• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Ekonomi

Rupiah Diperkirakan Menguat Dibayangi Kenaikan Imbal Hasil Obligasi AS

Redaksi Editor Redaksi
Senin, 22 Februari 2021 - 11:30
in Ekonomi
Ilustrasi: Karyawan menunjukkan uang rupiah dan dolar AS di kantor sebuah bank di Jakarta. Foto: Antara/Aprillio Akbar/wsj.

Ilustrasi: Karyawan menunjukkan uang rupiah dan dolar AS di kantor sebuah bank di Jakarta. Foto: Antara/Aprillio Akbar/wsj.

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Nilai tukar (kurs) rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta pada awal pekan diperkirakan menguat dibayangi kenaikan imbal hasil obligasi Amerika Serikat (AS).

Pada pukul 9.44 WIB rupiah melemah 30 poin atau 0,21 persen ke posisi Rp14.095 per dolar AS dari posisi penutupan perdagangan sebelumnya Rp14.065 per dolar AS.

BacaJuga:

Dukung  Asta Cita, PT Pegadaian Kukuhkan Posisi sebagai Wajah Utama Bank Emas Indonesia

Chubb Life Perkenalkan My Prime Term Protection, Plan Series Perlindungan Jiwa yang Fleksibel

Pangkas Hambatan Pengembangan AI Trading, OKX Hadirkan Agent TradeKit Berlisensi MIT

Kepala Riset dan Edukasi Monex Investindo Futures Ariston Tjendra mengatakan, pagi ini terlihat minat pasar terhadap aset berisiko meninggi. Indeks saham Asia menguat dan nilai tukar regional juga terlihat menguat terhadap dolar AS.

“Ekspektasi pemulihan ekonomi global mendorong penguatan sentimen tersebut. Selain itu sentimen positif juga datang dari ekspektasi perilisan stimulus besar pemerintah AS dan penurunan kasus baru COVID-19 di dunia,” ujar Ariston, di Jakarta, Senin (22/2/2021), dikutip dari Antara.

Ariston menuturkan rupiah juga bisa menguat pagi ini terhadap dolar AS karena sentimen tersebut. Di dalam negeri, lanjutnya, penurunan kasus baru COVID-19 dan kemajuan program vaksinasi juga mendukung penguatan rupiah.

Di sisi lain pasar akan mewaspadai kenaikan tingkat imbal hasil (yield) obligasi pemerintah AS tenor jangka panjang hari ini.

“Untuk tenor 10 tahun, yield mencetak level tertinggi baru tahun ini di 1,36 persen. Kenaikan yield ini bisa berimbas ke penguatan dolar AS,” kata Ariston.

Ariston memperkirakan rupiah pada hari ini akan bergerak di kisaran Rp14.000 per dolar AS hingga Rp14.100 per dolar AS.

Pada Jumat (19/2) lalu rupiah ditutup melemah 40 poin atau 0,29 persen ke posisi Rp14.065 per dolar AS dari posisi penutupan hari sebelumnya Rp14.025 per dolar AS. (arm)

Tags: nilai tukar rupiah

Berita Terkait.

Dukung  Asta Cita, PT Pegadaian Kukuhkan Posisi sebagai Wajah Utama Bank Emas Indonesia
Ekonomi

Dukung  Asta Cita, PT Pegadaian Kukuhkan Posisi sebagai Wajah Utama Bank Emas Indonesia

Rabu, 20 Mei 2026 - 13:33
Chubb Life Perkenalkan My Prime Term Protection, Plan Series Perlindungan Jiwa yang Fleksibel
Ekonomi

Chubb Life Perkenalkan My Prime Term Protection, Plan Series Perlindungan Jiwa yang Fleksibel

Rabu, 20 Mei 2026 - 13:03
ATK
Ekonomi

Pangkas Hambatan Pengembangan AI Trading, OKX Hadirkan Agent TradeKit Berlisensi MIT

Rabu, 20 Mei 2026 - 03:08
Panangian-Simanungkalit
Ekonomi

Wah Pasar Sekunder Terus Bangkit, Rumah Second Kini Jadi Primadona Baru

Selasa, 19 Mei 2026 - 23:24
DPR Desak Pemerintah Segera Ambil Langkah Diplomatik Bebaskan Jurnalis Indonesia yang Ditahan Israel
Ekonomi

J&T Express Perkuat Komitmen Keberlanjutan Lewat Laporan ESG Global 2025

Selasa, 19 Mei 2026 - 23:04
Medco
Ekonomi

MedcoEnergi Perkuat Posisi di Oman, Siap Tulis Babak Baru Investasi Energi

Selasa, 19 Mei 2026 - 22:33

BERITA POPULER

  • kai

    Libur Panjang Kenaikan Yesus Kristus: Lebih dari 504 Ribu Tiket Kereta Api Ludes

    2808 shares
    Share 1123 Tweet 702
  • Didominasi Berawan, Waspadai Potensi Hujan di Sebagian Wilayah Jaksel dan Jaktim

    1130 shares
    Share 452 Tweet 283
  • Prakiraan Cuaca di Jakarta, Waspadai Potensi Hujan di Jaksel dan Jaktim Hari Ini

    1237 shares
    Share 495 Tweet 309
  • Diduga Terlibat Kasus Narkoba, Kasat Narkoba Polres Kukar Ditangkap Polda Kaltim

    804 shares
    Share 322 Tweet 201
  • IPA Convex 2026, Momentum Besar Industri Migas Menjawab Ancaman Krisis Energi

    825 shares
    Share 330 Tweet 206
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.