• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

Pemprov Jabar Seleksi Ratusan Pembudidaya Ikan Milenial

Redaksi Editor Redaksi
Rabu, 14 April 2021 - 23:12
in Nasional
indoposco

Ilustrasi. Foto: Screenshot Instagram

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat (Jabar) melalui Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) menyeleksi ratusan Pembudidaya Ikan Milenial (PIM). Dari ratusan pendaftar, hanya 82 PIM yang dinyatakan lolos seleksi.

Ini merupakan target dari Gubernur Jabar Ridwan Kamil yang membidik generasi muda milenial untuk berkecimpung dalam dunia budidaya ikan melalui PIM.

BacaJuga:

KPK Pasca-Revisi: Antara Kekuasaan dan Kehilangan Gigi

Laporan Reformasi Polri Tunggu Prabowo Pulang dari Rusia, Jimly Sebut Banyak Poin Penting

21 Tahun Institut Kemandirian Dompet Dhuafa Sudah Luluskan 9 Ribu Penerima Manfaat Berkualitas

Ridwan Kamil memprioritaskan regenerasi budidaya ikan itu untuk memperkuat pola budidaya Internet of Thinks (IoT).

Kepala DKP Provinsi Jawa Barat Hermansyah menjelaskan, pembudidaya milenial diprioritaskan pada komoditas ternak ikan lele, nila, dan udang.

Pada tahun 2021, kata Hermansyah, DPK Jabar terdapat 82 PIM dengan syarat utama lulusan SMK perikanan atau mengenal inovasi teknologi bidang perikanan, serta memiliki pengalaman sebagai pembudidaya ikan atau generasi keturunan pembudidaya ikan dan berusia dari 19 hingga 39 tahun.

“Terdapat 44 PIM yang sudah memiliki lahan sendiri, sedangkan 38 lainnya tidak memiliki lahan (petani intensif). Sebelumnya ada ratusan pendaftar,” ujar Hermansyah di Bandung, Rabu (14/4/2021).

Hermansyah menjelaskan, PIM yang memiliki lahan sendiri akan memeroleh suntikan dana Rp50 juta bersumber dari KUR Bank BJB. Bagi pembudidaya ikan lele, modal kerja itu akan digunakan untuk pembuatan tiga kolam bioflok berdiameter 4 meter serta pengadaan 20 ribu benih, sedangkan bagi pembudidaya nila akan digunakan untuk membuat lima kolam bioflok berdiamater 4 meter serta 10 ribu benih.

“Mereka akan diberikan masing-masing empat sampai enam bioflok. Karena ada bakterinya, jadi lebih efisien di pakan. Dalam setiap panen, dari jumlah benih itu setiap petani akan memperoleh laba Rp11,258 juta,” katanya.

Kelompok petani intensif mendapat fasilitas lahan budidaya di Cijengkol, Kabupaten Subang, untuk budidaya lele; di Ciherang, Kabupaten Cianjur, untuk budidaya nila dengan masing-masing enam bioflok. Dinas menargetkan mendapat hasil Rp5,6 juta per bulan.

Untuk budidaya udang, dinas menyiapkan lahan tambak di Cibalong, Kabupaten Garut, dengan kapasitas 270 ribu benih. Diproyeksikan dari budaya udang ini mendapat untung Rp7,1 juta per bulan. “Udang juga sama, panennya setiap empat bulan sekali,” katanya.

Hermansyah menambahkan, pembekalan tentang analisis kelayakan dan penyusunan rencana kerja, pengenalan teknologi, hingga teknik pengemasan dan pemasaran diberikan kepada pembudidaya milenial. Dinas juga melakukan pengawasan dan evaluasi langsung kepada setiap PIM.

“PIM intensif (di lahan Dinas Perikanan dan Kelautan) angkatan I ini akan berakhir dalam waktu setahun. Selanjutnya akan direkrut PIM intensif angkatan II, III, dan seterusnya. Kalau berhasil, mereka pasti memiliki keinginan untuk mengembangkan usaha mereka di tempat lain, tidak terus-terusan di sini. Kalau terus di sini, berarti mereka tidak berkembang,” ujarnya. (dam)

Tags: Ikan MilenialPembudidaya Ikan MilenialPemprov Jabar

Berita Terkait.

Diskusi
Nasional

KPK Pasca-Revisi: Antara Kekuasaan dan Kehilangan Gigi

Jumat, 17 April 2026 - 21:34
Peluncuran-Buku
Nasional

Laporan Reformasi Polri Tunggu Prabowo Pulang dari Rusia, Jimly Sebut Banyak Poin Penting

Jumat, 17 April 2026 - 20:23
Outlook
Nasional

21 Tahun Institut Kemandirian Dompet Dhuafa Sudah Luluskan 9 Ribu Penerima Manfaat Berkualitas

Jumat, 17 April 2026 - 18:41
Wamen Ekraf Perkuat Literasi IP Pejuang Seni Bersama GIK UGM
Nasional

Wamen Ekraf Perkuat Literasi IP Pejuang Seni Bersama GIK UGM

Jumat, 17 April 2026 - 14:05
Korsleting Tiang Listrik Picu Kebakaran di Tanjung Duren, 5 Orang Meninggal
Nasional

Korsleting Tiang Listrik Picu Kebakaran di Tanjung Duren, 5 Orang Meninggal

Jumat, 17 April 2026 - 12:36
KKP Siap Manfaatkan 4 Kapal Eks Illegal Fishing, Salah Satunya “Raksasa” MV Run Zeng 03
Nasional

KKP Siap Manfaatkan 4 Kapal Eks Illegal Fishing, Salah Satunya “Raksasa” MV Run Zeng 03

Jumat, 17 April 2026 - 10:03

BERITA POPULER

  • Pegawai-Kementan

    ASN Kementan Sulap Lahan Marginal Perumahan Jadi Sumber Pangan Keluarga

    2527 shares
    Share 1011 Tweet 632
  • Gelar Halalbihalal, Keluarga Besar H. Mukhayar dan Hj. Hamidah Satukan 1.108 Anak Cicit

    906 shares
    Share 362 Tweet 227
  • Persis vs Semen Padang: Duel Membara di Zona Bawah

    797 shares
    Share 319 Tweet 199
  • Bea Cukai Bangun Sinergi Pengawasan Lintas Instansi di Makassar dan Banda Aceh

    848 shares
    Share 339 Tweet 212
  • Hadiri Acara Halalbihalal Keluarga Besar H. Mukhayar dan Hj. Hamidah, Begini Pesan HNW 

    764 shares
    Share 306 Tweet 191
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.