• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Megapolitan

Wagub DKI: Yang Punya Keluarga Autisme Tetap Semangat

Redaksi Editor Redaksi
Rabu, 7 April 2021 - 07:15
in Megapolitan
Pengunjung mengamati pameran seni rupa karya perupa individu penyandang autisme bertajuk "Warna Warni" di Bentara Budaya, Jakarta, Senin (8/7/2019). Foto: Antara/Dodo Karundeng/wsj

Pengunjung mengamati pameran seni rupa karya perupa individu penyandang autisme bertajuk "Warna Warni" di Bentara Budaya, Jakarta, Senin (8/7/2019). Foto: Antara/Dodo Karundeng/wsj

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Wakil Gubernur DKI Jakarta, Ahmad Riza Patria dalam rangka menyambut Hari Peduli Autisme Internasional setiap tanggal 2 April mengajak masyarakat Jakarta yang anggota keluarganya memiliki autisme agar tetap semangat meski di tengah-tengah pandemi.

“Dalam menyambut Hari Peduli Autisme Internasional di tengah pandemi ini, tetap semangat pada semua masyarakat, termasuk anak-anak kita saudara kita yang autis, ikuti tahapan penanganan, ketentuan dan aturan prosedur SOP apa yang disarankan oleh pakar, para ahli, RS, pendidik laksanakan semua,” kata Riza kepada Antara di Balai Kota Jakarta, Selasa (6/4/2021) malam.

BacaJuga:

Tawuran Warga di Manggarai Picu Gangguan Perjalanan KRL

Qodari: Hunian Manggarai Jadi Terobosan agar MBR Bisa Tinggal di Pusat Kota

Seruduk Truk Kontainer, Mobil Mercy Terbakar dan 2 Orang Meninggal

“Yang penting (dalam keadaan Covid-19 ini) betul-betul beri perhatian yang lebih untuk anak-anak kita dan saudara-saudara kita yang autis,” ucap Riza.

Lebih lanjut, Riza menjamin kebutuhan penderita autisme di Jakarta tetap bisa terlayani, terutama kebutuhan untuk terapi selama Covid-19 ini di mana banyak masyarakat yang menghentikan terapi selama Covid-19 ini, karena khawatir tertular atau karena tutup.

“Sudah diatur (protokol kesehatannya), dan tempat terapi diperbolehkan dibuka. Semoga pandemi ini cepat berakhir dan kita semua diberikan kekuatan dan keselamatan,” ucap Riza menambahkan.

Diketahui, sejak pandemi Covid-19 merebak di Indonesia pada Maret 2020, banyak tempat terapi yang tutup selama beberapa bulan selain karena pembatasan, juga karena kekhawatiran masyarakat akan penyebaran Covid-19 ini, efeknya penderita autisme tidak mendapatkan intervensi simulasi terapi yang dibutuhkan.

Menurut Orthopedagog Nuryanti Yamin, dengan ketiadaan intervensi simulasi seperti terapi bicara, motorik (gerakan), hingga terapi belajar (kognitif), kemampuan penderita autisme yang harusnya bisa terus berkembang menjadi terhenti perkembangannya, bahkan bisa menurun seperti jalan jadi tidak seimbang akibat tidak dapat stimulasi motorik.

Contohnya, jika seorang anak penderita autis berusia lima tahun, tetapi kemampuan motoriknya ada di tiga tahun, ketika tidak diterapi maka tidak ada peningkatan secara signifikan.

Yang bisa dilakukan selama pandemi, atau berdiam di rumah saja, adalah menjaga agar perkembangan anak autis tidak menurun, meskipun tidak mendapatkan terapi. Caranya yaitu dengan menstimulasi anak dengan berbagai kegiatan di rumah, entah itu bermain atau melakukan aneka tugas sehari-hari.

“Selama mereka tidak mendapatkan terapi yang spesifik, tapi mendapatkan simulasi yang konsisten di rumah, secara signifikan kemampuan mereka tetap akan sama, seperti terakhir mereka terapi,” ucap Nuryanti yang juga merupakan ahli penanganan anak berkebutuhan khusus di Drisana Center.

Bahkan tidak jarang meski anak dengan autis tidak mendapatkan terapi namun jika terus menerus mendapatkan stimulasi di rumah, bukan tidak mungkin mereka akan berkembang di bidang yang lain.

Hari Kesadaran Autisme ini pertama kali disahkan Majelis Umum PBB pada 1 November 2007 dan ditetapkan pada 18 Desember 2007 melalui Resolusi Majelis Umum PBB 62/139.

Dan dalam resolusi tersebut ditetapkan tanggal 2 April sebagai Hari Kesadaran Autisme Sedunia, terhitung sejak tahun 2008 yang diharapkan agar lebih ada kesadaran terhadap orang-orang, terutama anak-anak autis dan lebih dini mendeteksi

Dalam setiap tahun peringatannya mengusung tema yang berbeda-beda dan di saat pandemi tahun 2021 ini mengusung tema: “Challenges and Opportunities in a Post-Pandemic World” atau “Tantangan dan Kesempatan Pasca Pandemi Dunia”. (bro)

Tags: Ahmad Riza PatriaAutismewagub DKI

Berita Terkait.

KRL
Megapolitan

Tawuran Warga di Manggarai Picu Gangguan Perjalanan KRL

Jumat, 21 Agustus 2026 - 20:20
Qodari
Megapolitan

Qodari: Hunian Manggarai Jadi Terobosan agar MBR Bisa Tinggal di Pusat Kota

Jumat, 21 Agustus 2026 - 16:46
laka
Megapolitan

Seruduk Truk Kontainer, Mobil Mercy Terbakar dan 2 Orang Meninggal

Jumat, 21 Agustus 2026 - 12:22
langit
Megapolitan

Jumat Ini Jakarta Didominasi Cerah Berawan, Sejumlah Wilayah Berpeluang Hujan

Jumat, 21 Agustus 2026 - 08:49
pram
Megapolitan

Tak Mau Terulang, Pramono Turun Tangan Atasi Jalan Licin di Kramat Jati

Jumat, 21 Agustus 2026 - 05:05
Truk-Container
Megapolitan

Kanwil Bea Cukai Jakarta Musnahkan Rokok dan Minuman Beralkohol Ilegal Senilai Rp20,18 Miliar

Kamis, 20 Agustus 2026 - 12:34

BERITA POPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
Champions
Olahraga

Pimpin Revolusi Spanyol Rebut Piala Dunia Kedua, Rodri: Kami Mampu Kendalikan Semua Laga

Editor Nelly Marinda Situmorang
Selasa, 21 Juli 2026 - 12:24

INDOPOSCO.ID - Spanyol tidak hanya mengangkat Trofi Piala Dunia 2026. La Roja juga mengirim pesan tegas kepada dunia bahwa dominasi...

SelengkapnyaDetails
Messi

Messi Usai Final Piala Dunia 2026: Butuh Waktu Sembuhkan Luka Ini

Selasa, 21 Juli 2026 - 11:13
Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Senin, 20 Juli 2026 - 11:39
Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Senin, 20 Juli 2026 - 11:00
Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Senin, 20 Juli 2026 - 09:32
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.