• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Headline

Pembangunan Tol Serpan, Ratusan Hektare Sawah Banjir

Redaksi Editor Redaksi
Sabtu, 3 April 2021 - 17:47
in Headline
indoposco

Areal sawah di sisi kanan kiri tol Serang-Panimbang yang siap panen terendam banjir

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Ratusan hektare areal persawahan di Kabupaten Lebak dan Kabupaten Serang, Provinsi Banten, dipastikan gagal panen alias puso akibat terendam banjir. Diduga, banjir tersebut jadi disebabkan pembangunan jalan tol Serang-Panimbang (Serpan) yang melintasi kedua wilayah tersebut.

Enden Wahyudin, anggota DPRD Lebak dari Fraksi PDIP kepada INDOPOSCO mengungkapkan, penyebab ratusan hektare areal sawah yang siap penen terendam banjir adalah, akibat tidak matangnya perencanaan dampak dari pembangunan jalan bebas hambatan tersebut.

BacaJuga:

Ahli Ranjau Laut PBB Pesimistis Krisis Selat Hormuz Bisa segera Diatasi

Satu Anggota TNI Terdakwa Pembunuhan Kacab Bank Tidak Ditahan

Pelarian “The Doctor” Berakhir di atas Ranjang, Buronan Kakap Ini Diringkus di Penang

“Harusnya dibuatkan lagi saluran air yang memadai,karena banyak aliran sungai yang tertimbun akibat dari pembangunan jalan tol. Selain itu, juga dibuatkan juga semacam Embung (penampuamg air-red).Sehingga saat turun hujan deras, air bisa dialirkan ke embung untuk mencegah banjir,” ungkap Enden, Sabtu (3/4/2021).

Ia menuding, perencanaan yang dilakukan oleh pemerintah,dalam hal ini BPJT (Badan Pengelola Jalan Tol) Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat) tidak matang dan terlalu terburu buru,sehingga melupakan dampak yang ditimbulkan dari pembangunan jalan tol. ”Harusya dari awal sudah diperhitungkan dampak sosialnya, karena banyak areal sawah yang ikut dibebaskan untuk pembangunan jalan tol Serpan ini,” cetus politisi PDIP ini.

Sementara Rosyad (54), salah seorang pemilik lahan sawah yang terendam banjir di Kecamatan Tunjung Teja,Kabupaten Serang mengaku, sejak adanya pembangunan jalan bebas hambatan setahun lalu, para petani tidak bisa lagi menanam padi 2 kali dalam setahun, karena sodetan atau aliran irigasi tertimbun oleh pembangunan jalan tol. “Kalaupun bisa panen hasilnya tidak maksimal, dan paling bisa bertanam padi sekali dalam setahun. Dulu sebelum ada jalan tol ini kami bisa panen dua kali, bahkan sampai ada yang tiga kali dalam setahun,” terang Rosyad, Sabtu (3/4/2021).

Ia mengungkapkan, tahun ini dipastikan puluhan hektare tanaman padi yang akan memasuki masa panen di walayahnya mengalami puso, karena terendam banjir akibat tidak adanya pembuangan air yang dibangun oleh kontraktor yang mengerjakan pembangunan jalan tol. ”Kami bingung mau mengadu kemana, karena kami dulu pernah protes kepada carik (sekdes-red) malah kami dikatakan tidak mendukung program pemerintah.Padahal,kami berharap hasil penan ini bisa kami gunakan untuk kebutuhan selama bulan puasa dan Idul Fitri,” tutur Rosyad.

Hal senada dikatakan Madsari, (45), seorang petani padi di Kecamatan Cibadak, Kabupaten Lebak yang mengaku mengalami kerugian hingga puluhan juta rupiah, karena tanaman padi yang sudah berumur tiga bulan terendam banjir. ”Dulu sebelum adanya jalan tol ini,sawah kami yang sudah ada secara turun temurun tidak pernah terkena banjir. Namun sejak adanya jalan tol, aliran air yang dulunya hingga ke seberang jalan tol kini sudah tertutup,” ungkapnya.

Ia berharap adanya kompensasi yang diberikan oleh pemerintah kepada para petani yang mengalami kerugian akibat pembangunan jalan tol tersebut. Apalagi kata Madsari, sebelumnya petani tidak pernah diajak bicara oleh pemerintah saat rencana pembangunan jalan tol dilakukan. ”Dulu yang diundang ke kantor desa itu hanya pemilik lahan yang terkena pembebasan, sementara kami yang terdampak seperti ini tidak pernah diajak bicara,” katanya.

Legal Manager PT Wijaya Karya (Wika) jalan tol Serang Panimbang, Rendy Dwiandika yang dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp, terkait keluhan petani padi di Kecamatan Tunjung Teja, Kabupaten Serang, dan Kecamatan Cibadak,Kabupaten Lebak, meminta kepada wartawan media ini untuk langsung konfirmasi kepada Bambang. ”Langsung ke pak Bambang aja bang untuk urusan media,” kata Rendy.

Sementara Bambang, humas Tol Serpan yang dihubungi melalui sambungan telepon tidak merespon meski sambungan telepon berdering. Demikian juga, saat dikonfirmasi malalui pesan WhatsApp juga tidak berbalas, meski pesan yang dikirimkan telah dibaca dengan dua tanda centang biru. (yas)

Tags: banjirSawahTol Serang-Panimbang

Berita Terkait.

ranjau
Headline

Ahli Ranjau Laut PBB Pesimistis Krisis Selat Hormuz Bisa segera Diatasi

Selasa, 7 April 2026 - 07:07
kacab
Headline

Satu Anggota TNI Terdakwa Pembunuhan Kacab Bank Tidak Ditahan

Senin, 6 April 2026 - 22:02
doctor
Headline

Pelarian “The Doctor” Berakhir di atas Ranjang, Buronan Kakap Ini Diringkus di Penang

Senin, 6 April 2026 - 20:25
firnando
Headline

DPR Dukung Pemerintah Tahan Harga BBM di Tengah Konflik Timur Tengah

Senin, 6 April 2026 - 18:18
Pragi
Headline

Vice Presidential Race for 2029 Takes Shape, Three Names Emerge as Closest to Prabowo

Senin, 6 April 2026 - 14:25
Prabowo
Headline

Peta Wapres 2029 Mulai Terbaca, 3 Nama Ini Disebut Paling Dekat ke Prabowo

Senin, 6 April 2026 - 14:25

BERITA POPULER

  • Pemain-Persik

    Persik vs Persijap: Macan Putih Dapat Suntikan Tenaga dan Energi Tambahan

    1089 shares
    Share 436 Tweet 272
  • Update Banjir di Jakarta Hari Ini, BPBD: Genangan di 1 RT di Jakbar

    736 shares
    Share 294 Tweet 184
  • Prakiraan Cuaca, Hujan Berpotensi Guyur Sebagian Wilayah Jakarta Hari Ini

    728 shares
    Share 291 Tweet 182
  • 3 Prajurit TNI Gugur di Lebanon, BKSAP DPR Dorong Pengadilan Internasional

    703 shares
    Share 281 Tweet 176
  • Harga Avtur Melonjak hingga 80 Persen, DPR Minta Pemerintah Cegah Tiket Pesawat Ikut Terbang Tinggi

    663 shares
    Share 265 Tweet 166
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.