• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nusantara

Berdayakan Petani, Dompet Dhuafa Gandeng Koperasi MAM Panen Perdana di Cirebon

Redaksi Editor Redaksi
Selasa, 13 April 2021 - 09:32
in Nusantara
Dompet Dhuafa bersama Koperasi MAM saat Panen Perdana di Cirebon.

Dompet Dhuafa bersama Koperasi MAM saat Panen Perdana di Cirebon.

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Sektor Pertanian di Indonesia saat ini masih kental sebagai ruang untuk rakyat kecil. Hampir sebagian dari jumlah rakyat Indonesia bekerja di sektor tersebut. Mengingat Indonesia juga merupakan negeri agraris dengan lahan pertanian yang menghampar luas. Tetapi, nasib petani, sebagian besar masih belum masuk di level sejahtera. Biaya yang tinggi dan manajemen penghasilan yang tak seberapa, membuat banyak petani kelimpungan.

Melihat kuwalahannya para petani dan memaksimalkan potensi yang ada. Dompet Dhuafa mengalokasikan sebagian amanah donatur untuk menggarap potensi tersebut. Memproduktifkan dana zakat, Dompet Dhuafa yang telah berkolaborasi dengan 173 petani pemberdayaan di bawah komando koperasi Masjid Al Muhtadin (MAM) di Guwa Lor, Kaliwedi, Kabupaten Cirebon, melakukan panen perdana untuk 200 Hektare lahan, pada Minggu (11/4/2021).

BacaJuga:

Tim Gabungan Bea Cukai Musnahkan Ribuan Batang Ganja di Aceh Utara

Budidaya Maggot dan Pertanian Organik Antar Warga Gunungkidul Jadi Kampung Tangguh Iklim

Bea Cukai Perkuat Literasi Ekonomi Generasi Muda lewat Edukasi Kepabeanan dan Pajak

Panen perdana padi pemberdayaan DD Farm tersebut hasil kolaborasi program Dompet Dhuafa melalui Social Trust Fund (STF) bersama Koperasi Masjid Al Muhtadin (MAM) di sentra padi Kaliwedi, desa Guwa Lor, Kaliwedi, Cirebon, Jawa Barat. Kolaborasi tersebut memaksimalkan lahan seluas 200 Hektare yang taksirannya akan menghasilkan 10,5 ton per hektare dan totalnya sekitar 2.100 ton gabah dalam masa tanam empat bulan. Melihat besarnya perkembangan pertanian di Indonesia, menjadi sebuah potensi yang harus dimaksimalkan oleh semua pihak.

“Kami senang dengan kolaborasi ini. Jenis gabah yang dihasilkan dari jenis gabah KEBO. Bibit gabah yang di pakai berukuran besar yang di produksi langsung oleh masyarakat setempat.
Menggunakan sistem baru modal penyertaan untuk menggulirkan program tersebut. Jadi, Dompet Dhuafa memberikan modal untuk produksi, kami yang mengelola sampai panen lagi dan nantinya hasil panen tersebut 5 persennya disalurkan untuk berzakat yang juga akan memberdayakan sesam. Sehingga lebih meningkat lagi sisi ekonomi untuk masyarakat dapatkan,” ucap Syahrudin, selaku ketua DKM yang sekaligus ketua Koperasi Al Muthadin, di sela tasyakuran panen.

STF Dompet Dhuafa bersama koperasi Masjid Al mutahdin memberdayakan 173 petani setempat untuk menggarap 200 Hektare sawah. Program panen menggabungkan sistem tradisional dan modern. Selain memberikan akses petani dalam pembiayaan, program zakat produktif juga berdampak menstabilkan harga hasil panen. Tentunya akan memangkas sistem ijon dan menguatkan kolaborasi antar penggerak dalam menyejahterahkan perekonomian petani.

“Kami bersyukur dari hasil panen ini sangat bermanfaat untuk masyarakat dalam menjalankan kewajiban dunia dan akhirat. Karena mereka dapat memenuhi perekonomian keluarga sekaligus menjalankan perintah agama untuk berzakat,” ungkap Haji Matsudi, selaku Kuwu (Kepala Desa) Guwa lor.

Dompet Dhuafa melalui program STF menggulirkan modal usaha dalam memajukan dan memberdayakan masyarakat untuk menggarap lahan 1000 hektare untuk mendukung program ketahanan pangan.

Mengusung konsep perpaduan antara bisnis sosial dengan pengelolaan dana sosial. Langkah tersebut mampu memangkas tata niaga yang panjang dan merugikan.

“Ini merupakan Pilot project pertama Dompet Dhuafa dengan Koperasi Masjid Al Muhtadin (MAM). Di kolaborasi ini, kami bawa sistem baru untuk menumbuhkan kesejahteraan perekonomian berbasis pertanian,” jelas Dhoni Marlan, selaku Direktur Pemberdayaan & Pengembangan Ekonomi Dompet Dhuafa, di depan para petani yang hadir di panen perdana tersebut. (bro)

Tags: cirebonDompet DhuafaKoperasi MAM

Berita Terkait.

bc2
Nusantara

Tim Gabungan Bea Cukai Musnahkan Ribuan Batang Ganja di Aceh Utara

Jumat, 19 Juni 2026 - 20:30
Budidaya Maggot dan Pertanian Organik Antar Warga Gunungkidul Jadi Kampung Tangguh Iklim
Nusantara

Budidaya Maggot dan Pertanian Organik Antar Warga Gunungkidul Jadi Kampung Tangguh Iklim

Jumat, 19 Juni 2026 - 17:17
Bea Cukai Perkuat Literasi Ekonomi Generasi Muda lewat Edukasi Kepabeanan dan Pajak
Nusantara

Bea Cukai Perkuat Literasi Ekonomi Generasi Muda lewat Edukasi Kepabeanan dan Pajak

Jumat, 19 Juni 2026 - 16:03
Gempa Bumi Hantam Wilayah Sangihe di Sulawesi Utara
Nusantara

Gempa Bumi Hantam Wilayah Sangihe di Sulawesi Utara

Kamis, 18 Juni 2026 - 23:57
2 Tersangka Penipuan Investasi Dicokok, Korban Minta Fakta Dibuka Terang Benderang
Nusantara

2 Tersangka Penipuan Investasi Dicokok, Korban Minta Fakta Dibuka Terang Benderang

Kamis, 18 Juni 2026 - 22:37
bc2
Nusantara

Sinergi Bea Cukai dan TNI Gagalkan Penyelundupan 21 Kilogram Sabu di Perbatasan Indonesia-Malaysia

Kamis, 18 Juni 2026 - 14:04

BERITA POPULER

  • Hasil Piala Dunia: Qatar Buyarkan Kemenangan Swiss, Brasil Gagal Tumbangkan Maroko

    Hasil Piala Dunia: Qatar Buyarkan Kemenangan Swiss, Brasil Gagal Tumbangkan Maroko

    7141 shares
    Share 2856 Tweet 1785
  • Hantavirus Ramai Dibahas, Benarkah Bisa Jadi Pandemi Baru

    1777 shares
    Share 711 Tweet 444
  • Los Blancos Makin Ganas! Rekrut 2 Bintang Tanpa Mahar, Kini Incar Bek Inter

    1104 shares
    Share 442 Tweet 276
  • Purbaya Siapkan APBN Hadapi Tantangan Global, Prioritas Nasional Tetap Jalan

    1044 shares
    Share 418 Tweet 261
  • Peringatan Dini BMKG, Jakarta Diguyur Hujan Merata Hari Ini

    995 shares
    Share 398 Tweet 249
Pemain-Paraguay
Olahraga

Turki Angkat Koper, Arda Guler Minta Maaf

Editor Folber Siallagan
Sabtu, 20 Juni 2026 - 21:01

INDOPOSCO.ID - Timnas Turki harus angkat koper lebih awal setelah menelan dua kekalahan dalam fase Grup D Piala Dunia 2026....

SelengkapnyaDetails
malarza

Piala Dunia 2026: Gol Kilat Galarza Bawa Paraguay Tumbangkan Turki 1-0

Sabtu, 20 Juni 2026 - 15:57
lesu

Keluhkan Performa Socceroos, Pelatih Australia: Kami Lesu, AS Lebih Bertenaga

Sabtu, 20 Juni 2026 - 10:42
maroko

Maroko Menang 1-0, Steve Clarke Ngamuk Klaim Penalti Skotlandia Dicuekin Wasit

Sabtu, 20 Juni 2026 - 09:41
Prabowo Subianto

Prabowo Beri Lampu Hijau Program PSSI Menuju FIFA ASEAN dan Kualifikasi Piala Dunia 2030

Sabtu, 20 Juni 2026 - 08:30
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.