INDOPOSCO.ID – Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati meminta kepada Direktur Jenderal (Dirjen) Bea dan Cukai (BC) yang baru dijabat Askolani untuk mampu mempertahankan prestasi Direktorat Jenderal Bea Cukai (DJBC) pada tahun sebelumnya, yakni mencapai target penerimaan negara.
”Selama 2020 DJBC mencapai target penerimaan negara dan itu suatu prestasi. Saya minta pada 2021 harus tetap dipertahankan dan ini bukan langkah yang mudah,” kata Sri dalam pelantikan pejabat Eselon 1 Kementerian Keuangan (Kemenkeu) di Jakarta, Jumat (11/3/2021).
Sri menyatakan, optimalisasi penerimaan negara dapat dilakukan melalui ekstensifikasi dan intensifikasi penerimaan serta membangun data analitik sebagai satu alat mencapai target penerimaan.
DJBC memiliki target penerimaan untuk 2021 sebesar Rp215 triliun dan hingga Januari telah terealisasi Rp12,5 triliun atau 5,8 persen dari target serta mampu tumbuh 175,3 persen (yoy) dibanding periode sama 2020, yakni Rp4,5 triliun.
Sementara selama 2020, DJBC mampu menyumbang penerimaan negara sebesar Rp212,8 triliun atau 103,5 persen dari target Rp205,7 triliun. ”Ini juga bersama-sama dengan Ditjen Pajak dan Ditjen Anggaran yang sebelum ini dipimpin oleh Pak Askolani akan menjadi kunci yang makin penting,” tegasnya.
Sri juga meminta DJBC untuk meningkatkan pelayanan dalam fasilitas perdagangan dan industri termasuk mendorong ekspor karena seluruh kantor wilayah memiliki tugas untuk mendorong langkah-langkah ekspor di Indonesia. ”Serta terus melakukan perlindungan bagi perekonomian dan masyarakat terhadap berbagai ancaman penyelundupan,” tandasnya.
Menurut Menkeu, dukungan terhadap masyarakat dan ekonomi dengan mengadopsi teknologi turut menjadi suatu suatu keharusan termasuk membangun nasional logistik ekosistem yang efisien.
Secara keseluruhan, Sri berharap Askolani dapat meneruskan berbagai reformasi di DJBC yang telah dilakukan oleh Dirjen Bea dan Cukai sebelumnya yakni Heru Pambudi. Melanjutkan reformasi di lingkungan DJBC adalah keharusan bukan pilihan. Untuk itu berbagai area perkuatan integritas, budaya organisasi dan penguatan kelembagaan harus menjadi perhatian,” katanya dikutip Antara.
Sri melakukan perombakan terhadap jajaran Eselon I di lingkungan Kementerian Keuangan termasuk Askolani dan Heru Pambudi. Askolani sebelumnya menjabat sebagai Dirjen Anggaran yang kemudian menjadi Dirjen Bea dan Cukai untuk menggantikan Heru Pambudi yang saat ini menjadi Sekretaris Jenderal (Sekjen). (aro)




















