INDOPOSCO.ID – Anggota Komisi IX DPR RI Fraksi PDI Perjuangan Muchamad Nabil Haroen menegaskan, dugaan korupsi di BPJS Ketenagakerjaan (TK) harus diusut secara tuntas. Karena kasus tersebut adalah kejahatan besar.
“Jika terbukti ada korupsi di BPJS TK jelas itu kejahatan besar. Karena dana di BPJS TK iuran yang dibayar dari kerja keras dan keringat warga. Ini harus diusut tuntas,” tegas Muchamad Nabil Haroen melalui gawai, Rabu (17/2/2021).
Tidak itu saja, masih ujar Nabil, jutaan warga miskin menggantungkan kepercayaan kepada BPJS TK, dengan tetap membayar iuran BPJS TK. Maka, menurut Nabil, Kejagung harus mengusut serius dugaan korupsi tersebut.
“Jangan sampai ada kelalaian, serta harus ada perbaikan mendasar dari sisi manajemen dan audit internal,” katanya.
Dari kasus ini, dikatakan Nabil, pemerintah harus membuktikan bahwa BPJS masih sebagai institusi penting yang bisa dipercaya mengelola dana publik untuk asuransi kesehatan. Karena, kepercayaan atau trust ini sangat penting, karena jadi instrumen utama dari pengelolaan asuransi dan dana publik.
“Transformasi manajemen dan data di BPJS. Sejak awal saya menyampaikan pentingnya transformasi manajemen internal dan optimasi pengelolaan data,” ungkapnya.
Apalagi, lanjut Nabil, BPJS adalah lembaga yang mengelola dana besar, sekaligus lembaga yang data-driven. Jadi harus ada pengelolaan strategis atas data yang terintegrasi.
“Ke depan menjadi penting untuk transformasi data yang terintegrasi, agar pengelolaan menjadi transparan, bisa merespon kebijakan untuk masa depan berbasis data yang dikelola. Sekaligus memangkas kemungkinan ada penyalahgunaan dana di internal,” terangnya. (nas)












