• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Internasional

Joe Biden Serukan Negara-Negara Bagian Prioritaskan Vaksin bagi Para Guru

Redaksi Editor Redaksi
Rabu, 3 Maret 2021 - 22:59
in Internasional
Ilustrasi. Foto: Instagram/@kemenkes_ri

Ilustrasi. Foto: Instagram/@kemenkes_ri

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Presiden Joe Biden, pada Selasa (2/3/2021), menyerukan agar negara-negara bagian di Amerika Serikat memprioritaskan vaksinasi Covid-19 terhadap para guru. Hal ini untuk memastikan agar anak-anak dapat kembali ke sekolah dengan cepat dan aman.

Dia mengatakan setiap pengajar sudah harus menerima setidaknya satu suntikan dosis vaksin pada akhir Maret.

BacaJuga:

Iran Tepis Ancaman Sanksi Ekonomi Trump: Melanjutkan Kebijakan Gagal

Tolak Pola Konflik Berulang, Menlu Iran: Kami Ingin Berakhirnya Perang

Perayaan HUT RI di Kanada, KBRI Beri Penghargaan untuk Dua Sosok Penting

Biden juga mengumumkan, perusahaan Merck & Co Inc akan membantu perusahaan saingannya, Johnson & Johnson, untuk membuat vaksin sekali suntik dalam kemitraan yang serupa dengan yang terjadi selama perang dunia kedua.

Dengan tiga vaksin yang ada, Biden mengatakan dirinya yakin akan tersedia dosis vaksin yang cukup bagi setiap orang dewasa di Amerika Serikat pada akhir Mei.

Presiden dari Partai Demokrat itu mengatakan dirinya optimistis akan mencapai tujuannya untuk memberikan 100 juta dosis vaksin COVID-19 dalam 100 hari pertamanya menjabat, tetapi mendesak warga Amerika untuk tetap waspada dalam mempraktikkan jaga jarak dan memakai masker.

“Pengumuman hari ini adalah langkah besar dalam upaya kami untuk mengalahkan pandemi ini. Tapi saya harus jujur pada anda. Pertarungan ini masih jauh dari selesai,” kata Biden dalam pernyataan yang disiarkan televisi dari Gedung Putih, Selasa (2/3/2021).

Dorongan Biden agar para pengajar divaksinasi lebih cepat muncul di tengah kontroversi politik yang menempatkan orang tua, yang mendesak sekolah untuk dibuka kembali, di posisi berlawanan dengan serikat guru yang membantu menempatkan Biden di Gedung Putih dan mengatakan risiko belajar tatap muka masih terlalu besar.

Presiden Federasi Guru AS, Randi Weingarten mengatakan, pengumuman Biden adalah “berita bagus bagi semua orang yang menginginkan pembelajaran di sekolah.”

Biden, yang menteri pendidikannya baru resmi menjabat pada Selasa, mengatakan peningkatan produksi tiga vaksin akan meningkatkan “keharusan nasional” untuk membuka kembali sekolah-sekolah AS, mengingat meningkatnya masalah kesehatan mental dan melebarnya kesenjangan yang disebabkan oleh tantangan pemelajaran jarak jauh.

Biden mengatakan lebih dari 30 negara bagian telah mengambil langkah-langkah untuk memastikan para pendidik divaksin dan bahwa dia menggunakan kewenangan penuh pemerintah federal untuk mengarahkan negara bagian yang tersisa untuk mengikuti langkah tersebut.

“Tantangan saya adalah ini: Kami ingin setiap pengajar, anggota staf sekolah, pekerja pengasuhan anak menerima setidaknya satu suntikan pada akhir bulan Maret,” katanya, menambahkan bahwa orang tua keluar dari pasar tenaga kerja dalam “jumlah yang mencengangkan” untuk membantu anak-anak mereka belajar dari jarak jauh.

Untuk memenuhi tujuan itu, Biden mengatakan program farmasi federal akan memprioritaskan vaksinasi untuk pengajar dan staf di tingkat pra-taman kanak kanak hingga kelas 12, serta pekerja perawatan anak.

Dia mengatakan dia masih mendorong agar sebagian besar sekolah dibuka pada akhir 100 hari pertamanya menjabat, tetapi menambahkan bahwa upaya itu membutuhkan pengesahan dari rencana penyelamatan 1,9 triliun dolar AS yang sedang berada di Kongres. Dalam rencana tersebut, sebesar 130 miliar dolar AS ditujukan untuk sekolah-sekolah.

“Mari perlakukan pemelajaran secara langsung seperti layanan esensial, dan itu berarti meminta pekerja esensial (yang) menyediakan layanan itu – pendidik, staf sekolah, pekerja pengasuhan anak …. perlu segera divaksinasi,” katanya. (arm)

Sumber: Reuters
Dikutip dari: Antara

Tags: guruJoe Bidenpresiden asVaksin Covid-19

Berita Terkait.

abbas
Internasional

Iran Tepis Ancaman Sanksi Ekonomi Trump: Melanjutkan Kebijakan Gagal

Kamis, 20 Agustus 2026 - 19:09
Sesmenko PMK: Teknologi Harus Hadir Menjawab Persoalan Nyata Bangsa
Internasional

Tolak Pola Konflik Berulang, Menlu Iran: Kami Ingin Berakhirnya Perang

Rabu, 19 Agustus 2026 - 10:30
kbri
Internasional

Perayaan HUT RI di Kanada, KBRI Beri Penghargaan untuk Dua Sosok Penting

Selasa, 18 Agustus 2026 - 10:10
Gempa NTT, Presiden Iran Sampaikan Dukacita dan Tawarkan Bantuan Medis
Internasional

Gempa NTT, Presiden Iran Sampaikan Dukacita dan Tawarkan Bantuan Medis

Senin, 17 Agustus 2026 - 20:15
Gunil Keluar, Xdinary Heroes Langsung Batalkan Sejumlah Jadwal
Internasional

KASA Korea Gandeng BIGBANG sebagai Duta Kehormatan Perdana

Minggu, 16 Agustus 2026 - 01:27
jubir
Internasional

Karoline Leavitt Mundur dari Jabatan Jubir Gedung Putih Akhir Agustus

Jumat, 14 Agustus 2026 - 07:07

BERITA POPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
Champions
Olahraga

Pimpin Revolusi Spanyol Rebut Piala Dunia Kedua, Rodri: Kami Mampu Kendalikan Semua Laga

Editor Nelly Marinda Situmorang
Selasa, 21 Juli 2026 - 12:24

INDOPOSCO.ID - Spanyol tidak hanya mengangkat Trofi Piala Dunia 2026. La Roja juga mengirim pesan tegas kepada dunia bahwa dominasi...

SelengkapnyaDetails
Messi

Messi Usai Final Piala Dunia 2026: Butuh Waktu Sembuhkan Luka Ini

Selasa, 21 Juli 2026 - 11:13
Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Senin, 20 Juli 2026 - 11:39
Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Senin, 20 Juli 2026 - 11:00
Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Senin, 20 Juli 2026 - 09:32
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.