• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

Ini Strategi Kementan Amankan Stok Pangan Jelang Ramadan

Redaksi Editor Redaksi
Kamis, 18 Maret 2021 - 22:20
in Nasional
Ilustrasi.

Ilustrasi.

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo memaparkan beberapa strategi Kementerian Pertanian dalam memastikan stok pangan aman (Kementan) menjelang bulan Ramadan dan Idul Fitri. Langkah ini dilakukan sebagai upaya antisipasi untuk memenuhi permintaan masyarakat yang akan melonjak tinggi khususnya untuk komoditas pangan pokok seperti beras dan daging.

“Menjelang Ramadan dan hari Raya Idul Fitri yang sebentar lagi akan kita hadapi, perlu antisipasi dengan baik terutama terkait dengan ketersediaan pangan pokok di masyarakat,”ucap Mentan dalam paparannya dalam Rapat Kerja (Raker) bersama dengan Komisi IV DPR RI di Senayan, Jakarta, Kamis (18/3/2021).

BacaJuga:

SP4N-LAPOR! Diperkuat, Pemerintah Janjikan Aduan Warga Berujung Solusi

Jadi Otak Bangsa, Mendiktisaintek Minta Kampus Perkuat Budaya Riset

Soroti Fasilitas Istimewa Warga Binaan, Pimpinan DPR Izinkan Komisi XIII Cek Lapas Cibinong

Mentan menambahkan secara khusus Kementan memberikan perhatian serius dikarenakan berdasarkan pengalaman tahun-tahun sebelumnya pada saat Ramadhan dan Idul Fitri akan banyak disoroti perihal ketersediaan, kecukupan stok sampai fenomena lonjakan atau penurunan harga pangan yang dapat mengganggu ibadah selama bulan suci tersebut.

“Langkah yang diambil Kementerian Pertanian adalah melalui optimalisasi penyediaan pangan dari dalam negeri, dan mempercepat proses impor untuk komoditas pangan yang belum sepenuhnya dicukupi dari dalam negeri, seperti kedelai, bawang putih, daging sapi dan kerbau serta gula pasir,” tambahnya.

Mentan mengatakan Kementan telah membuat perhitungan prognosa ketersediaan dan kebutuhan pangan pokok berdasarkan data yang tersedia. Sesuai prognosa neraca pangan pokok sampai bulan Mei 2021 diperkirakan stok dalam keadaan cukup. Beras diperkirakan akan surplus 12,56 juta ton, begitu juga jagung surplus 3,40 juta ton.

“Khusus beras surplus yang terjadi karena pada Maret dan April 2021 ini memasuki panen raya. Berdasarkan hasil perhitungan sampai dengan Minggu II Maret 2021 menunjukkan stok beras yang tersimpan di berbagai tempat seperti di Bulog, penggilingan, pedagang, PIBC dan lainnya, total stok mencapai 6,79 juta ton,” ujarnya.

Selain itu, Mentan menuturkan bahwa terjadi surplus komoditas jagung di karenakan petani telah memasuki masa panen mulai dari awal tahun sampai dengan Mei 2021. Tidak hanya itu, untuk komoditas lain diperkirakan juga akan tersedia dalam jumlah cukup di antaranya komoditas bawang, cabai, daging ayam ras, telur, gula dan minyak goreng.

“Dalam rangka meyakinkan publik terkait dengan jaminan ketersediaan pangan pokok saat memasuki Ramadhan dan Idul Fitri benar-benar tersedia secara fisik dan harga di petani terjaga dengan baik, maka Kementerian Pertanian membuat berbagai langkah antisipasi,” ucap Mentan.

Berikut ini langkah antisipasi Kementan dalam menjamin ketersedian pangan pokok diantaranya bersamaan dengan musim panen maka Kementan mendorong Perpadi/Bulog dan lainnya untuk menyerap gabah panen petani serta mengoptimalkan dryer dan gudang penyimpanan untuk menjaga stok yang sudah siap untuk diserap pasar.

Kemudian Kementan akan menyampaikan Early Warning System (EWS) informasi ketersediaan cabai dan bawang bulan Maret – Juni 2021 ke provinsi dan kabupaten serta melakukan konsolidasi dengan asosiasi dan pelaku usaha terkait upaya menjaga pasokan cabai dan bawang.

“Untuk memantau ketersediaan komoditas utama lainnya seperti jagung, kedelai, daging sapi/kerbau, gula pasir, dan minyak goreng, baik pemantauan produksi dan distribusi dari daerah, maupun pemantauan percepatan impor serta distribusi komoditas yang diimpor ke pasar pada saat diperlukan,” tegas Mentan Syahrul.

Kementan juga akan terus meningkatkan koordinasi antar lembaga dalam rangka stabilisasi harga dan ketersediaan bahan pangan pokok saat terjadi gejolak harga dan menjelang hari besar keagamaan nasional (HBKN) serta mengintensifkan gelar pasar murah di berbagai wilayah.

“Kementerian Pertanian melalui Badan Ketahanan Pangan juga memantau perkembangan harga harian komoditas utama. Hal ini dilakukan guna mendeteksi kemungkinan terjadinya peningkatan atau penurunan harga ekstrim yang berpotensi meresahkan masyarakat sehingga bisa segera diantisipasi,” ucapnya.

Anggota Komisi IV DPR RI, Sutrisno meminta agar Kementan mengamankan distribusi stok pangan yang sudah di persiapkan ke seluruh daerah sehingga kedepan tidak ada daerah yang memiliki stok terbatas khususnya daerah yang jauh dari daerah produksi yang nanti dapat menyebabkan gejolak seperti kenaikan harga.

“Bulan suci Ramadan sudah tinggal 1 bulan lagi dan daerah kita ini kan sangat luas dan sangat sulit komunikasinya. Jadi sudah berapa jauh penyediaan stok pangan menghadapi bulan Ramadan sudah tersebar pada semua wilayah?,” ucap Sutrisno.

Sementara itu, Sutrisno juga sangat meyakini bahwa Indonesia tidak akan kekurangan stok beras di tahun 2021 sehingga menurutnya pemerintah tidak perlu melakukan impor beras. Secara tegas, ia meminta Kementan untuk terus melakukan upaya pengamanan produksi pertanian dalam negri sehingga prediksi ketersedian beras yang sudah di rilis oleh Kementan bisa menjadi data riil.

“Sesuai data prediksi produksi beras yang disampaikan oleh Dirjen Tanaman Pangan yang sudah dihitung dari stratanya kabupaten/kota artinya dari metodologi statistik ini sangat rendah tingkat kekeliruannya. Saya meyakini prediksi itu juga akan menjadi kenyataan,” tutupnya. (bro)

Tags: KementanRamadanStok Pangan

Berita Terkait.

PDIP: Pertemuan Lanjutan Prabowo-Megawati Mudah-mudahan saat Ultah Presiden
Nasional

SP4N-LAPOR! Diperkuat, Pemerintah Janjikan Aduan Warga Berujung Solusi

Selasa, 29 September 2026 - 22:25
Jadi Otak Bangsa, Mendiktisaintek Minta Kampus Perkuat Budaya Riset
Nasional

Jadi Otak Bangsa, Mendiktisaintek Minta Kampus Perkuat Budaya Riset

Selasa, 29 September 2026 - 20:31
Paripurna DPR Setujui UU APBN 2027, Ekonomi Dibidik Tumbuh 6 Persen dan Belanja Negara Tembus Rp4.106 Triliun
Nasional

Soroti Fasilitas Istimewa Warga Binaan, Pimpinan DPR Izinkan Komisi XIII Cek Lapas Cibinong

Selasa, 29 September 2026 - 20:15
Aduan Infrastruktur Jalan Jadi Keluhan Terbanyak, Wamendagri Ungkap Data SP4N-LAPOR!
Nasional

Aduan Infrastruktur Jalan Jadi Keluhan Terbanyak, Wamendagri Ungkap Data SP4N-LAPOR!

Selasa, 29 September 2026 - 16:05
ribka
Nasional

Wamendagri Ribka Haluk Bangga, Sejumlah Pemda Papua Tunjukkan Capaian dalam Kompetisi Kinerja Nasional

Selasa, 29 September 2026 - 15:05
bpjs
Nasional

BPJS Watch Desak Presiden Segera Tandatangani Perpres Penghapusan Tunggakan Iuran JKN

Selasa, 29 September 2026 - 14:04

OLAHRAGA

Jaga Asa ke Final, Indonesia Wajib Pesta Gol ke Gawang Bangladesh
Olahraga

Jaga Asa ke Final, Indonesia Wajib Pesta Gol ke Gawang Bangladesh

Editor Laurens Dami
Selasa, 29 September 2026 - 15:30

INDOPOSCO.ID - Peluang Timnas Indonesia untuk lolos ke partai final FIFA ASEAN Cup 2026 masih terbuka, asalkan mampu menang besar...

SelengkapnyaDetails
ganda

Amri/Nita Naik Level Usai Persembahkan Perak Buat Tim Indonesia di Asian Games 2026

Selasa, 29 September 2026 - 13:52
jasmine

Jasmine Azzahra Raih Perunggu BMX Racing di Asian Games Aichi-Nagoya 2026

Selasa, 29 September 2026 - 11:11
paes

Maarten Paes Puji Perjuangan Heroik 10 Pemain Garuda dan Gemuruh SUGBK Usai Tahan Malaysia

Selasa, 29 September 2026 - 10:40
haye

John Herdman Sebut Kartu Merah Thom Haye Jadi Anugerah Sekaligus Kutukan

Selasa, 29 September 2026 - 10:30

BERITA POPULER

  • Transformasi Pelayanan BPN Banten Dimulai, Urus Balik Nama Tanah Tak Lagi Berbulan-bulan

    Transformasi Pelayanan BPN Banten Dimulai, Urus Balik Nama Tanah Tak Lagi Berbulan-bulan

    3911 shares
    Share 1564 Tweet 978
  • Kembali Raih Emas Asian Games 2026, Ketua DPR Dorong Penghargaan Bagi Atlet Secara Utuh

    3860 shares
    Share 1544 Tweet 965
  • Lolos Seleksi Barca Academy, Pesepak Bola Muda Bekasi Terbang ke Spanyol

    1125 shares
    Share 450 Tweet 281
  • Soal Klaster Mewah di Lapas Cibinong, Pakar Hukum Minta Menteri Imipas Terima Sanksi

    1008 shares
    Share 403 Tweet 252
  • Kasus Keracunan MBG Berulang, DPR Hanya Minta BGN Benahi Tata Kelola

    884 shares
    Share 354 Tweet 221
    Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to connect your Instagram account.

Verifikasi Dewan Pers

Status Verifikasi Dewan Pers : Administratif dan faktual dengan nomor sertifikat 1132/DP-Verifikasi/K/X/2023
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.