• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nusantara

DPRD Banten Nilai Refocusing Anggaran untuk Penanganan Covid-19 Tak Sempurna

Redaksi Editor Redaksi
Sabtu, 27 Maret 2021 - 17:41
in Nusantara
indoposco

Wakil Ketua DPRD Provinsi Banten Nawa Said Dimyati

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Pemprov Banten berencana melakukan realokasi atau refocusing APBD tahun anggaran (TA) 2021 kurang lebih sebesar Rp84 miliar untuk penanganan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) mikro. Namun, kebijakan tersebut nilai tidak sempurna.

Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Banten Nawa Said Dimyati mengatakan, perencanaan untuk penanganan Covid-19 harusnya sudah matang pada program pengajuan APBD tahun 2021. Mengingat, penyebaran virus corona di wilayah Banten bukan pertama kali terjadi.

BacaJuga:

Dilanda Kemarau Panjang, Warga Tanjungpinang Gelar Salat Istisqa Mohon Hujan

Arus Balik Lebaran 2026 di Tol Cipali Capai 3.500 Kendaraan per Jam, Jelang Sore Lancar

Jadi Penopang IKN, Komisi I DPR Usulkan Lanal Banjarmasin Naik tipe A

“Penyusunan APBD dan APBN ada gaiden Pemerintah Pusat kepada Pemerintah Daerah dalam penyusunan APBD, itu nggak sempurna. Sehingga ada refocusing sekarang,” katanya saat ditemui di ruang kerjanya, Sabtu (27/3/2021).

Pria yang kerap disapa Cak Nawa ini menerangkan, DPRD Banten tidak memiliki ruang yang cukup untuk membahas skala prioritas APBD 2021 jika dilakukan refocusing. Terlebih, tidak ada aturan yang mengharuskan refocusing atas persetujuan anggota dewan.

Ditambah, pada refocusing tahap pertama pada anggaran 2021 ini, belum mendapat pemberitahuan dari Pemprov Banten. ”Nggak matang (perencanaannya) soal vaksin, soal apa itukan sebenarnya juga direncanakan, harusnya bisa di delivery sejak awal,” terangnya.

Politisi Demokrat ini menegaskan, Undang-Undang nomor 2 tahun 2020 tentang Kebijakan Keuangan Negara dan Stabilitas Sistem Keuangan untuk Penanganan Pandemi Covid-19, jangan dijadikan alasan untuk merefocusing anggaran yang sedang berjalan. Meskipun, itu atas perintah Surat Edaran (SE) Kementrian Keuangan (Kemenkeu).

“Ini yang tidak terjalin perencanaan matang holistik secara awal. Harusnya jangan digunakan lagi di tahun 2021, tapi tahun 2021 harus normal dengan perencanaan yang matang. Jadi jangan ngasih edaran di anggaran berjalan, bisa kacau balau RPJMD. Nah itu yang kita sayangkan,” tegasnya.

Ia berujar, kebijakan itu akan mempengaruhi pada keberhasilan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD). Atas hal itu, DPRD tidak ingin ikut tanggung jawab karena tidak ikut terlibat dalam penyusunan perubahan.

“Hasilnya, keberhasilan APBD ini dalam menunjang RPJMD, ya kita nggak ikut tanggung jawab, ya kita nggak ikut nyusun perencanaanya. Kalau bicara logika seperti itu,” ujarnya. (son)

Tags: Anggaran Penanganan Covid-19covid-19DPRD BantenPemprov Banten

Berita Terkait.

sholat
Nusantara

Dilanda Kemarau Panjang, Warga Tanjungpinang Gelar Salat Istisqa Mohon Hujan

Senin, 30 Maret 2026 - 03:03
cipali
Nusantara

Arus Balik Lebaran 2026 di Tol Cipali Capai 3.500 Kendaraan per Jam, Jelang Sore Lancar

Minggu, 29 Maret 2026 - 22:12
banjarmasin
Nusantara

Jadi Penopang IKN, Komisi I DPR Usulkan Lanal Banjarmasin Naik tipe A

Minggu, 29 Maret 2026 - 22:02
habib
Nusantara

Besok, Komisi III DPR Gelar RDPU Soroti Videografer Amsal yang Dituduh Korupsi

Minggu, 29 Maret 2026 - 21:21
joko
Nusantara

Korban Eksploitasi Seksual Tolak Tawaran Uang Damai Bule Selandia Baru

Minggu, 29 Maret 2026 - 19:09
lumajang
Nusantara

Liburan di Pantai Selatan Lumajang, 10 Orang Tersambar Petir

Minggu, 29 Maret 2026 - 16:16

BERITA POPULER

  • Kekuatan Kolaborasi Tumbuhkan Penghimpunan Ramadan 1447 H Dompet Dhuafa Lampaui 15%

    Jelang FIFA Series, Jay Idzes Bocorkan Atmosfer Baru Timnas Indonesia

    1238 shares
    Share 495 Tweet 310
  • Rehabilitasi Pascabencana Sumatera, Tito Minta Daerah Aman Bantu Daerah Rusak Parah

    953 shares
    Share 381 Tweet 238
  • Warga Aceh Dikeroyok di Polda Metro Jaya, DPD RI: Ini Tamparan Keras bagi Penegakan Hukum

    859 shares
    Share 344 Tweet 215
  • DPR Minta OJK yang Baru Segera Tangani Kasus Dana Syariah Rp2,47 Triliun

    729 shares
    Share 292 Tweet 182
  • Start Meyakinkan, Timnas Indonesia Incar Final Sempurna FIFA Series 2026

    682 shares
    Share 273 Tweet 171
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.