares
    Share 392 Tweet 245
  • Firli Bahuri Raih Doktor, Tawarkan Model Baru Penyelesaian Konflik Sosial

    977 shares
    Share 391 Tweet 244
    Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to connect your Instagram account.

Verifikasi Dewan Pers

Status Verifikasi Dewan Pers : Administratif dan faktual dengan nomor sertifikat 1132/DP-Verifikasi/K/X/2023
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.