• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nusantara

Tiga Orangutan Dilepasliarkan di Kapuas Hulu

Redaksi Editor Redaksi
Rabu, 7 April 2021 - 08:18
in Nusantara
Ilustrasi Orangutan Sumatra (Pongo abelii) bergelantungan di dahan pohon. Foto: Antara/Syifa Yulinnas/nz

Ilustrasi Orangutan Sumatra (Pongo abelii) bergelantungan di dahan pohon. Foto: Antara/Syifa Yulinnas/nz

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Sebanyak tiga ekor orangutan secara resmi dilepasliarkan di hutan kawasan Taman Nasional Betung Kerihun (TNBK) Daerah Aliran Sungai (DAS) Mendalam Kecamatan Putussibau Utara wilayah Kapuas Hulu Kalimantan Barat.

“Tiga ekor orangutan itu dilepasliarkan di hutan TNBK DAS Mendalam yang sebelumnya sudah dilakukan survei, bahwa hutan tersebut aman dan akan diawasi oleh tim monitoring sampai orangutan itu bisa hidup secara liar di habitatnya,” kata Kepala Balai Besar Taman Nasional Betuk Kerihun dan Danau Sentarum (TNBKDS) Kapuas Hulu Arief Mahmud kepada Antara di Putussibau ibu kota Kabupaten Kapuas Hulu, Selasa.

BacaJuga:

Arus Balik Jalur Puncak-Cianjur Macet Parah, Antrean 18 Km

Kasus Dugaan Penghinaan Nyepi, WNA Swiss Resmi Jadi Tersangka

Jaga Ketahanan Energi, Ribuan Pekerja PHI Tetap Siaga Selama Libur Idulfitri 2026

Disampaikan Arief, pelepasliaran itu sudah ketujuh kalinya dilakukan di kawasan TNBK dengan total sudah ada 16 ekor, bahkan sudah ada orangutan yang berkembang biak memiliki satu ekor anak.

Menurut dia, dalam menjaga populasi orangutan melibatkan warga setempat di Desa Nanga Ovat DAS Mendalam termasuk tim monitoring juga bersama masyarakat.

“Kami yakin populasi orangutan tetap terjaga dan kami pun lakukan pemberdayaan kepada masyarakat contoh di bidang pendidikan, kami buka taman baca, petugas kami membantu mengajar di sekolah karena memang kondisi pendidikan di daerah itu memprihatinkan, kemudian kami juga ada berikan beasiswa untuk anak sekolah,” jelas Arief.

Perwakilan Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Kalimantan Barat Dini Wahyu mengatakan tiga ekor orangutan itu hasil penyerahan secara sukarela dari masyarakat di luar Kapuas Hulu, namun kawasan TNBK di Kapuas Hulu memenuhi syarat untuk pelepasliaran orangutan.

“Di kawasan TNBK itu layak untuk pelepasliaran orangutan, karena memiliki pakan untuk kelangsungan hidup dan populasi orangutan,” kata Dini.

Disebutkan Dini, orangutan selama ini didominasi penyerahan dari masyarakat ke BKSDA yang kemudian dititipkan untuk proses rehabilitasi salah satunya Yayasan Penyelamatan Orangutan Sintang.

“Jadi orangutan itu terlebih dahulu di rehabilitasi untuk mengembalikan keliarannya sehingga dapat bertahan hidup di hutan bebas,” jelas Dini.

Sementara itu, perwakilan Yayasan Penyelamatan Orangutan Sintang drh Victor Vernandes mengatakan sebelumnya ada 13 ekor Orangutan dilepasliarkan, kemudian saat ini ada tiga ekor dan masih ada sekitar 33 ekor orangutan masih tahap rehabilitasi.

Menurut Victor, tiga ekor yang akan dilepasliarkan itu sudah menjalani masa rehabilitasi kurang lebih bertahun-tahun.

“Jadi tidak mudah untuk mengembalikan keliaran orangutan,apalagi yang sudah terbiasa dengan makanan layaknya seorang manusia, istilahnya kita sekolahkan atau proses rehabilitasi sampai orangutan tersebut benar-benar bisa kita lepasliarkan dan mampu hidup di hutan dengan makanan yang tersedia di hutan,” kata Victor. (bro)

Tags: Kapuas Huluorangutan

Berita Terkait.

Kendaraan
Nusantara

Arus Balik Jalur Puncak-Cianjur Macet Parah, Antrean 18 Km

Selasa, 24 Maret 2026 - 02:02
Tersangka
Nusantara

Kasus Dugaan Penghinaan Nyepi, WNA Swiss Resmi Jadi Tersangka

Senin, 23 Maret 2026 - 18:14
Jaga Ketahanan Energi, Ribuan Pekerja PHI Tetap Siaga Selama Libur Idulfitri 2026
Nusantara

Jaga Ketahanan Energi, Ribuan Pekerja PHI Tetap Siaga Selama Libur Idulfitri 2026

Senin, 23 Maret 2026 - 14:16
Hasil Evaluasi Mudik 2026: One Way dan Contraflow Efektif Netralisir Macet
Nusantara

Hasil Evaluasi Mudik 2026: One Way dan Contraflow Efektif Netralisir Macet

Senin, 23 Maret 2026 - 13:21
BMKG Prakirakan Mayoritas Kota Besar di Indonesia Berawan-Hujan Ringan.
Nusantara

Wali Kota Banjarbaru Terima Tamu Disabilitas Saat Idulfitri

Senin, 23 Maret 2026 - 13:01
BMKG Prakirakan Mayoritas Kota Besar di Indonesia Berawan-Hujan Ringan.
Nusantara

Tiga Narapidana Lapas Karawang Bebas Setelah Mendapat Remisi Lebaran

Senin, 23 Maret 2026 - 12:31

BERITA POPULER

  • Yuniar

    BPN Jawa Barat Instruksikan Seluruh Kantor Pertanahan Buka Selama Cuti Bersama

    2669 shares
    Share 1068 Tweet 667
  • Lebaran 2026, Kakorlantas: Lalu Lintas Terkendali Meski Mobilitas Tinggi

    972 shares
    Share 389 Tweet 243
  • Kasus Andrie Yunus, Amnesty Singgung Warisan Jokowi dan Ancaman Otoritarianisme

    868 shares
    Share 347 Tweet 217
  • Dukung Kenyamanan Ibadah, Alfamidi-Unilever Kembali Bersihkan Ratusan Masjid di Indonesia

    831 shares
    Share 332 Tweet 208
  • 5 HP Gaming Terbaik 2026 untuk Mabar dan Push Rank, Performa Gahar Tanpa Lag

    696 shares
    Share 278 Tweet 174
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.