• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Gaya Hidup

Sosok Gigih Sumarni, Motor Kebangkitan Para Ibu di Tengah Pandemi Covid-19

Redaksi Editor Redaksi
Sabtu, 27 Maret 2021 - 23:17
in Gaya Hidup
indoposco

Sumarni (54) dengan tanaman lidah buaya di Desa Katongan, Kecamatan Nglipar, Kabupaten Gunung Kidul, Jogjakarta. Foto : Dompet Dhuafa

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Ada yang berbeda ketika memasuki pemukiman di Desa Katongan, Kecamatan Nglipar, Kabupaten Gunung Kidul, Jogjakarta. Sepanjang jalan pedesaan itu, berjejer banyak tumbuhan Aloe Vera, atau banyak disebut warga dengan tumbuhan lidah buaya. Kebun warga, ladang pertanian, hingga teras rumah warga dipenuhi dengan tanaman tersebut. Tampak asri, Desa Katongan pun kini terkenal dengan sebutan Desa Aloe Vera.

Tiap pekan, desa itu selalu ramai dengan kunjungan wisatawan atau instansi yang ingin studi banding, mempelajari tanaman syarat manfaat tersebut. Hijaunya Desa Nglipar dengan hamparan Aloe Vera tidak datang tiba-tiba, dan Sumarni (54), adalah sosok yang tepat untuk menuturkan sejarahnya.

BacaJuga:

Perlakuan Mengejutkan yang Diterima Mark Lee yang Dikaitkan dengan Skandal “Kencan” Haechan NCT

Akhiri Perang Tiket K-Pop: Agensi Ubah Sistem Pre-Sale, Fans Lokal Diutamakan dan Fans Global Protes

Aston Kartika Grogol Hadirkan Pekan Raya Grogol 2026, Dorong UMKM dan Ekonomi Kreatif Jakarta Barat Lewat Kolaborasi Besar

”Dulu belum ada lidah buaya di Desa kami, hingga awalnya anak saya mengenalkannya kepada saya,” ujar Sumarni memulai pembicaraan pada Sabtu (27/3/2021).

Banyak manfaat yang bisa didapatkan dari tumbuhan Aloe Vera, Sumarni pun bergegas mengajak ibu-ibu di Desanya untuk ikut bersama membudidayakannya. Bukan tanpa alasan, Sumarni berangkat dari niat memberdayakan ibu-ibu di desanya untuk bisa mandiri secara ekonomi. Sepertihalnya desa lain di Gunungkidul, Desa Katongan juga didominasi oleh persawahan tadah hujan. Alhasil para ibu-ibu tidak memiliki kegiatan selain membantu merawat sawah di kala musim penghujan. Selebihnya, mereka tidak memiliki kegiatan ekonomi, dan pemasukan.

”Di sini kan sawahnya tadah hujan mas, jadi ibu-ibu hanya bantu suaminya di sawah. Kalau musim kemarau ya sama sekali tidak ada kegiatan ekonomi, apalagi pemasukan,” tambah Sumarni.

Hingga pada 2017, Sumarni dipertemukan dengan Dompet Dhuafa Yogyakarta. Meliat upaya pemberdayaan dari Sumarni, Dompet Dhuafa membantu pngembangan pembudidayaan Aloe Vera. Intervensi bantuan pun disalurkan. Sebanyak 100 keluarga dari 7 RT di Desa Katongan mendapatkan bantuan berupa 50 benih Aloe Vera setiap keluarga. Sejak saat itu, tumbuhan aloevera mulai menghiasi setiap sudut rumah-rumah di desa tersebut. Karena tumbuh tak kenal musim, para ibu-ibu kini lebih produktif membudidayakan Aloe Vera.

“Dulu dapat bantuan sebanyak 50 benih Aloe Vera tiap keluarga, yang dapat 100 keluarga di desa ini mas. Jadi tiap rumah pasti ada Aloe Vera. Jadilah disitu desa ini dikenal jadi ‘Desa Aloe Vera’ mas,” tukas Sumarni.

Tidak hanya sampai pemberian benih, Dompet Dhuafa ikut serta menemani pengembangan produk terusan Aloe Vera di Desa Katongan. Melalui diskusi dan beberapa kali ujicoba, akhirnya produk minuman berbahan dasar Aloe Vera lahir. Pengemasan yang dulu sederhana, kini dikemas dengan lebih menarik. Bahkan Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) ikut serta membantu untuk meneliti produk, sehingga bisa awet lebih lama. Hingga akhirnya, kini rumah Sumarni selalu sibuk dengan produksi olahan Aloe Vera. Produk olahan tersebut laris manis hingga terdistribusi bukan hanya di Yogyakarta, namun juga di luar kota.

”Paling banyak dipesan orang untuk oleh-oleh, juga ada yang ruitin kirim di toko-toko, ada juga yang datang ke rumah langsung. Kami juga ada langganan di Jakarta,” jelas Sumarni.

Kini, dia lebih sering menghabiskan waktunya di rumah, menyediakan pesanan produk olahan Aloe Vera yang terus datang. Bahkan kini, Sumarni sudah mempekerjakan setidaknya sembilan ibu-ibu di rumah produksi miliknya. Begitu pula dengan ratusan keluarga di desa tersebut yang memetik manfaat dari hijaunya lidah buaya. (adv)

 

Tags: Dompet Dhuafalidah buayatanaman

Berita Terkait.

Akhiri Perang Tiket K-Pop: Agensi Ubah Sistem Pre-Sale, Fans Lokal Diutamakan dan Fans Global Protes
Gaya Hidup

Perlakuan Mengejutkan yang Diterima Mark Lee yang Dikaitkan dengan Skandal “Kencan” Haechan NCT

Sabtu, 27 Juni 2026 - 06:39
Akhiri Perang Tiket K-Pop: Agensi Ubah Sistem Pre-Sale, Fans Lokal Diutamakan dan Fans Global Protes
Gaya Hidup

Akhiri Perang Tiket K-Pop: Agensi Ubah Sistem Pre-Sale, Fans Lokal Diutamakan dan Fans Global Protes

Sabtu, 27 Juni 2026 - 04:29
Akhiri Perang Tiket K-Pop: Agensi Ubah Sistem Pre-Sale, Fans Lokal Diutamakan dan Fans Global Protes
Gaya Hidup

Aston Kartika Grogol Hadirkan Pekan Raya Grogol 2026, Dorong UMKM dan Ekonomi Kreatif Jakarta Barat Lewat Kolaborasi Besar

Sabtu, 27 Juni 2026 - 02:34
Akhiri Perang Tiket K-Pop: Agensi Ubah Sistem Pre-Sale, Fans Lokal Diutamakan dan Fans Global Protes
Gaya Hidup

Joshua SEVENTEEN Sampaikan Pidato Inspiratif di UNESCO, Ajak Anak Muda Berani Wujudkan Mimpi

Sabtu, 27 Juni 2026 - 00:16
Akhiri Perang Tiket K-Pop: Agensi Ubah Sistem Pre-Sale, Fans Lokal Diutamakan dan Fans Global Protes
Gaya Hidup

Visual Asli BTS di Getty Images Dihujani Kritik Brutal di Tengah Kontroversi Jimin

Jumat, 26 Juni 2026 - 23:59
Jihyo
Gaya Hidup

Rumor Jeongyeon Tinggalkan JYP Picu Spekulasi, Momen Haru Jihyo di Konser TWICE Kembali Disorot

Jumat, 26 Juni 2026 - 14:04

BERITA POPULER

  • Ronaldo

    Hasil Piala Dunia: Ronaldo Pimpin Portugal Berpesta, Inggris Kehilangan Taji di Hadapan Ghana

    1711 shares
    Share 684 Tweet 428
  • Hasil Piala Dunia: Portugal Libas Uzbekistan 5-0, Martinez Sanjung Habis Cristiano Ronaldo

    1683 shares
    Share 673 Tweet 421
  • Hasil Piala Dunia Grup F: Jepang-Swedia Dampingi Belanda ke Fase Gugur

    1064 shares
    Share 426 Tweet 266
  • Piala Dunia 2026: Nagelsmann Ungkap Penyebab Kekalahan Jerman dari Ekuador

    957 shares
    Share 383 Tweet 239
  • Hasil Piala Dunia: Spanyol Bantai Arab Saudi, VAR Selamatkan Belgia dari Kekalahan

    925 shares
    Share 370 Tweet 231
Jadwal Piala Dunia: Prancis-Norwegia Berebut Juara Grup, Belgia Buru Tiket Lolos
Olahraga

Jadwal Piala Dunia: Prancis-Norwegia Berebut Juara Grup, Belgia Buru Tiket Lolos

Editor Laurens Dami
Jumat, 26 Juni 2026 - 17:03

INDOPOSCO.ID – Persaingan di fase grup Piala Dunia 2026 memasuki babak paling menentukan. Pada Sabtu (27/6/2026), rangkaian pertandingan terakhir Grup...

SelengkapnyaDetails
Piala-Dunia

32 Besar Piala Dunia 2026: Brasil Ditantang Jepang, Belanda Jumpa Maroko

Jumat, 26 Juni 2026 - 14:24
Diego-Carlos

Hasil Piala Dunia Grup D: Turki Bungkam AS, Australia Lolos Usai Tahan Paraguay

Jumat, 26 Juni 2026 - 11:51
Elanga

Graham Potter Bangga dengan Perjuangan Pemain Swedia Hadapi Jepang

Jumat, 26 Juni 2026 - 10:50
Nagelsman

Piala Dunia 2026: Nagelsmann Ungkap Penyebab Kekalahan Jerman dari Ekuador

Jumat, 26 Juni 2026 - 09:39
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.