• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Megapolitan

Soal Gangguan PPDB, Ombudsman Panggil Disdik DKI Jakarta

Redaksi Editor Redaksi
Selasa, 8 Juni 2021 - 22:32
in Megapolitan
Sejumlah orang tua dan wali calon peserta didik baru mendatangi posko terkait kendala PPDB 2021 di SMA 70 Jakarta, Selasa (8/6/2021). Foto: (ANTARA)

Sejumlah orang tua dan wali calon peserta didik baru mendatangi posko terkait kendala PPDB 2021 di SMA 70 Jakarta, Selasa (8/6/2021). Foto: (ANTARA)

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Ombudsman Jakarta Raya memanggil Dinas Pendidikan (Disdik), Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil) DKI Jakarta serta Telkom selaku penyedia jaringan karena muncul kendala ketika pengajuan akun untuk Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) sehingga sempat dihentikan sementara.

“Hasil pemeriksaan menunjukkan kegagalan Telkom selaku ‘provider’ penyelenggara PPDB ‘online’ DKI 2021 dalam menyiapkan perangkat termasuk ‘server’ dan ‘bandwidth’ yang memadai,” kata Kepala Perwakilan Ombudsman Jakarta Raya Teguh P Nugroho seperti dikutip Antara, Selasa (8/6/2021).

BacaJuga:

Polisi Prediksi Puncak Arus Balik Tangerang 24-25 Maret

H+2 Lebaran, Volume Kendaraan di Jalur Puncak Meningkat 50 Persen

Anggota Ditlantas PMJ Meninggal saat Amankan Mudik, Kapolri Berduka

Teguh menyebut penyedia jaringan itu salah memperhitungkan kemampuan peladen (server) dan lebar pita (bandwidth) sehingga mengganggu pendaftaran jenjang SD, SMP dan SMA pada Senin (7/6). Untuk PPDB 2021, Dinas Pendidikan (Disdik) melakukan integrasi dari statis menjadi dinamis untuk data Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) dengan Sistem Pendataan Nilai Rapor (Sidanira) untuk menekan kesalahan input manual oleh pendaftar.

Disdukcapil juga telah membuka sistem “data base” termasuk menyiapkan tiga peladen untuk mempermudah pengintegrasian data sistem pendaftaran daring dengan Sidanira. Sedangkan Telkom, kata dia, menyediakan 65 peladen dan 14 peladen cadangan dengan lebar pita mencapai 10 gigabyte untuk memenuhi kebutuhan PPDB daring 2021.

BUMN itu, lanjut dia, sebelumnya menyanggupi kebutuhan tersebut termasuk perubahan pengintegrasian sistem pendaftaran dengan Sidanira dari statis menjadi dinamis, meski belum memiliki pengalaman pengintegrasian secara dinamis.

Teguh menuturkan simulasi dan uji coba dilakukan Telkom sejak satu bulan sebelum penyelenggaraan PPDB sampai Kamis (3/6) dan tidak menemui kendala. Namun, pada hari pertama PPDB daring terjadi kendala dengan penutupan sementara pengajuan akun bahkan pada Selasa (8/6) masih belum ada perkembangan signifikan karena kembali ada penghentian sementara pengajuan akun.

Teguh menuturkan Telkom kemudian menambah dua peladen untuk mempercepat proses, namun hanya sedikit terjadi perubahan. Disdik DKI kemudian memperpanjang waktu pendaftaran dan mengubah sistem integrasi data pendaftaran kembali ke statis.

“Perubahan ini memberi sedikit perbaikan pada percepatan proses pendaftaran. Sejak pukul 07.00-09.00 telah ada 70 ribu pengajuan akun baru. Sementara total akun yang teregistrasi tercatat sebanyak 150 ribu dari 300 ribu pendaftar,” ucapnya.

Dengan kembalinya pengintegrasian data pendaftaran PPDB dengan Sidanira secara statis maka jika ada kesalahan data yang diinput oleh pendaftar, perbaikannya dilakukan ke pos-pos pelayanan Disdik secara manual. “Justru hal tersebut menjadi sangat rawan mengundang kerumunan di masa pandemi,” ucapnya. (wib)

Tags: Disdik DKIombudsmanPPDBppdb jakarta

Berita Terkait.

Pemudik
Megapolitan

Polisi Prediksi Puncak Arus Balik Tangerang 24-25 Maret

Selasa, 24 Maret 2026 - 05:15
Jalur-Puncak
Megapolitan

H+2 Lebaran, Volume Kendaraan di Jalur Puncak Meningkat 50 Persen

Senin, 23 Maret 2026 - 19:15
Anggota Ditlantas PMJ Meninggal saat Amankan Mudik, Kapolri Berduka
Megapolitan

Anggota Ditlantas PMJ Meninggal saat Amankan Mudik, Kapolri Berduka

Senin, 23 Maret 2026 - 15:17
Kuliner Ikonik Lebaran Betawi
Megapolitan

Kuliner Ikonik Lebaran Betawi

Senin, 23 Maret 2026 - 00:21
Libur Lebaran, Pengunjung Ancol Tembus 35 Ribu Orang dalam Sehari
Megapolitan

Libur Lebaran, Pengunjung Ancol Tembus 35 Ribu Orang dalam Sehari

Minggu, 22 Maret 2026 - 23:05
Libur Lebaran, Warga Serbu Blok M Naik MRT Tarif Rp1
Megapolitan

Rumah Ditinggal Mudik, Polisi Patroli Permukiman di Jakarta Barat

Minggu, 22 Maret 2026 - 22:21

BERITA POPULER

  • Yuniar

    BPN Jawa Barat Instruksikan Seluruh Kantor Pertanahan Buka Selama Cuti Bersama

    2670 shares
    Share 1068 Tweet 668
  • Lebaran 2026, Kakorlantas: Lalu Lintas Terkendali Meski Mobilitas Tinggi

    972 shares
    Share 389 Tweet 243
  • Kasus Andrie Yunus, Amnesty Singgung Warisan Jokowi dan Ancaman Otoritarianisme

    868 shares
    Share 347 Tweet 217
  • Dukung Kenyamanan Ibadah, Alfamidi-Unilever Kembali Bersihkan Ratusan Masjid di Indonesia

    831 shares
    Share 332 Tweet 208
  • 5 HP Gaming Terbaik 2026 untuk Mabar dan Push Rank, Performa Gahar Tanpa Lag

    698 shares
    Share 279 Tweet 175
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.