• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Headline

Pemudik yang Pulang Wajib Karantina Mandiri 5×24 Jam

Redaksi Editor Redaksi
Rabu, 19 Mei 2021 - 11:35
in Headline
indoposco

Ilustrasi

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Juru Bicara Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Prof Wiku Adisasmito berharap momentum lebaran Idulftri 1442 H dan adanya libur panjang tidak menimbulkan lonjakan kasus. Pasalnya, setiap adanya momentum libur panjang, dampak yang ditimbulkan baru terlihat pada 2 – 3 minggu setelahnya.

“Dan data perkembangan saat ini, belum menunjukkan dampak dari adanya libur dan kegiatan mudik lebaran,” ujar Wiku dalam Keterangan Persnya, Rabu (19/5/2021).

BacaJuga:

Penyelundupan Ketamin Senilai Rp3,48 Triliun Digagalkan, DPR Desak Bongkar Jaringan Internasional

Typhoon Champi Hits Taiwan, Injuring Two Indonesian Nationals

Dihantam Topan Champi di Taiwan, 2 WNI Luka Ringan

Untuk itu, Wiku meminta semua pihak tidak terlena meskipun perkembangan minggu lalu pada kasus positif dan kematian menunjukkan penurunanan.

Kendati demikian, bagi masyarakat yang baru saja kembali dari bepergian diingatkan agar melakukan karantina mandiri selama 5 x 24 jam sebagai bentuk tanggungjawab terhadap orang-orang di sekitarnya.

“Terutama bagi kantor-kantor yang pegawainya melakukan perjalanan antar batas daerah selama lebaran dan libur Idulfitri. Agar mewajibkan pegawainya melakukan karantina mandiri sebelum kembali ke kantor,” jelasnya.

“Untuk efektifitasnya, seluruh posko desa dan kelurahan diminta memantau masyarakat yang melakukan perjalanan agar melaksanakan karantina mandiri selama 5 x 24 jam. Hal ini perlu menjadi perhatian agar masyarakat dan penanganan di wilayahnya masing-masing berjalan optimal,” sambungnya.

Dia menyebut, jika melihat perkembangan penanganan pandemi Covid-19 di Indonesia perlahan berangsur membaik. Perkembangan baik ini dapat dilihat dari jumlah kasus aktif yang terus menurun setiap harinya hingga mencapai dibawah 90 ribu kasus atau per 17 Mei 2021 di angka. 89.129 kasus dengan persentase 5,1 persen.

“Dibandingkan kasus aktif dunia di angka 10,9 persen. Sementara pasien sembuh terus bertambah setiap harinya hingga mencapai 1.606.611 orang atau persentasenya 92,1 persen dibandingkan dunia di angka 87,1 persen. Untuk kematian, sebanyak 48.305 kasus atau 2,76 persen dibandingkan dunia 2,1 persen,” katanya.

Sementara pada perkembangan mingguan berdasarkan data per 16 Mei 2021, pada kasus positif terjadi penurunan kasus 28,4 persen. Terdapat 5 provinsi dengan kenaikan kasus tertinggi mingguan yakni Jawa Tengah naik 148 (2.591 vs 2.739), Kepulauan Riau naik 57 (932 vs 989), Sumatera Utara naik 38 (536 vs 574), Sulawesi Utara naik 18 (24 vs 42) dan Sulawesi Utara naik 5 (7 vs 12).

Angka kematian, minggu ini juga mengalami penurunan sebesar 11,1 persen. Ada 5 provinsi dengan kenaikan kematian tertinggi yakni Sulawesi Utara naik 24 (3 vs 27), Kalimantan Tengah naik 19 (3 vs 22), Jawa Tengah naik 19 (237 vs 256), Kepulauan Riau naik 13 (14 vs 27) dan Lampung naik 12 (20 vs 32).

“Kasus positif dan kematian didominasi provinsi di luar pulau Jawa, kecuali 1 provinsi yakni Jawa Provinsi-provinsi ini mengalami kenaikan bahkan sebelum efek libur Idul Fitri dan mudik,” jelasnya.

Sementara pada angka kesembuhan mingguan, menurun 12,5 persen. Namun terdapat 5 provinsi dengan kenaikan kesembuhan tertinggi yaitu Riau naik 1.068 (2.765 vs 3.833), Sulawesi Utara naik 632 (323 vs 955), Jawa Tengah naik 355 (3.888 vs 4.243), Kalimantan Barat naik 308 (553 vs 861) dan Lampung naik 401 (34 vs 435). (yah)

Tags: karantinakarantina pemudikpemudik

Berita Terkait.

Kentamin
Headline

Penyelundupan Ketamin Senilai Rp3,48 Triliun Digagalkan, DPR Desak Bongkar Jaringan Internasional

Minggu, 25 Oktober 2026 - 19:19
Typhoon Champi Hits Taiwan, Injuring Two Indonesian Nationals
Headline

Typhoon Champi Hits Taiwan, Injuring Two Indonesian Nationals

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 14:59
Dihantam Topan Champi di Taiwan, 2 WNI Luka Ringan
Headline

Dihantam Topan Champi di Taiwan, 2 WNI Luka Ringan

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 14:42
bowo
Headline

Akui Kekurangan Program MBG, Prabowo: Pecat dan Bersihkan!

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 10:10
haji
Headline

Jadwal Perjalanan Haji 2027 Lebih Awal, Beri Ruang Persiapan Bagi Jemaah

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 08:40
wo
Headline

Prabowo Praises Cabinet as “Quite Impressive,” Analyst Sees Hidden Message

Jumat, 23 Oktober 2026 - 19:39

OLAHRAGA

Legislator Ini Minta Pembinaan Fokus pada Potensi Unik Anak saat Buka Turnamen KU-12
Olahraga

Legislator Ini Minta Pembinaan Fokus pada Potensi Unik Anak saat Buka Turnamen KU-12

Editor Nasuha
Senin, 26 Oktober 2026 - 13:53

INDOPOSCO.ID – Anggota Komisi X DPR RI, Abdul Fikri Faqih menegaskan bahwa pembinaan olahraga usia dini harus berfokus pada pengembangan...

SelengkapnyaDetails
Jakarta Sukses Gelar JRF 2026 dan Konser Ye, Bawa Dampak Ekonomi bagi Warga

Jakarta Sukses Gelar JRF 2026 dan Konser Ye, Bawa Dampak Ekonomi bagi Warga

Senin, 26 Oktober 2026 - 09:34
BLISPI

Cetak Bintang Sepak Bola dari Daerah, Ketua DPD RI Buka BLISPI Youth Cup V di Bekasi

Minggu, 25 Oktober 2026 - 16:16
NOC Indonesia

Menuju Dakar 2026, NOC Indonesia Resmi Lepas 12 Atlet Muda Terbaik

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 02:22
champion

Hasil Liga Champions: MU Dipermak Como, Bayern Gagal Menang Atas Arsenal

Kamis, 22 Oktober 2026 - 10:10

BERITA POPULER

  • Karhutla Masih Marak, BNPB Ingatkan Pelaku Usaha Tak Bakar Lahan

    Kurangi Beban Dosen, Mendiktisaintek Bakal Tata Kembali Prodi untuk Efisiensi Kampus

    4294 shares
    Share 1718 Tweet 1074
  • Kementerian PKP Bedah Rumah Warga Tak Mampu di Kampung Ambon

    1155 shares
    Share 462 Tweet 289
  • Eks Konsesi TPL Seluas 638 Hektar di Humbang Hasundutan Resmi Dikelola Kelompok Tani Lewat Perhutanan Sosial

    942 shares
    Share 377 Tweet 236
  • Atasi Suhu Panas, Pemprov Jakarta Gelar Operasi Modifikasi Cuaca

    940 shares
    Share 376 Tweet 235
  • Bea Cukai Gagalkan Pengangkutan 1,6 Juta Batang Rokok Ilegal di Tol Ciperna

    906 shares
    Share 362 Tweet 227
    Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to connect your Instagram account.

Verifikasi Dewan Pers

Status Verifikasi Dewan Pers : Administratif dan faktual dengan nomor sertifikat 1132/DP-Verifikasi/K/X/2023
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.