• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Gaya Hidup

The Panturas Mainkan Nada Melayu di Lagu “Tafsir Mistik”

Redaksi Editor Redaksi
Jumat, 5 Maret 2021 - 13:53
in Gaya Hidup
Sampul lagu tunggal kedua The Panturas "Tafsir Mistik". Foto: Antara

Sampul lagu tunggal kedua The Panturas "Tafsir Mistik". Foto: Antara

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Awal Maret ini grup band The Panturas merilis lagu tunggal kedua bertajuk “Tafsir Mistik”, yang mereka memainkan dengan nada Melayu dipadukan harmoni gitar musik Gipsi yang unik dan Arabik. Pada lagu tunggal perdananya “Balada Semburan Naga” yang rilis akhir 2020 mereka mengawinkan melodi kolosal Mandarin dengan celotehan cablak tembang gambang kromong Betawi.

“Tafsir Mistik” menyuguhkan simfoni yang baru dan segar, The Panturas mengubah kebiasaan lama yang membawakan nomor-nomor surf rock bertempo cepat dengan menciptakan sesuatu yang relatif lebih lambat bahkan tergolong mendayu. Lagu ini juga termasuk salah satu karya The Panturas yang beritme paling pelan.

BacaJuga:

Aston Kartika Grogol Gaungkan Earth Hour 60+: Aksi Nyata untuk Dampak Besar bagi Bumi

Apresiasi SKB Tujuh Menteri tentang Pemanfaatan AI, Legislator DPR RI: Teknologi Harus Dikuasai, Bukan Menguasai

Kasus Campak Masih Marak, Ketua DPR RI Minta Program Imunisasi Dievaluasi

“Buat kami ini gaya baru karena memainkan kord gitar yang terus berganti tangga nada. Dengan intro Melayu lalu di bagian tengah dimasukkan karakter musik Gipsy/Balkan. Kami tidak ingin menjadi monoton dengan menciptakan lagu-lagu surf rock yang puritan,” ujar bassis Bagus ‘Gogon’ Patria seperti dikutip Antara, Jumat (5/3/2021).

Vokalis dan gitaris Abyan Zaki Nabilio atau Acin mengatakan terinspirasi dari Django Reinhardt, seorang pemain gitar gypsy-jazz asal Prancis yang tersohor di era pasca Perang Dunia II dalam menulis lagu tersebut.

Ia mengaku terobsesi sehingga dorongan kreatif yang timbul dirasakan bersifat personal. Ia yang membuat kerangka dasar, berkutat dengan solo gitar dan juga memikirkan liriknya. Acin mengatakan, melalui lagu ini, bandnya memastikan kalau surf rock juga mampu menerobos batas-batas klasifikasi sebagai suatu genre musik.

Untuk lirik, Acin menggali keresahan yang tak kalah personal. Ia mengangkat problematika sosial, terutama dengan banyak bertebarannya para pemikir karbitan era sosial media. “Yang merasa idealisme mereka paling benar. Tidak melihat kepada relativisme budaya bahwa benar atau salah itu tergantung dari kacamata kita masing-masing, bukan sesuatu hal yang mutlak. Daripada menghakimi, mendingan kita menghargai proses bagaimana mereka bisa mencapai pemahaman ‘benar atau salah’ tersebut,” kata Acin.

Selain mencapai level baru dalam penulisan musik, rilisnya lagu ini juga menafsirkan misteri perihal album penuh kedua The Panturas yang digadang-gadang akan meluncur pada pertengahan 2021. Akan menyusul juga dalam waktu dekat sebuah video musik yang bakal membuat keunikan lagu “Tafsir Mistik” terasa semakin hidup dalam pandangan visual.

“Kami akan merayakan keragaman budaya. Ibarat sebuah kapal yang tengah mengarungi archipelago Nusantara, musik yang tersaji nomadik jenisnya, dari Broadway sampai ke Semenanjung Arab. Fusion dari surf rock, punk, garage, waltz, Mandarin, Balkan, hingga ritmik Melayu,” ujar Gogon. (wib)

Tags: musikTafsir MistikThe Panturas

Berita Terkait.

Aston Kartika Grogol Gaungkan Earth Hour 60+: Aksi Nyata untuk Dampak Besar bagi Bumi
Gaya Hidup

Aston Kartika Grogol Gaungkan Earth Hour 60+: Aksi Nyata untuk Dampak Besar bagi Bumi

Jumat, 3 April 2026 - 23:46
Apresiasi SKB Tujuh Menteri tentang Pemanfaatan AI, Legislator DPR RI: Teknologi Harus Dikuasai, Bukan Menguasai
Gaya Hidup

Apresiasi SKB Tujuh Menteri tentang Pemanfaatan AI, Legislator DPR RI: Teknologi Harus Dikuasai, Bukan Menguasai

Jumat, 3 April 2026 - 22:35
Komisi II Dorong Kemudahan dan Pendampingan Penyaluran Kredit Pelaku Usaha di Daerah
Gaya Hidup

Kasus Campak Masih Marak, Ketua DPR RI Minta Program Imunisasi Dievaluasi

Kamis, 2 April 2026 - 22:29
id
Gaya Hidup

Jejak Hilirisasi Bernilai Tambah, MIND ID Menayangkan Perdana Film The MINDJourney

Kamis, 2 April 2026 - 13:03
hktb
Gaya Hidup

HKTB-EIGER Ajak Wisatawan Indonesia Temukan Sisi Alam Hong Kong yang Tak Terduga

Rabu, 1 April 2026 - 11:22
epi
Gaya Hidup

Usai Lebaran, PLN EPI Ajak Pegawai Reset Pola Hidup lewat Health Talk DYNAMIC

Rabu, 1 April 2026 - 11:11

BERITA POPULER

  • darwati

    Warga Aceh Dikeroyok di Polda Metro Jaya, DPD RI: Ini Tamparan Keras bagi Penegakan Hukum

    1090 shares
    Share 436 Tweet 273
  • Kemnaker: Ratusan Aduan Pelanggaran THR, 173 Kasus Sudah Selesai dan 1.400-an Berproses

    913 shares
    Share 365 Tweet 228
  • DPR Minta OJK yang Baru Segera Tangani Kasus Dana Syariah Rp2,47 Triliun

    795 shares
    Share 318 Tweet 199
  • 3 Prajurit TNI Gugur di Lebanon, BKSAP DPR Dorong Pengadilan Internasional

    696 shares
    Share 278 Tweet 174
  • Start Meyakinkan, Timnas Indonesia Incar Final Sempurna FIFA Series 2026

    691 shares
    Share 276 Tweet 173
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.