• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

DPR Minta Operasi Tindakan Tegas kepada KKB Jangan Membabi Buta

Redaksi Editor Redaksi
Rabu, 28 April 2021 - 21:08
in Nasional
indoposco

Ilustrasi

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Politisi Partai Gerinda Daerah Pemilihan (Dapil) Papua Yan Permenas Mandenas menegaskan, pola penanganan kelompok kriminal bersenjata (KKB) oleh satuan tugas (Satgas) Nemangkawi di Papua harus dievaluasi. Karena, aksi teror yang dilakukan KKB terus meningkat.

“Konflik terus meluas tidak saja di wilayah Puncak tapi juga di wilayah Papua lainnya yang rawan konflik,” ujar Yan Mandenas melalui gawai, Rabu (28/4/2021).

BacaJuga:

Ketua DPR RI Berduka atas Gugurnya 3 Prajurit TNI di Lebanon, Desak PBB Bertindak Tegas

Isu BBM Naik 1 April Dibantah! Dasco: Harga Tetap, Masyarakat Diminta Tak Panik

Komisi II Dukung 552 Pemda Terlibat Implementasi PP Tunas

Menurut Anggota Komisi I DPR RI ini, penanganan KKB tidak efektif, terutama di wilayah Puncak. Bahkan penyerangan KKB di Puncak semakin brutal. “Korban bukan saja dari petugas, tapi juga masyarakat sipil,” katanya.

Lebih jauh, dia mengatakan, penanganan KKB saat harus lebih ditingkatkan, dengan menambah jumlah kekuatan militer. Namun, operasi tidak dilakukan secara membabi buta. Yang bisa menyebabkan terjadinya pengungsian masyarakat sipil.

“Kekuatan militer untuk penanganan KKB saat ini harus ditambah, tapi operasinya jangan membabi buta. Harus dengan deteksi dini melalui kekuatan intelijen dan teknologi yang kita miliki,” terangnya.

Ia mengatakan, harus ada langkah tegas terhadap KKB di Papua. Satgas harus secara cepat menangkap para anggota dan petinggi KKB. Apalagi korban jatuh belum lama ini seorang perwira tinggi Kepala BIN Daerah (Kabinda).

“Tangkap segera pelakunya. Ungkap siapa aktor dan yang menyuplai anggaran serta amunisi KKB ini,” ucapnya.

Agar ke depan, dikatakan Mandenas, Indonesia memiliki protap dalam penanganan konflik secara tertutup dan terbuka di wilayah rawan konflik. Karena, Papua harus aman dan Indonesia diakui oleh dunia internasional dalam penanganan konflik.

“Solusi jangka panjang harus dibuka ruang dialog masyarakat Papua. Untuk mengakomodir dan memberi kesempatan kepada kelompok yang pro kemerdekaan dan masyarakat yang pro NKRI,” katanya.

Ia menegaskan, saat ini bukan lagi ajang untuk melakukan konflik senjata. Akan tetapi era membangun komunikasi untuk membangun Papua secara bersama-sama. (nas)

Tags: DPR RIKelompok Kriminal BersenjatakkbKKB Papua

Berita Terkait.

Tak Hanya ASN, WFH Juga akan Diberlakukan untuk Karyawan Swasta dan BUMN
Nasional

Ketua DPR RI Berduka atas Gugurnya 3 Prajurit TNI di Lebanon, Desak PBB Bertindak Tegas

Rabu, 1 April 2026 - 06:43
Isu BBM Naik 1 April Dibantah! Dasco: Harga Tetap, Masyarakat Diminta Tak Panik
Nasional

Isu BBM Naik 1 April Dibantah! Dasco: Harga Tetap, Masyarakat Diminta Tak Panik

Selasa, 31 Maret 2026 - 23:29
Isu BBM Naik 1 April Dibantah! Dasco: Harga Tetap, Masyarakat Diminta Tak Panik
Nasional

Komisi II Dukung 552 Pemda Terlibat Implementasi PP Tunas

Selasa, 31 Maret 2026 - 22:55
Raker Bersama Komisi II DPR RI, Menteri Nusron Paparkan Capaian Kinerja dan Anggaran Kementerian ATR/BPN Tahun 2026
Nasional

Raker Bersama Komisi II DPR RI, Menteri Nusron Paparkan Capaian Kinerja dan Anggaran Kementerian ATR/BPN Tahun 2026

Selasa, 31 Maret 2026 - 21:47
Beli Obat Lebih Mudah melalui Super Apps BRImo, Hadirkan Layanan Pesanan Obat Antar ke Rumah
Nasional

Mengenal Desa BRILian Sumowono, Desa Sayur yang Tumbuh dan Berinovasi Bersama BRI

Selasa, 31 Maret 2026 - 21:17
Perlindungan Remaja di Era Digital Jadi Sorotan, Begini Respons Pemerintah 
Nasional

Pembatasan Pusat UTBK Seleksi SNBT, Ketum SNPMB: Kami Ingin Cegak Praktik Perjokian 

Selasa, 31 Maret 2026 - 21:05

BERITA POPULER

  • Kekuatan Kolaborasi Tumbuhkan Penghimpunan Ramadan 1447 H Dompet Dhuafa Lampaui 15%

    Jelang FIFA Series, Jay Idzes Bocorkan Atmosfer Baru Timnas Indonesia

    1240 shares
    Share 496 Tweet 310
  • Warga Aceh Dikeroyok di Polda Metro Jaya, DPD RI: Ini Tamparan Keras bagi Penegakan Hukum

    1072 shares
    Share 429 Tweet 268
  • Rehabilitasi Pascabencana Sumatera, Tito Minta Daerah Aman Bantu Daerah Rusak Parah

    953 shares
    Share 381 Tweet 238
  • Kemnaker: Ratusan Aduan Pelanggaran THR, 173 Kasus Sudah Selesai dan 1.400-an Berproses

    889 shares
    Share 356 Tweet 222
  • DPR Minta OJK yang Baru Segera Tangani Kasus Dana Syariah Rp2,47 Triliun

    790 shares
    Share 316 Tweet 198
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.