• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nusantara

DPRD Lebak Dukung Penutupan Tempat Wisata di Banten

Redaksi Editor Redaksi
Minggu, 16 Mei 2021 - 11:01
in Nusantara
Pantai Sawarna yang berada di Kabupaten Lebak, Provinsi Banten. Foto: Safar/INDOPOSCO.ID

Pantai Sawarna yang berada di Kabupaten Lebak, Provinsi Banten. Foto: Safar/INDOPOSCO.ID

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Anggota DPRD Lebak Musa Weliansyah mendukung kebijakan Gubernur Banten Wahidin Halim yang menutup seluruh wisata karena berpotensi penyebaran pandemi Covid-19.

“Kami dari awal juga tidak setuju destinasi wisata dibuka setelah Hari Raya Lebaran 1442 Hijriah,” kata Musa Weliansyah yang juga Ketua Fraksi PPP DPRD Lebak, di Lebak, Minggu kepada Antara.

BacaJuga:

Mudik Lebaran, Polda Sumsel Buka Layanan Kesehatan Gratis di Rest Area

Berikan Energi Bagi Penyintas, STIMUNO dan Dompet Dhuafa Salurkan 1.000 Paket Berbuka dan Multivitamin di Aceh Tamiang

Mau Salat Id di IKN? Tol Sudah Dibuka Sejak 04.30 WITA

Kebijakan Pemerintah Provinsi Banten dinilai sangat tepat untuk melakukan penutupan kawasan wisata, karena terjadi kerumunan massa dan bisa menjadikan klaster penyebaran kasus Covid-19.

Saat ini, kata dia, diberbagai lokasi wisata terjadi antrian panjang kendaraan, seperti jalur kawasan Pantai Anyer menuju Carita juga di Lebak bagian selatan.

Dengan demikian, kata dia, Wahidin Halim menerbitkan Instruksi Gubernur Nomor 556/901-Dispar/2021, tentang penutupan seluruh destinasi wisata di wilayah Banten.

Penutupan obyek wisata mulai tertanggal 15 sampai 30 Mei tahun 2021 guna mengantisipasi pencegahan penularan Covid-19.

“Kami tentu sangat mendukung penutupan wisata demi kemaslahatan dan perlindungan agar warga Banten usai Lebaran tetap sehat dan tidak tertular penyakit yang mematikan itu,” kata Politisi PPP Lebak.

Ia mengatakan, pengalaman penyebaran Covid-19 jangan sampai terjadi seperti di negara India hingga angka kematian tertinggi di dunia.

Dimana saat itu, kata dia, tingkat kesembuhan pasien Corona di India cukup baik dibandingkan Indonesia.

Namun, menurut dia,pemerintah India kembali memberikan pelonggaran kepada masyarakatnya untuk melakukan kegiatan ekonomi, keagamaan, tradisi masyarakat, pariwisata, politik dan lainnya.

Pelonggaran kegiatan itu, kata dia, dalam beberapa pekan memicu penyebaran Covid-19 hingga banyak warga yang menjadi korban meninggal.

“Kami minta masyarakat mematuhi kebijakan Pemprov Banten dengan tidak mendatangi lokasi wisata guna mencegah pandemi Covid-19,” katanya menegaskan.

Ia juga mengatakan, pihaknya mengapresiasi keseriusan pemerintah daerah yang berkolaborasi dengan polisi, TNI, dan instansi lain untuk pengendalian Covid-19 dengan melakukan penyekatan.

Penyekatan itu, ujar dia, di antaranya untuk memutus mata rantai penularan Covid-19, karena memicu terjadi kerumunan massa.

Penyebaran Corona itu ditularkan oleh manusia,sehingga lebih tepat adanya posko penjagaan untuk mencegah larangan mudik Lebaran.

“Kami setuju Gubernur Banten mengeluarkan maklumat penutupan tempat pariwisata itu,” katanya.

Menurut pantauan INDOPOSCO.ID, kepadatan wisatawan juga terlihat di Pantai Anyer. Kepadatan terlihat dari sepanjang jalan yang mengakibatkan arus lalu lintas di ruas tol Tanggerang – Merak dialihkan. Tidak hanya itu, karena jumlah pengunjung yang membeludak terpaksa masyarakat yang hendak masuk kawasan pantai disuruh putar balik oleh petugas.

Para pengunjung ini umumnya merupakan warga asal Banten yang memilih menghabiskan libur lebaran dengan berkunjung ke pantai.

Dian pengunjung asal Banten mengaku datang bersama keluarganya. Dian mengatakan bahwa diperjalanan dia sama sekali tidak terjebak macet. “Tapi pantai sangat ramai,” katanya. Setiap pengunjung yang hendak memasuki kawasan pantai tidak diberlakukan pemeriksaan suhu tubuh terlebih dahulu. (mai/mg1)

Tags: BantenDPRD Lebakpenutupan tempat wisata

Berita Terkait.

Mudik Lebaran, Polda Sumsel Buka Layanan Kesehatan Gratis di Rest Area
Nusantara

Mudik Lebaran, Polda Sumsel Buka Layanan Kesehatan Gratis di Rest Area

Jumat, 20 Maret 2026 - 21:43
Berikan Energi Bagi Penyintas, STIMUNO dan Dompet Dhuafa Salurkan 1.000 Paket Berbuka dan Multivitamin di Aceh Tamiang
Nusantara

Berikan Energi Bagi Penyintas, STIMUNO dan Dompet Dhuafa Salurkan 1.000 Paket Berbuka dan Multivitamin di Aceh Tamiang

Jumat, 20 Maret 2026 - 19:01
Mau Salat Id di IKN? Tol Sudah Dibuka Sejak 04.30 WITA
Nusantara

Mau Salat Id di IKN? Tol Sudah Dibuka Sejak 04.30 WITA

Jumat, 20 Maret 2026 - 18:31
lombok
Nusantara

Personel Pengamanan Malam lebaran Polres Lombok Tengah Mulai Disebar

Jumat, 20 Maret 2026 - 18:08
indah
Nusantara

Polres Purbalingga Larang Takbir Keliling Konvoi Bermotor

Jumat, 20 Maret 2026 - 17:07
Setelah Padat, Jalur Nagreg Kini Lebih Lancar
Nusantara

Setelah Padat, Jalur Nagreg Kini Lebih Lancar

Jumat, 20 Maret 2026 - 16:57

BERITA POPULER

  • Yuniar

    BPN Jawa Barat Instruksikan Seluruh Kantor Pertanahan Buka Selama Cuti Bersama

    2634 shares
    Share 1054 Tweet 659
  • Dukung Kenyamanan Ibadah, Alfamidi-Unilever Kembali Bersihkan Ratusan Masjid di Indonesia

    822 shares
    Share 329 Tweet 206
  • Kasus Andrie Yunus, Amnesty Singgung Warisan Jokowi dan Ancaman Otoritarianisme

    737 shares
    Share 295 Tweet 184
  • Dinilai Sakit Jiwa Fans ENHYPEN Dikecam karena Rencana Aksi Gangguan Terkait Hengkangnya Heeseung

    806 shares
    Share 322 Tweet 202
  • Oknum TNI Ditangkap Usai Diduga Jual Senjata Organik ke Papua Nugini

    711 shares
    Share 284 Tweet 178
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.